Lensa Maluku, – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai menunjukkan peran aktif dalam aksi kemanusiaan dan solidaritas dengan menyumbangkan penjualan hasil panen raya jagung kepada para korban banjir di wilayah Sumatera, Kamis (15/1). Panen raya jagung di lahan produktif tersebut berhasil mengumpulkan total 6,75 kuintal atau 0,675 ton jagung, yang merupakan bukti sukses program ketahanan pangan di Lapas Wahai.
Kegiatan yang dihadiri Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan Seram Utara itu merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian Warga Binaan yang kali ini didedikasikan untuk membantu meringankan beban warga yang terdampak bencana alam di Sumatera sebagai wujud nyata solidaritas terhadap masyarakat yang tertimpa musibah.
Salah satu Warga Binaan pekerja lahan pertanian, AG, mengaku haru dengan kegiatan panen kali ini. “Panen kali ini menjadi ladang amal bagi kita. Premi bukanlah yang terpenting, namun keikhlasan hati membantu korban bencana adalah hal utama agar kita mendapat pahala dari Allah SWT,” ucap AG.
Sementara itu, Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, menjelaskan bahwa program pertanian jagung merupakan implementasi nyata dari 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026 dalam bidang kemandirian dan ketahanan pangan. “Panen raya ini mengajarkan tentang tiga hal penting, yaitu proses, tanggung jawab, dan kontribusi,” kata Tersih seraya menjelaskan keberhasilan panen raya bukan hal instan namun butuh kesabaran dan kesadaran untuk melakukan hal-hal positif yang bermanfaat bagi sesama.
Ditempat berbeda, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, menyampaikan hasil panen yang didistribusikan kepada korban bencana menunjukkan bahwa Warga Binaan, meskipun sedang menjalani pidana, masih dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. “Dedikasi ini tidak hanya membantu meringankan beban korban bencana, tetapi juga memulihkan harga diri Warga Binaan yang menunjukkan bahwa mereka mampu berbuat baik dan diterima kembali di masyarakat,” ungkap Ricky.
Penyaluran bantuan hasil panen raya ini menegaskan komitmen Lapas Wahai untuk terus berkontribusi kepada masyarakat, terutama dalam situasi dampak bencana, sekaligus memberikan kesempatan bagi Warga Binaan untuk melakukan praktik sosial dan menunjukkan kepedulian bagi sesama.(LM-05)











Discussion about this post