Lensa Maluku, – Bupati Buru Selatan La Hamidi mengajak masyarakat memanfaatkan lahan tidur dan pekarangan rumah untuk ditanami komoditas pangan sebagai langkah memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mengurangi ketergantungan pasokan dari luar wilayah.
Ajakan tersebut disampaikan saat kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Pemerintah Kabupaten Buru Selatan menjelang Idulfitri 1447 Hijriah di Tribun Alun-alun Kota Namrole, Kabupaten Buru Selatan, Provinsi Maluku, Jumat.
Menurut La Hamidi, pemanfaatan lahan kosong di sekitar rumah untuk menanam cabai, sayur-sayuran, dan tanaman pangan lainnya dapat menjadi solusi sederhana namun berdampak besar bagi ketersediaan pangan keluarga.
“Ini langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan pangan dari luar daerah dan sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat,” kata dia.
Ia menambahkan, Gerakan Pangan Murah tidak hanya bertujuan menekan lonjakan harga bahan pokok menjelang hari raya, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat untuk lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan.
Dalam kegiatan tersebut, pemerintah daerah menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau seperti minyak goreng, telur, gula, bawang, serta sejumlah bahan pangan lainnya guna membantu masyarakat menyambut Idulfitri.
Kegiatan itu turut dihadiri Wakil Bupati Buru Selatan Gerson E. Selsily, Ketua DPRD Buru Selatan Ahmad Umasangadji beserta anggota DPRD, Kapolres Buru Selatan AKBP Andi P. Lorena, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Idris Loilatu, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta sejumlah undangan lainnya.
Pemerintah daerah berharap melalui langkah tersebut masyarakat semakin terdorong memanfaatkan potensi lahan yang ada sehingga ketahanan pangan keluarga dapat terjaga sekaligus mendukung stabilitas ekonomi daerah.(LM-03)









Discussion about this post