Lensa Maluku – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Maluku secara resmi melantik kepengurusan IDI Cabang Kabupaten Buru Selatan periode 2025–2028. Dalam pelantikan tersebut, masing-masing dr. Herlinda Luhulima diamanahkan sebagai Ketua, dr. Nurul Qomaria Tuanany sebagai wakil Ketua, dr. Cesilia Cassandra Uneputty, sebagai Sekretaris, sementara Caroline Tupan dipercaya sebagai Bendahara.
Kegiatan Pelantikan IDI Cabang Bursel, yang dilaksanakan di Aula Kantor Bupati, Kecamatan Namrole, terlihat berjalan lancar dan penuh kekeluargaan. Sabtu, 31/01/2026.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan dipimpin langsung oleh Ketua IDI Wilayah Maluku, dr. M. Saleh Tualeka, Sp.M.,M.Kes. Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Bursel, Hadi Longa, Wakapolres Bursel, Kompol Syarifudin, Danramil 1506-02/Leksula, Kapten Inf. Abas Siolont, Danki Kompi C Yonif 375/Nawasena, Lettu. Inf. Akbar Arbain, Asisten I Setda Buru Selatan, Hermanus Waemese serta sejumlah pemangku kepentingan di sektor kesehatan, prosesi pelantikan tersebut juga turut hadir Plt. Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Salim Alkatiri Namrole, Hamid Mukadar.
Dalam sambutannya, Ketua IDI Wilayah Maluku, dr. M. Saleh Tualeka, menegaskan bahwa IDI memiliki peran strategis dalam menjaga kehormatan, etik, dan profesionalisme dokter.
Menurutnya, di tengah tantangan pelayanan kesehatan yang semakin kompleks, organisasi profesi harus hadir sebagai penjaga nilai, standar praktik kedokteran, dan integritas moral dokter.
“IDI bukan hanya organisasi formal, tetapi benteng etik dan profesionalisme dokter. Melalui IDI, kita memastikan bahwa pelayanan kesehatan diberikan sesuai standar keilmuan, kode etik, dan tanggung jawab kepada masyarakat, olehnya itu melalui Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi penguatan peran organisasi profesi dokter di tingkat daerah” Tegas dr. Saleh
“IDI harus hadir sebagai rumah besar bagi para dokter. Di sinilah nilai etik, profesionalisme, dan kebersamaan dirawat, agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan aman, bermutu, dan manusiawi,” ujar dr. Saleh.
Ia juga mengingatkan peran organisasi IDI kepada sejawat bursel untuk menjaga etik profesi dokter, meningkatkan profesionalisme dokter, menjad mitra pemerintah daerah yg aktif dan produktif, selalu mengadvokasi kepentingan anggota serta ikut menjaga pelaksanaan praktek kedokteran d bursel.
M. Saleh Tualeka, yang akrab disapa dr. Le, ia juga menyinggung soal implementasi perpres 81/2025 tentang pemberian tunjangan khusus bagi dokter spesialis di kabupaten buru selatan tidak boleh menghapus insentif daerah yang selama ini sudah diberikan.
Esensi Perpres 81 ini adalah sebagai stimulan, dan mengajak para dokter spesialis untuk tetap mengabdi di daerah dengan kategori DTPK skaligus sebagai peningkatan kesejahteraan dokter. Ucap Ketua
Ia menambahkan, tantangan pelayanan kesehatan di wilayah kepulauan seperti Kabupaten Buru Selatan membutuhkan solidaritas dan kebersamaan antar dokter.
Keterbatasan sarana, kondisi geografis, serta tingginya harapan masyarakat harus dijawab dengan kerja kolektif, komunikasi yang baik, dan semangat pengabdian. Karena itu, IDI Cabang Bursel diharapkan mampu menjadi wadah konsolidasi dan penguatan peran dokter di daerah. Tambahnya
Di hadapan Ketua IDI Maluku dan tamu undangan lainnya, Ketua IDI Cabang Bursel terpilih, dr. Luhulima, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya bersama Sekretaris dr. Uneputty.
Ia menegaskan komitmen kepengurusan baru untuk menjalankan amanah organisasi secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab.
“Kami berkomitmen menjadikan IDI Cabang Bursel sebagai organisasi yang solid dan aktif. Fokus kami adalah menjaga etik profesi, meningkatkan kapasitas dan kompetensi dokter, serta mendorong pelayanan kesehatan yang aman dan berorientasi pada keselamatan pasien,” ujar dr. Luhulima.
Dengan kepemimpinan Luhulima–Uneputty, IDI Cabang Bursel diharapkan mampu berkontribusi nyata dalam peningkatan mutu pelayanan kesehatan sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap profesi dokter.
Di ruang Aula tersebut, sambutan bupati, La Hamidi secara tertulis yang dibacakan Sekretaris Daerah Buru Selatan, Hadi Longa, ia menyampaikan peran IDI sangat berdampak bagi kesehatan masyarakat bursel, kolaborasi IDI dengan pemerintah daerah ini sebgai sebuah aliansi mitra strategis dalam menyediakan layanan kesehatan yg terbaik bg masyarakat bursel.
“Pemerintah Daerah Buru Selatan siap mendukung seluruh kgiatan IDI dalam upaya membenahi kondisi kesehatan yg ada di bursel.” Tegas Sekda
Sementara dr. Heldiyanti Solissa yang diberikan tanggungjawab sebagai ketua panitia pelantikan dalam laporannya, ia menyampaikan bahwa persiapan kegiatan berlangsung dengan baik serta pendanaan kgiatan berasal dari usaha-usaha panitia dan beberapa sponshorship yg mendukung.
Kegiatan pelantikan tersebut hadir seluruh dokter umum dan dokter spesialis yg ada di Buru Selatan dengan jumlah 37 orang dokter. (LM-10)









Discussion about this post