Lensa Maluku, – Upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban (kamtib) di awal tahun digiatkan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai bersama jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Wahai dengan melaksanakan operasi gabungan berupa penggeledahan blok hunian Warga Binaan, Jumat (2/1) malam. Kegiatan sinergis ini merupakan komitmen Aparat Penegak Hukum dalam menciptakan lingkungan Lapas yang aman dan kondusif.
Operasi gabungan yang dilaksanakan jelang Sabtu dini hari tersebut menyasar seluruh kamar pada blok hunian dengan fokus pencarian benda-benda terlarang yang tajam dan berbahaya, serta alat komunikasi illegal, seperti handphone, pungutan liar, narkoba (halinar) yang berpotensi mengganggu keamanan. Hasilnya, nihil temuan barang terlarang, terutama halinar.
Kepala Subseksi Kamtib, Usman Bakri, mengapresiasi jalannya razia. “Hasil penggeledahan hari ini menunjukkan barang sitaan nihil. Ini adalah sinyal positif bahwa Warga Binaan makin sadar akan pentingnya menaati aturan dan menjaga ketertiban bersama,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, menjelaskan kegiatan tersebut bukan sekadar rutinitas melainkan deteksi dini untuk mencegah potensi gangguan kamtib di Lapas, terutama pascaperayaan Natal dan Tahun Baru. “Masuki tahun 2026, kam ingin Lapas Wahai dalam kondisi yang benar-benar bersih dan tertib. Dukungan dari Polsek Wahai sangat krusial dalam menciptakan stabilitas keamanan di sini,” ujar Tersih seraya berharap komitmen bersama ini memberikan rasa aman bagi masyarakat sekitar dan menjamin proses pembinaan di Lapas berjalan optimal.
Di tempat berbeda, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, mengapresiasi dan berharap dengan hasil nihilnya barang sitaan ini, Lapas Wahai tetap konsisten untuk menjaga situasi kamtib. “Semoga hal tersebut terus dipertahankan sepanjang tahun 2026. Bukan hanya di Lapas Wahai, tetapi pada seluruh Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan wilayah Maluku. Penggeledahan ini tidak hanya menjadi simbol penegakan disiplin, tetapi upaya pembinaan agar Warga Binaan menjalani masa pidana dengan fokus pada program-program pemberdayaan yang telah disusun,” tegasnya.
Sinergi antara Lapas dan Polsek Wahai ini diharapkan tidak hanya berhenti pada penggeledahan blok semata, namun juga merambah pada aspek pengamanan wilayah Wahai, terkhusus komitmen untuk terus berkoordinasi dan bersinergi demi keamanan bersama serta memastikan awal tahun 2026 berjalan dengan damai dan kondusif. (LM-05)















Discussion about this post