Lensa Maluku – Panglima Kodam (Pangdam) XV/Pattimura, Mayjen TNI Dodi Triwinarto, menegaskan bahwa jati diri seorang prajurit TNI Angkatan Darat tidak boleh bergeser dari tugas utamanya sebagai pasukan yang siap bertempur kapan pun negara membutuhkan.
Di sisi lain, prajurit juga dituntut mampu mengambil peran dalam mendukung percepatan pembangunan nasional melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat, termasuk penguatan ketahanan pangan.
Penegasan tersebut disampaikan Pangdam saat memberikan pengarahan kepada seluruh personel Yon TP 914/Maren Nusa Larvul di Lapangan Apel Maresling, Markas Yon TP 914/MNL, Kota Tual, Kamis (9/7/2026). Kunjungan kerja ini menjadi bagian dari pembinaan personel sekaligus memastikan kesiapan satuan dalam menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan.
Dalam arahannya, Pangdam menekankan bahwa kehadiran pimpinan di tengah prajurit bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk kepedulian terhadap kondisi satuan, semangat prajurit, serta upaya memperkuat komunikasi langsung antara komando atas dan personel di lapangan.
“Kalian adalah prajurit tempur yang harus tetap profesional, disiplin, dan siap melaksanakan tugas kapan pun negara memanggil. Tingkatkan terus kemampuan diri, pelihara kesehatan dan kebugaran fisik, serta pegang teguh loyalitas dan kejujuran dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegas Mayjen TNI Dodi Triwinarto.
Ia mengingatkan bahwa profesionalisme prajurit tidak hanya diukur dari kemampuan menjalankan tugas sehari-hari, tetapi juga dari konsistensi menjaga kesiapan operasional melalui latihan yang berkelanjutan.
Kemampuan dasar militer, khususnya menembak, menurutnya merupakan kompetensi yang wajib terus diasah oleh setiap prajurit.
Pangdam menegaskan, keterlibatan TNI dalam berbagai program pemerintah, termasuk ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat, merupakan bagian dari Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Namun, pelaksanaan tugas tersebut tidak boleh mengurangi kesiapan tempur yang menjadi identitas utama setiap prajurit TNI.
“Perkuat kemampuan dasar kalian, terutama kemampuan menembak. Itu merupakan syarat utama seorang prajurit. Walaupun membantu masyarakat melalui berbagai program pembangunan, semangat juang dan kesiapan tempur harus tetap terpelihara seperti sedia kala,” ujarnya.
Lebih lanjut, Pangdam berharap seluruh personel Yon TP 914/Maren Nusa Larvul mampu menjadi contoh kedisiplinan, loyalitas, dan integritas, baik di lingkungan satuan maupun di tengah masyarakat.
Menurutnya, kepercayaan masyarakat terhadap TNI harus terus dijaga melalui sikap yang humanis, profesional, serta pelaksanaan tugas yang bertanggung jawab.
Dalam kesempatan tersebut, Pangdam juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Yon TP 914/MNL atas dedikasi, disiplin, dan kesiapan yang ditunjukkan selama pelaksanaan kunjungan kerja. Ia menilai semangat yang diperlihatkan prajurit menjadi modal penting dalam membangun satuan yang semakin profesional, modern, dan adaptif terhadap perkembangan tantangan pertahanan.
Kegiatan pengarahan berlangsung dalam suasana penuh semangat dan dihadiri sejumlah pejabat utama Kodam XV/Pattimura, di antaranya Aster Kasdam XV/Pattimura Kolonel Inf Aris Prasetyo, Dandeninteldam XV/Pattimura Letkol Inf Ahmad Hadi Syhaputro, Dandim 1503/Tual Letkol Inf Andi Agussalim, Danyonif 735/Nawasena Letkol Inf Agus Arifin, serta Komandan Yon TP 914/Maren Nusa Larvul Mayor Inf Angga Andika bersama seluruh personel satuan.
Melalui pengarahan tersebut, Pangdam XV/Pattimura menegaskan komitmennya untuk terus membangun prajurit yang memiliki kemampuan tempur yang andal, disiplin tinggi, serta mampu menjadi kekuatan yang berkontribusi bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat tanpa meninggalkan tugas pokok menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, (LM-10).









Discussion about this post