Lensa Maluku,— Bupati Buru Selatan La Hamidi memaparkan sejumlah tantangan dan capaian pembangunan selama satu tahun masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati, yang genap pada 20 Februari 2026.
Hal tersebut disampaikan La Hamidi saat kegiatan Safari Ramadhan 1447 Hijriah di Desa Fogi, Kecamatan Kepala Madan, Rabu (4/3).
Menurut dia, salah satu tantangan utama yang dihadapi pemerintah daerah saat ini adalah kondisi fiskal nasional yang turut berdampak pada kemampuan keuangan daerah.
“Terjadi kondisi fiskal nasional yang berdampak hingga ke fiskal daerah, sehingga terjadi efisiensi anggaran yang berpengaruh terhadap berbagai pembangunan infrastruktur di daerah,” kata La Hamidi di hadapan masyarakat.
Mantan anggota DPRD tiga periode itu mengakui masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan pemerintah daerah, terutama pada sektor pembangunan infrastruktur yang masih membutuhkan perhatian serius.
Karena itu, pemerintah daerah terus melakukan koordinasi dan konsultasi dengan kementerian serta lembaga di tingkat pusat guna memperjuangkan berbagai program pembangunan di daerah.
“Maka itu saya dan bapak wakil bupati terus berkoordinasi dan berkonsultasi dengan kementerian dan lembaga di Jakarta agar visi dan misi pembangunan Buru Selatan dapat terwujud,” ujarnya.
Di sisi lain, La Hamidi juga memaparkan sejumlah capaian yang telah direalisasikan selama satu tahun pemerintahannya.
Salah satunya adalah pelantikan pejabat tinggi pratama yang sebelumnya tertunda selama tiga tahun.
Selain itu, pemerintah daerah juga telah melakukan pengangkatan aparatur sipil negara, yang terdiri atas 107 orang calon pegawai negeri sipil (CPNS), 532 pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) penuh waktu tahap pertama, 179 PPPK tahap kedua, serta 3.776 PPPK paruh waktu.
Menutup sambutannya, La Hamidi mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan serta memperkuat persatuan setelah dinamika politik pada pemilihan kepala daerah sebelumnya.(LM-03)









Discussion about this post