Lensa Maluku, – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Buru Selatan, Maluku, memperkuat sinergi dengan para pemangku kepentingan melalui rapat kerja program pemberdayaan alternatif guna mendukung upaya pencegahan dan penanganan permasalahan narkoba di wilayah tersebut.
Kegiatan yang dilaksanakan melalui Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) itu berlangsung di Gedung Serbaguna Erdogan, Kamis (15/10/2026), mulai pukul 09.00 WIT.
Kepala BNNK Buru Selatan, Mintje Jacoba, S.H., M.H., membuka kegiatan yang diikuti 20 peserta dari sejumlah instansi terkait dan masyarakat Desa Oki Baru.
Rapat kerja tersebut bertujuan menyamakan persepsi serta memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung program pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari upaya penanganan permasalahan narkoba secara terpadu.
Dalam kegiatan itu, narasumber dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Buru Selatan menyampaikan materi terkait peran dan dukungan lintas sektor. Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi bersama peserta untuk membahas sinergi program pemberdayaan alternatif.
Rangkaian kegiatan meliputi pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars BNN, pembacaan doa, sambutan Kepala BNNK Buru Selatan, pemaparan materi, diskusi, serta penutupan.
Melalui kegiatan tersebut, BNNK Buru Selatan mendorong keterlibatan aktif pemerintah daerah, instansi terkait, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat desa dalam mendukung program pemberdayaan alternatif yang berkelanjutan.
Sinergi lintas sektor diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan dan pemberantasan peredaran gelap narkoba serta mendukung terwujudnya masyarakat Buru Selatan yang bersih dari narkoba.
Kegiatan itu turut di hadiri Kepala Dinas Dispora Bursel Reinhard Tasane, Ketua HIPMI Bursel, Harry Tunny, Pimpinan OKP, Ormas dan Undangan lainnya.
(LM-03)









Discussion about this post