Lensa Maluku, – Wujud kepedulian terhadap sesama melalui aksi kemanusiaan bagi para korban bencana alam yang melanda wilayah Pulau Sumatera, disalurkan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai dengan menyalurkan hasil penjualan dari panen raya jagung, Kamis (22/1).
Bantuan via transfer bank sebagai bentuk solidaritas dan empati terhadap masyarakat terdampak bencana tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam mendukung aksi kemanusiaan secara nasional.
Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial yang terus ditanamkan dalam jajaran pemasyarakatan. “Pemasyarakatan tidak hanya bertugas dalam pembinaan dan pengamanan, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk hadir dan peduli terhadap saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah. Bantuan ini adalah wujud empati dan solidaritas keluarga besar Lapas Wahai,” ujar Tersih.
Senada, Kepala Subseksi Pembinaan, Merpaty S. Mouw, menegaskan bahwa kegiatan kemanusiaan ini juga sejalan dengan semangat pembinaan karakter dan nilai sosial di lingkungan pemasyarakatan. “Kepedulian sosial merupakan nilai penting yang terus kami tanamkan, baik kepada Petugas maupun Warga Binaan. Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa pemasyarakatan hadir sebagai bagian dari solusi dan kepedulian terhadap sesama,” jelas Merpaty.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, mengapresiasi partisipasi aktif Lapas Wahai dalam mendukung aksi kemanusiaan bagi korban bencana Sumatera. “Saya mengapresiasi langkah Lapas Wahai yang telah menunjukkan kepedulian nyata terhadap korban bencana di Aceh dan Sumatera. Ini mencerminkan semangat gotong royong dan nilai kemanusiaan yang menjadi roh pemasyarakatan,” ungkap Ricky.
Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bentuk kontribusi pemasyarakatan dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
Melalui aksi solidaritas ini, Lapas Wahai menegaskan komitmen ‘Pemasyarakatan Bermanfaat Untuk Masyarakat’ dengan mendukung program kemanusiaan serta memperkuat citra pemasyarakatan yang humanis, peduli, dan berorientasi pada nilai kemanusiaan.(LM-05)














Discussion about this post