Lensa Maluku, – Bupati Buru, Ikram Umasugi harapkan agar Universitas Iqra Buru (Uniqbu) terus melahirkan generasi unggul.
“Semoga Universitas Igra Buru terus melahirkan generasi unggul, berkarakter, dan siap mengabdi bagi tanah Buru, Maluku, dan Indonesia,”harapkan Bupati, Ikram Umasugi saat memberikan sambutan pada Rapat Senat Terbuka Luar Biasa Dalam Rangka Wisuda Sarjana Angkatan XIX Tahun Akademik 2024-2025, bertempat di Auditorium AR Tukuboya Kampus Uniqbu Namlea, Sabtu (30/08/2025).
Rapat Senat Terbuka Luar Biasa itu dipimpin Rektor Uniqbu, Muhamad Sehol dengan mewisudakan 371 mahasiswa dari delapan fakultas.
Hadir dalam kegiatan wisuda sarjana itu, Asisten I, Djalaludin Salampessy , mewakili Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa.
Mengawali sambutannya, Bupati Buru kharismatik asal Partai Kebangkitan Bangsa ini terlebih dahulu mengajak Civitas Akademika Uniqbu dan seluruh tamu undangan yang hadir untuk memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, karena atas rahmat dan karunia-Nya semua dapat berkumpul dalam suasana penuh kebahagiaan, menyaksikan momentum bersejarah bagi anak-anak kita, mengikuti prosesi wisuda sarjana dalam keadaan Sehat Wal-Afiyat
Selanjutnya Ikram Umasugi mengatakan, bahwa dalam khazanah peradaban, pendidikan selalu ditempatkan sebagai pilar utama kemajuan bangsa.
“Dalam Islam, wahyu pertama yang diturunkan adalah perintah untuk membaca, yang menunjukkan betapa ilmu adalah pintu segala peradaban,”sentil Ikram.
Untuk itu, Ikram mengajak seluruh wisudawan/ti untuk tidak melupakan tiga hal. Pertama, Bersyukur kepada Allah SWT yang memberi kesehatan dan kesempatan.
Kedua, Baktilah kepada orang tua, karena doa merekalah yang mengantarkan kalian hari ini.
“Ketiga, mengabdi kepada daerah dan bangsa, sebab ilmu kalian adalah karunia yang harus dipertanggung jawabkan,”pungkas Ikram.
“Semoga Universitas Igra Buru terus melahirkan generasi unggul, berkarakter, dan siap mengabdi bagi tanah Buru,
Maluku, dan Indonesia,”sambung Ikram.
Sebelum mengakhiri sambutannya, Ikram secara khusus menyampaikan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati
Angkatan XIX Tahun 2025.
“Akhirnya dengan selalu memohon petunjuk dan kekuatan Allah SWT, mudah-mudahan apa yang telah kita capai bersama dapat bermanfaat dan berguna bagi kemaslahatan umat di daerah ini, dan apa yang akan kita laksanakan kedepan mudah-mudahan selalu dirahmati dan diridhoi oleh Allah SWT,”doain Ikram disambung dengan kata Amin Ya Rabbal Aalamimn.
Kepada wisudawan/ti, Ikram juga turut mengingatkan, kalau seorang sarjana memiliki dua tanggung jawab besar, yakni tanggungjawab akademis. Dimana mereka : dituntutagar selalu menjaga integritas, terus mengembangkan pengetahuan, dan tidak berhenti belajar.
Berikutnya, tanggung jawab sosial, agar para alumni Uniqbu ini mengabdikan ilmu untuk kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara.
“Adik-adiku, jangan pernah merasa bahwa perjalanan
kalian sudah selesai. Hari ini justru titik awal perjuangan. Ingatlah, bahwa dunia ini tidak memberi jalan mudah bagi siapa pun. Tetapi mereka yang tekun, sabar, dan berani keluar dari zona nyaman, akan menemukan keberhasilan yang hakiki,”gugah Ikram.
Mengutip sebuah pesan Algur’an di ujung setiap Ikram lalu menyentil isi pesan dalam salah satu ayat Alquran, kalau kesulitan selalu terhampar jalan kemudahan, juga kegagalan dan bukan akhir, melainkan guru terbaik.
Persaingan bukan ancaman, melainkan sarana untuk meningkatkan kapasitas diri. Dan kesuksesan autentik bukan hanya diukur dari seberapa tinggi jabatan diraih, tetapi seberapa besar manfaat yang diberikan kepada orang lain.
Menyentil soal kekayaan alam, budaya, dan kearifan lokal,vditegaskannya, kalau potensi itu hanya akan bernilai bila diolah dengan ilmu pengetahuan.
Idealnya karya nyata: mengembangkan ekonomi kreatif, meningkatkan produktivitas pertanian, ditransformasikan menjadi memajukan pendidikan, menjaga kelestarian lingkungan, dan membangun masyarakat yang sehat dan sejahtera.
Dengan kata lain, lanjut Ikram, para alumni Uniqbu ini tidak hanya dituntut utuh menjadi pencari kerja, tetapi juga pencipta peluang kerja,
pemimpin perubahan, dan pionir pembangunan. (LM-04)
Discussion about this post