Lensa Maluku – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra terbaik Maluku. AKP Rifaizal Samual, S.I.K., M.K., resmi menyandang gelar Doktor Ilmu Kepolisian setelah berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul “Model Pencegahan Radikalisme di Institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia” dalam sidang terbuka promosi doktor di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK-PTIK), Jumat (19/6/2026).
Perwira Polri asal Negeri Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah tersebut dinyatakan lulus dengan predikat Cumlaude dan meraih nilai 95,3 (A), sebuah capaian akademik yang menunjukkan kualitas intelektual, dedikasi, dan komitmennya dalam pengembangan ilmu kepolisian.
AKP Rifaizal Samual juga dikenal sebagai putra dari H. Azis Samual, tokoh asal Maluku yang saat ini menjabat sebagai Komisaris pada PT Pupuk Kalimantan Timur, salah satu perusahaan pupuk terbesar di Asia Tenggara yang merupakan anak Perusahaan dari PT Pupuk Indonesia (Persero).
Meski berasal dari keluarga yang memiliki kiprah luas di tingkat nasional, Rifaizal memilih membangun jalan pengabdiannya sendiri melalui institusi Kepolisian Republik Indonesia dan dunia akademik.
Keberhasilannya dalam meraih gelar doktor tidak diperoleh secara instan. Di tengah kesibukannya sebagai anggota Polri, ia mampu menunjukkan konsistensi dan disiplin tinggi dalam menempuh pendidikan hingga mencapai jenjang akademik tertinggi.
Sidang terbuka promosi doktor tersebut dipimpin oleh Dr. Rudi Eko Sudarto dan dihadiri para akademisi, guru besar, serta pakar kepolisian nasional.
Disertasi yang diangkat AKP Rifaizal Samual mendapat perhatian khusus karena membahas isu strategis mengenai pencegahan radikalisme di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Melalui penelitiannya, ia menawarkan model pencegahan radikalisme yang menitikberatkan pada penguatan wawasan kebangsaan, pembinaan personel, pengawasan internal yang efektif, serta peningkatan integritas anggota Polri.
Kajian tersebut dinilai penting dalam memperkuat ketahanan institusi menghadapi berbagai tantangan keamanan yang semakin kompleks.
Direktur Pascasarjana STIK-PTIK, Dr. Kif Aminanto, memberikan apresiasi terhadap keberanian AKP Rifaizal Samual dalam mengangkat tema yang sensitif namun sangat relevan bagi pengembangan institusi kepolisian.
Menurutnya, penelitian tersebut membuka ruang akademik yang konstruktif untuk memperkuat profesionalisme dan ketahanan internal Polri melalui pendekatan ilmiah yang objektif dan berbasis penelitian.
Sementara itu, Dr. Sidratahta Mukhtar menilai AKP Rifaizal Samual sebagai sosok “perwira penantang arus” karena keberaniannya mengangkat isu yang jarang menjadi fokus kajian akademik kepolisian.
Ia berharap kemampuan akademik dan keberanian intelektual yang dimiliki putra Maluku tersebut dapat memberikan kontribusi nyata terhadap reformasi Polri di masa mendatang.
Di luar dunia akademik, AKP Rifaizal Samual akrab disapa Ical sangat dikenal sebagai sosok muda yang tegas, berwibawa, dan disiplin dalam menjalankan tugas. Namun di sisi lain, ia juga dikenal santun dalam berkomunikasi, rendah hati dalam pergaulan, serta dekat dengan masyarakat.
Karakter tersebut membuatnya dihormati oleh rekan kerja sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda. Banyak pihak menilai keberhasilannya merupakan perpaduan antara kecerdasan intelektual, integritas moral, dan komitmen terhadap pengabdian kepada bangsa dan negara.
Bagi masyarakat Maluku, capaian ini menjadi kebanggaan tersendiri. Dari Negeri Liang lahir seorang putra daerah yang berhasil menorehkan prestasi akademik tertinggi di bidang ilmu kepolisian serta menghadirkan gagasan ilmiah yang berpotensi memperkuat institusi Polri.
Prestasi AKP Rifaizal Samual sekaligus menjadi pesan bahwa putra-putri Maluku memiliki kapasitas untuk bersaing di tingkat nasional melalui pendidikan, dedikasi, dan kerja keras.
Keberhasilannya meraih gelar doktor dengan predikat Cumlaude menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus belajar, berkarya, dan mengabdikan diri bagi kemajuan bangsa.
Dari Negeri Liang di Maluku Tengah, lahir seorang Doktor Ilmu Kepolisian yang tidak hanya membawa kebanggaan bagi keluarga dan daerahnya, tetapi juga menghadirkan kontribusi pemikiran bagi masa depan Kepolisian Republik Indonesia.
Dengan nilai 95,3 (A), predikat Cumlaude, serta disertasi yang mendapat apresiasi luas dari kalangan akademisi dan praktisi kepolisian, AKP Rifaizal Samual membuktikan bahwa kerja keras, disiplin, dan keberanian intelektual mampu mengantarkan anak daerah dari Timur Indonesia menuju puncak akademik nasional, (LM-10).









Discussion about this post