Berita Terkini Maluku
Sunday, August 31, 2025
  • Login
  • Berita
    • Maluku
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Wisata
No Result
View All Result
  • Berita
    • Maluku
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Wisata
No Result
View All Result
Berita Terkini Maluku
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Dihadang Massa, Polisi Hamburkan Tembakan Usai Sisir GB

Admin by Admin
May 24, 2021
in Uncategorized

Lensa Maluku,- Polisi menghamburkan tembakan ke udara saat dihadang massa di Desa Dava, Kec.Waelata, Kabupaten Buru, usai menyisir lokasi tambang ilegal di Gunung Botak, mengakibatkan 15 PETI yang sempat diamankan meloloskan diri.

Namun dalam insiden itu, dua oknum penambang yang dicurigai sebagai provokator berhasil diamankan di Mapolres Pulau Buru.
Dua oknum yang diamankan, yakni Mantan Kades Widit, Kaban Tihun alias Managula dan kerabatnya, Ibrahim Tihun.

RELATED POSTS

Bersama Warga Binaan, Lapas Wahai Panen Tomat Perdana di Kebun Rumah Dinas

Gubernur Maluku Serahkan Bantuan Rp2 Miliar untuk Recovery Bencana Sosial di Hunuth dan Masihulan

Keduanya juga diketahui sebagai pelaku tambang di GB dan dalam insiden penghadangan di Desa Dava dicurigai yang memprovokasi massa menghambat perjalanan aparat keamanan kembali ke Namlea.

“Keduanya diamankan karena diduga sebagai provokator pengerah massa saat menghadang aparat kepolisian,” tegas Kasat Intel Polres Pulau Buru, Iptu Sirilus Atajalim, Senin (24/05/2021).

Iptu Sirilus Atajalim juga mengungkapkan ada satu oknum mengaku wartawan sempat ribut mulut dengan kasat Sabhara, Iptu JR Soplanit saat dilakukan penertiban di lokasi pagar senk GB.

Selanjutnya, wartawan media ini melaporkan, penertiban PETI di Gunung Botak dilaksanakan Polres Pulau Buru dipimpin Kasat Sabhara, lIptu JR. Kasat Sabhara ditemamini Kasat Intelkam, Iptu Sirilus Atajalim, Kasat Reskrim, Iptu Handy Dwi Ashari S.t.k. S.i.k, Kasat Pol Airud, Iptu jefelery Manuhua, Kasium Polres , Ipda Marsid, KBO, Ipda Adhitya Wiratama s.t.k didukung satuan berkekuatan 40 personil.

Penertiban dilakukan seban aktifitas PETI di GB tidak terkontrol dan berdampak pada pencemaran lingkungan dan rusaknya lingkungan.

Pencemaran terjadi karena para penambang ilegal masih menggunakan bahan kimia Merkuri sebagai media penagkap emas yang sangat berbahaya dalam jangka panjang bagi manusia dan mahluk hidup lainnya.

Sedangkan kerusakan timbul karena penambangan sudah kembali menggunakan metode tembak larut (dompeng) dan Metode Lubang dengan kedalaman kurang lebih 20 meter bahkan ada yang lebih dalam lagi, sehingga menimbulkan lobang – lobang besar yang seringkali longsor dan memakan korban jiwa.

Tim kepolisian pada 12:20 WIT tim tiba di Jalur D, Dusun Wamsait jalur dan langsung bergerak naik ke GB untuk melaksanaksn penertiban.

Di GB polisi menemukan ada 15 PETI yang sedang beraktifitas. Sedangkan yang lainnya sudah kabur sebelum polisi tiba.
Berada di GB selama beberapa jam, polisi lalu turun gunung dengan membawa 15 PETI yang tertangkap basah.

Namun saat rombongan penertiban GB dalam perjalanan balik ke Namlea pukul 17.00 wit, saat berada di Desa Dava rombongan telah dihadang massa . Mereka menutup jalan umum dengan kayu dan batu.

Massa dalam jumlah yang besar itu, memaksa polisi melepas 15 PETI yang tertangkap.
Dalam keributan itu terdengar teriakan dari kubu massa agar melepas PETI ini.

Ada yang bersuara agar lolisi juga harus tangkap pemilik dompeng dan lubang galian dan jangan hanya pekerjs saja yang tertangkap.

Gara-gara penghadangan itu, menyebabkan situasi sempat memanas di TKP. Masyarakat yang menghadang juga terus memprovokasi aparat kepolisian.

Situasi yang nyaris chaos ini dimanfaatkan 15 PETI melompat dari truk polisi dan kabur ke kebun warga .

