Lensa Maluku, — Semangat perjuangan Kartini untuk berpikir maju, berani bersuara, dan terus belajar terus hidup dalam berbagai peran perempuan di Kabupaten Buru Selatan.
Peringatan Hari Kartini menjadi momentum untuk melihat kembali bagaimana perempuan hadir dan berkontribusi dalam kehidupan keluarga maupun masyarakat. Di Buru Selatan, semangat emansipasi tampak dalam keseharian para mama yang menjalankan berbagai peran penting.
Ada perempuan yang setia menunggu suami pulang melaut, menyambut hasil tangkapan, hingga membantu proses transaksi jual beli ikan. Ada pula yang bekerja di kebun, mencukil kelapa hasil panen, merawat tanaman sayur dan cabai untuk kebutuhan rumah tangga, serta mengabdikan diri dalam pemerintahan.
Selain menjalankan peran ekonomi dan sosial, perempuan juga memiliki peran besar dalam mendidik generasi penerus. Dari rumah, ruang kelas, hingga ruang publik, perempuan terus menjadi sumber inspirasi dan menghadirkan perubahan bagi lingkungan sekitarnya.
Emansipasi yang diwariskan Kartini bukan hanya tentang kesetaraan kesempatan, tetapi juga tentang keberanian perempuan untuk terus bertumbuh, belajar, berkarya, dan menentukan pilihan hidup tanpa kehilangan jati diri.
Pesan tersebut menjadi bagian dari refleksi dalam peringatan Hari Kartini yang diselenggarakan oleh SMP Negeri Satu Atap 04 Waesama, SD Swasta 13 Waesama, dan TK Desa Baru Kasa.
Melalui momentum ini, masyarakat diajak untuk terus menghargai peran perempuan serta mendukung terciptanya ruang yang lebih luas bagi perempuan untuk berkontribusi dalam berbagai bidang.
Selamat Hari Kartini. Mari terus menyalakan terang dari tempat kita berdiri hari ini.(LM-03)











Discussion about this post