Lensa Maluku – Muktamar XIV Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) dipastikan akan digelar pada 24 Juni 2026 di Gedung Aula Kristen Indonesia, Ambon, 130/06/2026.
Agenda nasional tersebut menjadi momentum penting bagi kader KAMMI dari seluruh Indonesia untuk memperkuat silaturahmi, merawat persaudaraan, serta mengonsolidasikan arah gerakan organisasi ke depan.
Muktamar XIV KAMMI juga menjadi ajang kontestasi kepemimpinan organisasi tingkat nasional. Hingga saat ini, delapan kader terbaik KAMMI telah menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai Calon Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) KAMMI Periode 2026–2028, termasuk Ketua Umum Pengurus Wilayah (PW) KAMMI Maluku, Mustakim Rumasukun.
Pelaksanaan muktamar diperkirakan akan dihadiri sekitar 500 peserta dari berbagai daerah di Indonesia yang nantinya memiliki hak suara dalam menentukan Ketua Umum PP KAMMI untuk periode mendatang.
Ketua Umum PW KAMMI Maluku, Mustakim Rumasukun, menegaskan bahwa muktamar merupakan amanat konstitusi organisasi yang harus dilaksanakan sebagai bagian dari mekanisme regenerasi kepemimpinan di tubuh KAMMI.
“Muktamar adalah bagian dari amanat konstitusi KAMMI yang perlu kami laksanakan. Momentum ini menjadi bagian penting dalam berorganisasi, terutama dalam menjaga tali silaturahmi dan merawat persaudaraan sesama kader,” ujar Mustakim.
Pria yang akrab disapa Azam itu menjelaskan, pelaksanaan muktamar tidak hanya berfokus pada pemilihan ketua umum, tetapi juga menjadi ruang konsolidasi bagi kader-kader terbaik KAMMI untuk menyatukan gagasan dan memperkuat komitmen perjuangan organisasi.
Menurutnya, proses demokrasi yang berlangsung dalam muktamar harus disambut dengan semangat persatuan, adab, dan kompetisi gagasan yang sehat demi kemajuan organisasi.
“Kontestasi adalah hal yang biasa dalam organisasi. Yang terpenting adalah bagaimana seluruh kader tetap menjaga persaudaraan, menjunjung nilai-nilai adab, serta menghadirkan gagasan terbaik untuk KAMMI dan Indonesia,” katanya.
Terkait kepercayaan yang diberikan kepada Maluku sebagai tuan rumah Muktamar XIV KAMMI, Az’ zam menilai hal tersebut merupakan bentuk tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan maksimal.
“Prinsip dasarnya adalah kesiapan dan tanggung jawab. Terutama saya sebagai Ketua Umum PW KAMMI Maluku, pelayanan yang maksimal menjadi hal yang sangat utama, sehingga kawan-kawan peserta yang hadir di Maluku, tanah para raja, dapat merasa nyaman selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan,” ujarnya.
Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan yang berlangsung di Ambon dapat memperkenalkan potensi Maluku kepada peserta dari berbagai provinsi sekaligus memberikan dampak positif bagi daerah.
“Hajatan nasional ini semoga membawa dampak yang sangat positif demi Maluku Pung Bae,” pungkasnya.
Diketahui, Muktamar XIV KAMMI akan menjadi salah satu agenda organisasi kemahasiswaan nasional terbesar yang digelar di Maluku pada tahun 2026.
Selain membahas arah kebijakan organisasi dan memilih Ketua Umum PP KAMMI periode 2026–2028, forum tersebut juga menjadi ajang silaturahmi serta konsolidasi kader dari seluruh Indonesia untuk memperkuat peran KAMMI dalam menjawab berbagai tantangan kebangsaan di masa depan, (LM-10)









Discussion about this post