Lensa Maluku – Dewan Pengurus Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa Provinsi Maluku resmi dikukuhkan dalam sebuah agenda politik strategis yang berlangsung di Swiss-Belhotel Ambon. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat konsolidasi internal sekaligus menata langkah menuju pemenangan Pemilihan Legislatif 2029, Selasa, 31/03/2026.
Pengukuhan tersebut dihadiri sejumlah tamu undangan penting, di antaranya perwakilan Gubernur Maluku, Ketua DPRD Maluku Benhur G. Watubun, Wakil Wali Kota Ambon Ely Toisuta, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Maluku, Ketua KPU dan Ketua Bawaslu Maluku, Anggota DPRD Maluku, Pimpinan parpol tingkat provinsi, Pimpinan Ormas, OKP, Tokoh Agama, Tokoh Adat dan Tokoh Pemuda, Kehadiran para pemangku kepentingan ini mencerminkan besarnya perhatian terhadap dinamika politik dan penguatan kelembagaan partai di daerah.
Prosesi pengukuhan didasarkan pada Surat Keputusan (SK) DPP PKB Nomor 8011/DPP/01/2026 yang telah melalui berbagai pertimbangan matang sebagai langkah strategis dalam memperkuat struktur organisasi di tingkat wilayah. SK tersebut dibacakan oleh Ahmad Fauzi, Anggota DPR RI, di hadapan seluruh peserta yang hadir.
Sementara itu, pengukuhan secara resmi dilakukan oleh Wakil Ketua Umum DPP PKB yang juga Ketua Fraksi PKB DPR RI, Jazilul Fawaid. Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan pentingnya soliditas dan kerja kolektif seluruh jajaran pengurus dalam membangun kekuatan partai yang berakar pada kebutuhan masyarakat.
Sementara dalam sambutannya, Ketua DPW PKB Maluku Basri Damis menekankan bahwa pengukuhan ini bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari kerja politik yang lebih terstruktur dan terarah. Ia menyerukan agar seluruh elemen partai bergerak cepat membenahi struktur, memperkuat konsolidasi, serta menyusun strategi pemenangan yang realistis dan terukur.
“Momentum ini harus kita jadikan sebagai titik awal untuk memastikan mesin partai bekerja secara maksimal. Struktur harus solid, kader harus aktif, dan strategi harus disusun secara matang. Kita tidak boleh lengah jika ingin meraih kemenangan pada 2029,” tegas Basri.
Ia juga menyoroti pentingnya membangun komunikasi politik yang efektif dengan masyarakat, serta memastikan kehadiran PKB dirasakan secara nyata oleh rakyat. Menurutnya, kekuatan partai tidak hanya terletak pada struktur formal, tetapi juga pada kedekatan emosional dengan basis pemilih.
Lebih lanjut, Ketua PKB Maluku ini menjelaskan bawah Musyawarah Kerja Wilayah (MUSKERWIL) DPW PKB Maluku di Tahun 2026 ini, merupakan agenda strategis sebagai Amanat
AD/ART PKB dengan merumuskan Program Prioritas Tahun 2026
dan Program masa bakti 2026-2031 merupakan bagian yang tidak
terpisahkan dari Penandatanganan Kontrak kinerja.
“Target Politik PKB Maluku sesuai Komitmen Kinerja Adalah
memenangkan Pemilu 2029 dengan mentransformasi Partai Capaian yang telah kita raih pada PEMILU 2024 kemarin, dengan memperoleh 4 Kursi DPRD Maluku dan 31 Kursi DPRD
Kabupaten/Kota se-Maluku, di tambah dengan 2 orang Kader PKB yang berhasil menjadi Bupati yakni Bupati Kabupaten Buru dan Bupati Kabupaten Kepulauan Aru. Maka pada PEMILU 2029 nanti,
PKB Maluku menargetkan kemenangan di semua Daerah Pemilihan baik dari DPRD Kabupaten/Kota, DPRD Provinsi sampai DPR RI dan juga pada perhelatan Pemilihan Kepala Daerah nantinya,” Tegasnya.
Agenda pengukuhan ini turut dirangkaikan dengan kegiatan orientasi politik dan musyawarah kerja wilayah (Muskerwil), yang menjadi forum strategis dalam merumuskan program kerja serta arah kebijakan partai ke depan. Melalui forum ini, diharapkan seluruh pengurus mampu menyusun langkah-langkah konkret yang adaptif terhadap dinamika politik lokal maupun nasional.
Dengan dikukuhkannya kepengurusan DPW PKB Maluku, diharapkan partai ini semakin solid, progresif, dan siap menghadapi berbagai tantangan politik ke depan. Konsolidasi yang kuat dan strategi yang matang diyakini menjadi kunci utama dalam memenangkan kepercayaan rakyat Maluku pada Pemilu Legislatif 2029.
Pengukuhan ini menandai dimulainya babak baru bagi PKB Maluku dalam memperkuat eksistensi politiknya, sekaligus menegaskan komitmen untuk terus hadir sebagai kekuatan yang berpihak pada kepentingan masyarakat.
Ia juga menambahkan DPW PKB Maluku akan melakukan Musjab pada tingkat DPC PKB Se-Maluku pada bulan Oktober nanti. “Tentunya kami akan melakukan konsolidasi partai secara efektif setelah Musyawarah Cabang di laksanakan,” Ucapnya.
Terkait Pembangunan Infrastruktur Partai tentunya sudah menjadi fokus utama dengan pembangunan struktur di seluruh tingkat kecamatan dan desa dan saat ini sudah tersedia infrastruktur di 119 kecamatan dan akan diperkuat di 1200 desa.
Mengakhiri sambutannya Ketua PKB Maluku ini telah menutupnya dengan sebuah pantun “MANDI AIR PANAS BELERANG DI DESA TULEHU
JANGAN LUPA MAKAN NASI KELAPA
KADER PKB MALUKU MARI BERSATU
KITA JEMPUT KEMENANGAN BERSAMA-SAMA” (LM-10).









Discussion about this post