Lensa Maluku,- Dinamika internal Partai Golkar di Kabupaten Buru Selatan mulai terasa menghangat jelang Musyawarah Daerah (Musda) V. Pembukaan pendaftaran bakal calon Ketua DPD II periode 2025–2030 menjadi awal dari potensi kontestasi antar kader.
Sekretaris Steering Committee (SC) Musda V, La Ode Suryanto Kaimudin, menyampaikan bahwa tahapan Musda telah mencapai 90 persen. Ia menegaskan bahwa pendaftaran ini menjadi momen penting bagi kader untuk mulai menunjukkan kekuatan dukungan.
Pendaftaran dibuka sejak 4 hingga 6 April 2026 pukul 12.00 WIT. Waktu yang terbatas ini membuat proses penjaringan diprediksi berlangsung cepat dan dinamis.
Syarat dukungan minimal 30 persen dari pemegang hak suara menjadi faktor penentu. Ketentuan ini dinilai akan menyaring kandidat yang benar-benar memiliki basis kuat di internal partai.
Menariknya, hingga hari pertama belum ada kandidat yang resmi mendaftar. Situasi ini memunculkan dugaan bahwa sejumlah figur masih fokus mengamankan dukungan di internal sebelum muncul ke publik.
Di sisi lain, panitia memastikan tidak ada arahan dari pimpinan pusat, sehingga membuka ruang kontestasi yang lebih terbuka antar kader.
Panitia pun berharap Musda kali ini tidak hanya menghadirkan satu calon, melainkan lebih dari satu kandidat agar dinamika demokrasi internal tetap terjaga.
Dengan waktu pendaftaran yang terus berjalan, peta kekuatan di tubuh Golkar Buru Selatan mulai bergerak. Publik kini menanti siapa figur yang akan lebih dulu tampil dan seberapa kuat dukungan yang berhasil dikumpulkan.
Sejumlah nama mulai bermunculan untuk merebut posisi kursi Ketua DPD Golkar Bursel diantaranya Anggota DPRD Bursel dari Partai Golkar Vence Titawael,Sekretaris DPD Golkar William Lesnussa, dan Fungsionaris Golkar Bursel lainnya dari tangan Ketua DPD Golkar Bursel saat ini Asriyadi Tomia.( LM-03)









Discussion about this post