Lensa Maluku – Pemerintah Kota Ambon terus berupaya memperkuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah dengan mengusulkan pembangunan rumah sakit milik Pemerintah Kota Ambon kepada pemerintah pusat.
Upaya tersebut diwujudkan melalui pertemuan antara Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena bersama Sekretaris Kota Ambon, Roberd Sapulette, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, dr. Johan S. Norimarna, dengan Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octovianus, di Jakarta. Senin, 09/3/2026.
Pertemuan tersebut berlangsung diruang wakil menteri kesehatan RI, menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kota Ambon untuk menyampaikan langsung berbagai kebutuhan strategis di sektor kesehatan, termasuk rencana pembangunan rumah sakit pemerintah kota yang diharapkan mampu memperkuat sistem pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Ambon menyampaikan bahwa pembangunan rumah sakit milik Pemerintah Kota merupakan kebutuhan mendesak seiring meningkatnya jumlah penduduk serta kebutuhan pelayanan kesehatan yang semakin kompleks.
Menurutnya, hingga saat ini sebagian besar fasilitas layanan kesehatan rujukan di Kota Ambon masih dikelola oleh pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi, sehingga keberadaan rumah sakit milik pemerintah kota dinilai sangat penting guna memperluas akses pelayanan kesehatan yang cepat, merata, dan berkualitas bagi masyarakat.
“Pemerintah Kota Ambon berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Karena itu kami mengusulkan pembangunan rumah sakit milik Pemkot Ambon sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem pelayanan kesehatan daerah,” ujar Wali Kota.
Ia menjelaskan, keberadaan rumah sakit pemerintah kota nantinya diharapkan dapat mendukung berbagai program kesehatan nasional sekaligus menjadi fasilitas rujukan yang mampu melayani masyarakat secara optimal.
Selain itu, pembangunan rumah sakit tersebut juga akan memperkuat kapasitas pemerintah daerah dalam menangani berbagai persoalan kesehatan masyarakat, termasuk penanganan penyakit menular, layanan kesehatan ibu dan anak, hingga pelayanan medis darurat.
Walikota Ambon yang di dampingi Sekretaris Kota Ambon, Roberd Sapulette, dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon dalam kesempatan yang sama di depan Wamen Kesehatan RI ia menambahkan bahwa Pemerintah Kota Ambon telah menyiapkan berbagai langkah perencanaan untuk mendukung realisasi pembangunan rumah sakit tersebut.
Menurutnya, kesiapan pemerintah daerah tidak hanya terkait perencanaan pembangunan fisik, tetapi juga mencakup aspek penguatan sumber daya manusia tenaga kesehatan, sistem pelayanan, hingga integrasi dengan fasilitas kesehatan yang telah ada di Kota Ambon.
Sementara itu, Wakil Menteri Kesehatan RI, dr. Benjamin Paulus Octovianus, menyambut baik usulan yang disampaikan Pemerintah Kota Ambon. Ia menilai penguatan infrastruktur kesehatan di daerah merupakan bagian penting dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan nasional.
Wamenkes juga menegaskan bahwa Kementerian Kesehatan pada prinsipnya terus mendorong peningkatan kapasitas layanan kesehatan di berbagai daerah, termasuk melalui pembangunan fasilitas kesehatan baru yang dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan medis yang berkualitas.
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana dialog konstruktif dengan membahas berbagai aspek teknis dan strategis terkait pengembangan layanan kesehatan di Kota Ambon.
Pemerintah Kota Ambon berharap melalui komunikasi dan koordinasi yang intensif dengan pemerintah pusat, rencana pembangunan rumah sakit pemerintah kota dapat segera direalisasikan sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Langkah ini sekaligus mencerminkan komitmen Pemerintah Kota Ambon dalam mewujudkan visi pembangunan daerah yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Dengan semangat “Beta Par Ambon, Ambon Par Samua,” Pemerintah Kota Ambon terus berupaya menghadirkan kebijakan dan program pembangunan yang berpihak pada kepentingan seluruh warga kota, termasuk dalam memastikan tersedianya layanan kesehatan yang merata, terjangkau, dan berkualitas. (LM-10)









Discussion about this post