Lensa Maluku, – Pemerintah Kabupaten Buru Selatan berharap Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM) dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam pembangunan sumber daya manusia, serta aktif dalam kegiatan sosial, pendidikan, pemberdayaan pemuda, dan menjaga nilai-nilai kebangsaan.
Harapan tersebut disampaikan Bupati Buru Selatan La Hamidi dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wakil Bupati Buru Selatan Gerson Elieser Selsily pada pembukaan Konferensi Daerah (Konferda) XIII AMGPM Daerah Buru Selatan, yang berlangsung dalam ibadah Minggu di Gedung Gereja Huma Barkate, Jemaat GPM Leksula, Klasis Buru Selatan, Minggu (18/1).
Dia menyampaikan apresiasi kepada AMGPM Daerah Buru Selatan atas penyelenggaraan konferensi daerah sebagai bagian dari dinamika pelayanan gereja dan pembinaan generasi muda Kristen.
“Konferda ini merupakan bagian penting dalam pembinaan kader dan regenerasi kepemimpinan pemuda gereja,” katanya.
Ia mengatakan, Konferda XIII mengusung tema “Anugerah Allah Melengkapi dan Meneguhkan Gereja Menuju Satu Abad GPM”, yang dinilai relevan dengan perjalanan Gereja Protestan Maluku menuju satu abad pelayanan.
Menurutnya, Konferda merupakan wadah pengambilan keputusan tertinggi di tingkat daerah dalam mengevaluasi program kerja, merumuskan arah gerak organisasi, serta melakukan regenerasi kepemimpinan.
La Hamidi juga menekankan pentingnya peran AM-GPM sebagai organisasi pemuda gereja yang berlandaskan moto “Kamu Adalah Garam dan Terang Dunia” (Matius 5:13–14), sehingga mampu menjadi teladan, agen perdamaian, serta penjaga persatuan dan toleransi di tengah masyarakat majemuk.
“AMGPM harus dikelola secara transparan, bertanggung jawab, dan berlandaskan kasih serta pelayanan, serta menjadi kekuatan spiritual yang mendorong pertumbuhan iman dan kesaksian hidup,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Buru Selatan, lanjut La Hamidi, siap mendukung gerak pelayanan pemuda gereja yang konstruktif dan berorientasi pada kemajuan daerah.
Ia juga berharap seluruh proses persidangan Konferda XIII dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan keputusan yang membawa manfaat bagi gereja, umat, dan daerah.
Sementara itu, Ketua Pengurus Besar AMGPM Melkianus Sardekut mengatakan bahwa AM-GPM telah menyelesaikan Kongres pada Oktober 2025 dan saat ini struktur Pengurus Besar telah terbentuk secara lengkap.
Ia menyebutkan dua kader asal Daerah Buru Selatan, yakni Domunggus Seleky dan Sami Latbual, masuk dalam jajaran Pengurus Besar AM-GPM.
Menurut Sardekut, Konferda XIII akan memilih pengurus AM-GPM Daerah Buru Selatan periode 2025–2030 dan merupakan sidang gerejawi yang harus dijalani dalam semangat persaudaraan.
“Tidak ada yang merasa menang atau kalah. Mari kita berdoa agar terpilih pemimpin yang baik untuk melayani,” katanya.
Konferda XIII AM-GPM Daerah Buru Selatan diikuti oleh delapan cabang dan diharapkan dapat memperkuat peran pemuda gereja dalam pelayanan dan pembangunan daerah.(LM-03)













Discussion about this post