Lensa Maluku — Upaya mendorong kemajuan dunia pendidikan terus dilakukan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 52 dari Universitas Pattimura. Melalui program pengabdian masyarakat, mereka menghadirkan pembelajaran Bahasa Inggris di SD Inpres Siaputih, Desa Lokki, Kabupaten Seram Bagian Barat saat ini.
Program ini menjadi langkah nyata dalam menjawab tantangan pendidikan di daerah terpencil, khususnya terkait keterbatasan tenaga pengajar. Hingga saat ini, sekolah tersebut belum memiliki guru khusus Bahasa Inggris, sehingga siswa belum mendapatkan akses pembelajaran yang memadai dalam bidang tersebut.
Mahasiswa KKN hadir tidak hanya sebagai pelaksana program akademik, tetapi juga sebagai agen perubahan yang berkontribusi langsung dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Dengan metode pembelajaran yang interaktif seperti permainan edukatif, lagu, dan percakapan sederhana, mereka berupaya menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sekaligus efektif.
“Kami ingin memastikan bahwa anak-anak di sini memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang, terutama dalam menguasai Bahasa Inggris sebagai salah satu keterampilan penting di era global,” ujar salah satu mahasiswa KKN.
Antusiasme siswa terlihat jelas dalam setiap sesi pembelajaran. Partisipasi aktif mereka menjadi indikator bahwa pendekatan yang digunakan mampu meningkatkan minat dan semangat belajar. Hal ini sekaligus menunjukkan bahwa dengan metode yang tepat, keterbatasan fasilitas bukan menjadi penghalang utama dalam proses pendidikan.
Pihak sekolah pun menyambut baik inisiatif tersebut dan berharap adanya keberlanjutan program serupa di masa mendatang. Dukungan dari pemerintah daerah dinilai sangat penting, terutama dalam pemerataan tenaga pendidik agar tidak terjadi kesenjangan pendidikan antarwilayah.
Kegiatan ini menjadi refleksi bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat memiliki peran strategis dalam memajukan dunia pendidikan. Melalui langkah sederhana namun berdampak, mahasiswa KKN Universitas Pattimura turut berkontribusi dalam menciptakan generasi yang lebih siap menghadapi tantangan masa depan. (LM-03)









Discussion about this post