Berita Terkini Maluku
Monday, January 26, 2026
  • Login
  • Berita
    • Maluku
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Wisata
No Result
View All Result
  • Berita
    • Maluku
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Wisata
No Result
View All Result
Berita Terkini Maluku
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Tambang Ilegal Rugikan Negara Rp300 Triliun, APNI: Distorsi Sistemik Industri Minerba

Admin by Admin
October 11, 2025
in Uncategorized
Tambang Ilegal Rugikan Negara Rp300 Triliun, APNI: Distorsi Sistemik Industri Minerba

Jakarta– Ketua Badan Pembinaan Organisasi dan Keanggotaan Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI), Osco Olfriady Letunggamu, menilai angka kerugian negara sebesar Rp300 triliun akibat aktivitas tambang ilegal yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto merupakan estimasi yang realistis.

Ia menyebut, angka tersebut mencerminkan besarnya kebocoran penerimaan negara dan kerusakan lingkungan yang terjadi akibat lemahnya pengawasan dan tumpang tindih sistem perizinan di sektor pertambangan nasional.

RELATED POSTS

Korupsi Rp4,8 Miliar RSUD Salim Alkatiri Bursel, Kajati Maluku Rudy Irmawan Didesak Bertindak: Samsul Sampulawa Harus Diperiksa

Mat Tuhepaly : Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa Diminta Benahi Sumber PAD untuk Optimalkan Anggaran Daerah

“Kalau kita hitung, dari sisi penjualan dan pajak yang hilang, kerugiannya mencapai sekitar Rp271 triliun. Ditambah lagi pajak, PNBP, royalti, hingga PPh badan yang tidak dibayar mencapai Rp35–40 triliun. Belum termasuk biaya pemulihan lingkungan yang bisa mencapai Rp25 triliun. Jadi angka Rp300 triliun itu memang sangat masuk akal,” kata Osco kepada wartawan, Sabtu (11/10).

Menurut Osco, praktik tambang ilegal tidak hanya menimbulkan kerugian negara, tetapi juga menciptakan distorsi sistemik dalam industri pertambangan.

Perusahaan legal yang taat pajak, membayar royalti, dan menanggung biaya Jaminan reklamasi justru kalah bersaing dengan pelaku ilegal yang beroperasi tanpa beban kewajiban.

“Ini bukan sekadar unfair competition, tapi sudah systemic distortion. Banyak anggota kami yang akhirnya menunda ekspansi, menahan investasi, bahkan mengurangi tenaga kerja karena pasar dibanjiri hasil tambang ilegal,” ujarnya.

Ia menjelaskan, aktivitas tambang ilegal memperbesar pasokan “bayangan” di pasar, yang menyebabkan harga jual mineral jatuh di bawah harga patokan pemerintah.

Kondisi ini, kata Osco, menurunkan kepercayaan investor terhadap pelaku tambang legal dan menciptakan persepsi keliru bahwa semua pemain di industri ini sama saja.

Osco menilai persoalan tambang ilegal tak bisa dipandang semata sebagai kejahatan ekonomi, melainkan persoalan struktural akibat sistem perizinan dan pengawasan yang belum sinkron.

Ia menyoroti proses rekomendasi Rencana kerja dan anggaran Biaya (RKAB) tahunan yang lamban dan tumpang tindih antar lembaga, sehingga pelaku legal justru terhambat, sementara penambang tanpa izin bebas beroperasi.

“Perizinan lintas kementerian dan kewenangan pusat-daerah masih terlalu rumit. Banyak izin yang tumpang tindih, data yang belum terintegrasi, dan koordinasi pengawasan yang tidak satu sistem. Akibatnya, pelaku yang patuh justru terhambat, sedangkan yang ilegal leluasa,” katanya.

Untuk memperbaiki situasi ini, APNI mendorong pemerintah membentuk satuan tugas lintas lembaga yang melibatkan kepolisian, kementerian ESDM, pemerintah daerah, dan asosiasi pelaku tambang sebagai mitra verifikasi lapangan.

“Kami ingin penegakan hukum yang tepat sasaran. Yang ilegal ditindak, yang legal jangan ikut dipukul rata,” tegas Osco.

Ia juga mengusulkan agar sistem perizinan tambang diperbarui melalui tiga langkah strategis: penegakan hukum menyeluruh, reformasi izin pertambangan, dan digitalisasi sistem tata kelola minerba.

Digitalisasi, menurutnya, menjadi kunci untuk menutup ruang manipulasi dan memperkuat transparansi dari hulu ke hilir.

“Semua data produksi, pengangkutan, penjualan, hingga pembayaran pajak harus terintegrasi secara digital dan real time. Dengan begitu, asal-usul bijih bisa ditelusuri dari mulut tambang sampai ke smelter, tanpa lagi ada dokumen siluman atau tambang hantu,” ujar Osco.

Ia menambahkan, praktik tambang ilegal yang bernilai besar kerap melibatkan jaringan kuat dan oknum di berbagai tingkatan, baik aparat maupun pejabat daerah.

Namun, Osco menilai kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto membawa momentum baru bagi penertiban sektor ini.

