Lensa Maluku, — Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Perempuan Bangsa Provinsi Maluku melantik Dewan Pengurus Cabang (DPC) Perempuan Bangsa Kabupaten Buru Selatan untuk masa bakti periode 2026 -2030, Sabtu (31/1/2026).
Pelantikan yang berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buru Selatan, Namrole, tersebut dipimpin langsung Ketua DPW Perempuan Bangsa Maluku, Nina Batuatas.
Kepengurusan DPC Perempuan Bangsa Kabupaten Buru Selatan dinakhodai oleh Ketua Epy Sini, Sekretaris Rugaya Buton, dan Bendahara Susanti.
Prosesi pelantikan ditandai dengan pembacaan Surat Keputusan Dewan Pengurus Cabang Perempuan Bangsa Kabupaten Buru Selatan yang ditandatangani langsung oleh Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Perempuan Bangsa, Dr. Hj. Nihayatul Wafiroh, M.A., dan Sekretaris Jenderal Nur Nadlifah.
Kegiatan tersebut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Buru Selatan Basir Solissa, Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Buru Selatan Arifudin, ibu- Ibu Majelis, Para tokoh Agama serta jajaran pengurus Perempuan Bangsa Kabupaten Buru Selatan.
Dalam sambutannya, Ketua DPW Perempuan Bangsa Maluku Nina Batuatas menyampaikan bahwa Perempuan Bangsa sebagai badan otonom Partai Kebangkitan Bangsa memiliki peran strategis dalam memperkuat basis kader perempuan hingga ke tingkat akar rumput.
Nina Batuatas yang juga Anggota DPRD Provinsi Maluku dari PKB ini menegaskan pentingnya soliditas organisasi, penguatan kapasitas kader, serta keterlibatan aktif perempuan dalam proses pembangunan dan pengambilan keputusan politik di daerah.
“Perempuan Bangsa harus menjadi ruang pengkaderan yang aktif, progresif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya perempuan dan anak,” kata Nina.
Ia juga berharap kepengurusan yang baru dilantik dapat segera bekerja, membangun sinergi dengan struktur PKB, serta berkontribusi nyata dalam mendukung program-program kerakyatan di Kabupaten Buru Selatan, tandasnya.
Diketahui, Dewan Pengurus Pusat (DPP) Perempuan Bangsa merupakan badan otonom atau sayap organisasi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang memiliki jaringan terstruktur mulai dari tingkat pusat hingga daerah di seluruh Indonesia.
Selain itu, Organisasi ini bertujuan memperkuat peran strategis politik kaum perempuan, mengkader perempuan militan, dan meningkatkan keterwakilan perempuan di parlemen tingkat daerah dan nasional.(LM-03)









Discussion about this post