Lensa Maluku, – Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat ditunjukkan Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Bursel, Dinas Kesehatan Bursel bersama Pengurus Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Buru Selatan, Maluku, melalui aksi pembagian masker dan vitamin kepada warga terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Sabtu 17/10/2026.
Aksi kemanusiaan ini menjadi wujud nyata kehadiran organisasi sosial dan perempuan muda NU di tengah masyarakat yang membutuhkan perhatian, khususnya saat kondisi lingkungan berdampak pada kesehatan warga.
Pembagian masker dan vitamin dilakukan di tiga titik strategis, yakni Perempatan Statistik, kawasan Bundaran, dan Pasar. Selain memberikan bantuan, kegiatan ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat agar tetap menjaga kesehatan dan mengurangi paparan asap.
Ketua PC Fatayat NU Buru Selatan Siti Rahmah Mahulaw mengatakan, kegiatan tersebut merupakan program perdana kepengurusan baru setelah konferensi cabang. Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen perempuan muda NU untuk berkontribusi bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
Aksi tersebut sejalan dengan tema konferensi cabang, “Meneguhkan Peran Perempuan Muda NU Buru Selatan dalam Membangun Daerah Bipolo Tercinta.
Ia berharap kegiatan ini menjadi awal kolaborasi berkelanjutan antara Fatayat NU, PMI, Dinas Kesehatan, dan berbagai pemangku kepentingan dalam menghadirkan program sosial yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Ketua PMI Buru Selatan, Husein Souwakil, menjelaskan bahwa pembagian masker dan vitamin merupakan bentuk kepedulian untuk membantu masyarakat menghadapi dampak kabut asap sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya perlindungan kesehatan.
Meski kondisi kabut asap mulai menunjukkan tanda-tanda mereda, masyarakat tetap diimbau berhati-hati dan menjaga kesehatan hingga kualitas udara kembali membaik.
Sinergi PMI dan Fatayat NU Buru Selatan ini patut diapresiasi sebagai contoh kolaborasi kemanusiaan yang mengutamakan kepentingan masyarakat. Di tengah ancaman karhutla, langkah sederhana seperti pembagian masker dan vitamin menjadi bukti bahwa kepedulian, kerja sama, dan kehadiran langsung di tengah warga memiliki arti penting.
Melalui aksi tersebut, PMI dan Fatayat NU bersama pemerintah Buru Selatan diharapkan terus memperkuat gerakan kemanusiaan, memperluas kepedulian sosial, serta menjadi inspirasi bagi organisasi lain untuk bersama-sama membantu masyarakat menghadapi berbagai tantangan.(LM-03)











Discussion about this post