“Presiden sudah menunjukkan tone from the top yang tegas. Ketika kepala negara turun langsung ke Bangka Belitung dan menyoroti kerugian Rp300 triliun itu, itu sinyal kuat bahwa penertiban tambang ilegal bukan lagi wacana, tapi prioritas nasional,” ucapnya.

Sebagai organisasi, APNI menegaskan komitmennya untuk membangun industri nikel Indonesia yang sehat, kompetitif, dan berintegritas.

Osco menyebut, pihaknya tengah menyiapkan inisiatif Indonesia Metal Action, wadah kolaboratif untuk mendorong transparansi harga mineral dan tata kelola industri yang lebih adil.

“Kami percaya solusi bukan dengan memperbanyak aturan, tapi dengan membangun sistem yang jelas, transparan, dan berkeadilan. Kalau regulasinya pasti dan harga terbentuk secara fair, tak ada alasan lagi bagi pelaku usaha untuk masuk ke jalur ilegal,” pungkas Osco.(LM-06)

Admin

Admin

Related Posts

Korupsi Rp4,8 Miliar RSUD Salim Alkatiri Bursel, Kajati Maluku Rudy Irmawan Didesak Bertindak: Samsul Sampulawa Harus Diperiksa

by Admin
January 25, 2026
0

Lensa Maluku - Dugaan skandal korupsi senilai Rp4,8 miliar pada proyek pembangunan RSUD Salim Alkatiri, Kabupaten Buru Selatan, kembali menjadi...

Mat Tuhepaly : Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa Diminta Benahi Sumber PAD untuk Optimalkan Anggaran Daerah

Mat Tuhepaly : Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa Diminta Benahi Sumber PAD untuk Optimalkan Anggaran Daerah

by Admin
January 23, 2026
0

Lensa Maluku,– Pemerintah Provinsi Maluku dinilai perlu segera membenahi dan mengoptimalkan sumber-sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna memperkuat kemampuan fiskal...

Kapolda Maluku Irjen Pol. Dadang Hartanto Usulkan Pembangunan Mapolres Buru Selatan ke Mabes Polri, Ini Pesannya

Kapolda Maluku Irjen Pol. Dadang Hartanto Usulkan Pembangunan Mapolres Buru Selatan ke Mabes Polri, Ini Pesannya

by Admin
January 21, 2026
0

Lensa Maluku, - Kepolisian Daerah Maluku memastikan komitmennya dalam memperkuat pelayanan keamanan di Kabupaten Buru Selatan. Salah satu langkah yang...

Kapolda Maluku Kunjungi Polres Buru Selatan, Tekankan Pelayanan Publik Polri di Daerah

Kapolda Maluku Kunjungi Polres Buru Selatan, Tekankan Pelayanan Publik Polri di Daerah

by Admin
January 21, 2026
0

Lensa Maluku, - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si melakukan kunjungan kerja...

Potensi Pertambangan Buru Selatan Dinilai Menjanjikan, Perlu Pengelolaan Berkelanjutan

Potensi Pertambangan Buru Selatan Dinilai Menjanjikan, Perlu Pengelolaan Berkelanjutan

by Admin
January 21, 2026
0

Lensa Maluku, - Kabupaten Buru Selatan (Bursel) memiliki potensi sumber daya alam (SDA) yang cukup besar di sektor pertambangan. Wilayah...

Next Post
Bukti Kesuksesan Ketahanan Pangan, 1000 Jagung dan 50 Ikat Sawi dipanen Lapas Namlea

Bukti Kesuksesan Ketahanan Pangan, 1000 Jagung dan 50 Ikat Sawi dipanen Lapas Namlea

Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) 2025 Warnai Puncak HUT Kabupaten Buru ke-26

Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) 2025 Warnai Puncak HUT Kabupaten Buru ke-26

Discussion about this post

RECOMMENDED

Korupsi Rp4,8 Miliar RSUD Salim Alkatiri Bursel, Kajati Maluku Rudy Irmawan Didesak Bertindak: Samsul Sampulawa Harus Diperiksa

January 25, 2026
Polsek Namlea Amankan 160 Liter Sopi di Desa Jamilu dan Sanleko

Polsek Namlea Amankan 160 Liter Sopi di Desa Jamilu dan Sanleko

January 24, 2026

Berita Populer

  • BNRN Laksanakan Deklarasi Pembentukan Pengurus Program Makan Bergizi Di Namlea

    BNRN Laksanakan Deklarasi Pembentukan Pengurus Program Makan Bergizi Di Namlea

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPD Golkar Bursel Mengecam Keras Tindakan Pemukulan oleh ZT Kepada Korbid Kepartain Golkar Bursel, Polres di Minta Percepat Proses Hukum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Quick Count Pilkada Bursel Safitri – Hempri Unggul 36 Persen mengalahkan Dua Pesaingnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Temuan Belatung di MBG, Ketua BRNR Bursel Sudirman Buton Tegaskan Prosedur Keamanan dan Kebersihan MBG Jadi Prioritas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Oknum Tim Kampanye MANDAT Ketangkap Main Judi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Contact

© 2022 Lensamaluku.com

No Result
View All Result
  • Berita
    • Maluku
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Wisata

© 2022 Lensamaluku.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In