Lensa Maluku,- Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kabupaten Buru Selatan resmi menetapkan Asriyadi Tomia kembali sebagai Ketua DPD II untuk periode 2025–2030. Kepercayaan ini menjadi penegasan bahwa kader masih melihat sosok Asriyadi sebagai figur yang mampu menjaga arah dan konsolidasi partai ke depan.
Namun lebih dari sekadar keputusan politik, Musda kali ini juga menjadi ruang refleksi bagi Golkar Buru Selatan untuk kembali mendekatkan diri dengan masyarakat.
Dalam pernyataannya, Asriyadi menyampaikan terima kasih kepada seluruh kader dan insan pers yang telah mengawal jalannya Musda hingga tuntas. Ia menegaskan bahwa seluruh proses berjalan lancar dan penuh semangat kebersamaan.
“Ini bukan hanya soal jabatan, tetapi amanah untuk bekerja lebih dekat dengan masyarakat,” ungkapnya.
Melalui pembahasan Komisi A dan Komisi B, Golkar Bursel merumuskan langkah ke depan, baik secara internal maupun eksternal. Secara politik, partai menargetkan penguatan kembali kursi legislatif yang sempat hilang. Namun di balik target itu, tersimpan harapan untuk mengembalikan kepercayaan rakyat.
“Kita ingin hadir lebih nyata, memperjuangkan aspirasi masyarakat, dan memastikan suara mereka terwakili,” ujar Asriyadi.
Di tingkat nasional, Golkar Bursel juga menyatakan dukungan kepada Ketua Umum Bahlil Lahadalia untuk melanjutkan kepemimpinan dua periode, sebagai bentuk kesinambungan arah kebijakan partai.
Sementara itu, pada level daerah, Golkar menegaskan komitmennya untuk mendukung pemerintahan yang berjalan saat ini, termasuk kepemimpinan La Hamidi. Dukungan ini diharapkan mampu menjaga stabilitas pembangunan serta memastikan program-program yang menyentuh masyarakat dapat terus berlanjut.
Di akhir pernyataannya, Asriyadi mengajak seluruh kader untuk tetap solid, tidak hanya dalam konteks politik, tetapi juga dalam pengabdian kepada masyarakat.
“Soliditas kader harus sejalan dengan kepedulian kepada rakyat. Kita ingin Golkar hadir bukan hanya saat pemilu, tetapi dalam setiap kebutuhan masyarakat,” pungkasnya. (LM-03)









Discussion about this post