Terdengar puluhsn kali polisi menghqmburkan tembakan peringatan ke udara, tapi 15 PETI ini terus kabur dan massa yang menghadang juga tidak bergeming dan terus bertahan menghadang aparat.

Setelah terhadang kurang lebih 45 menit di Desa Dava, rombongan akhirnya kembali ke Namlea usai mampu menenangkan keributan itu.(LM-04)

Admin

Admin

Related Posts

Bersama Warga Binaan, Lapas Wahai Panen Tomat Perdana di Kebun Rumah Dinas

Bersama Warga Binaan, Lapas Wahai Panen Tomat Perdana di Kebun Rumah Dinas

by Admin
August 30, 2025
0

Lensa Maluku, – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai kembali menunjukkan keseriusannya dalam melaksanakan pembinaan kemandirian bidang pertanian dengan melaksanakan...

Gubernur Maluku Serahkan Bantuan Rp2 Miliar untuk Recovery Bencana Sosial di Hunuth dan Masihulan

Gubernur Maluku Serahkan Bantuan Rp2 Miliar untuk Recovery Bencana Sosial di Hunuth dan Masihulan

by Admin
August 30, 2025
0

Lensa Maluku, - Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, menyerahkan bantuan recovery bencana sosial senilai Rp2 miliar kepada Pemerintah Kota Ambon dan...

Barnabas Orno Diamanahkan  Pimpin Hanura Maluku, 9 DPC Hanura Tolak dan Gugat ke Mahkamah Partai

Barnabas Orno Diamanahkan Pimpin Hanura Maluku, 9 DPC Hanura Tolak dan Gugat ke Mahkamah Partai

by Admin
August 30, 2025
0

Lensa Maluku, - Musyawarah Daerah (Musda) IV Partai Hanura Provinsi Maluku diwarnai penolakan dari sembilan Dewan Pimpinan Cabang (DPC). Mereka...

Gubernur Maluku Ikuti Vicon Gerakan Pangan Murah Serentak di 7.285 Kecamatan se-Indonesia

Gubernur Maluku Ikuti Vicon Gerakan Pangan Murah Serentak di 7.285 Kecamatan se-Indonesia

by Admin
August 30, 2025
0

Lensa Maluku, - Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mengkuti kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM)...

Segudang Prestasi Dicapai Uniqbu, Enam Tahun  Selalu Digjaya di Bidang Penelitian

Segudang Prestasi Dicapai Uniqbu, Enam Tahun Selalu Digjaya di Bidang Penelitian

by Admin
August 30, 2025
0

Lensa Maluku, - Segudang prestasi telah diraih Universitas Iqra Buru (Uniqbu) yang bermarkas di Namlea, Ibukota Kabupaten Buru, Maluku. Salah...

Next Post
Salampessy  Tegaskan SK Berkarya  Muchdi Pr Masih Sah Sejumlah Pihak Jangan Gagal Paham, Ini Pesannya

Salampessy Tegaskan SK Berkarya Muchdi Pr Masih Sah Sejumlah Pihak Jangan Gagal Paham, Ini Pesannya

SK Menkumham Dan Sipol Jadi Acuan, KPU Bursel Turunkan Bendera Berkarya HMP, Ini Pesannya

SK Menkumham Dan Sipol Jadi Acuan, KPU Bursel Turunkan Bendera Berkarya HMP, Ini Pesannya

Discussion about this post

RECOMMENDED

Jelang Rakernis Ditjenpas Maluku, Lapas Wahai Siapkan Periode Capaian Kinerja

Jelang Rakernis Ditjenpas Maluku, Lapas Wahai Siapkan Periode Capaian Kinerja

August 30, 2025
Bersama Warga Binaan, Lapas Wahai Panen Tomat Perdana di Kebun Rumah Dinas

Bersama Warga Binaan, Lapas Wahai Panen Tomat Perdana di Kebun Rumah Dinas

August 30, 2025

Berita Populer

  • BNRN Laksanakan Deklarasi Pembentukan Pengurus Program Makan Bergizi Di Namlea

    BNRN Laksanakan Deklarasi Pembentukan Pengurus Program Makan Bergizi Di Namlea

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Quick Count Pilkada Bursel Safitri – Hempri Unggul 36 Persen mengalahkan Dua Pesaingnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Oknum Tim Kampanye MANDAT Ketangkap Main Judi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Safitri Terus Perjuangkan Nasib PTT Untuk Tidak Dihapus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DARMAPALA UNIDAR Ambon akan melaksanakan Jambore Pencinta Alam Maluku, Aliasa Samal; Progres Panitia Sudah 67%

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Contact

© 2022 Lensamaluku.com

No Result
View All Result
  • Berita
    • Maluku
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Wisata

© 2022 Lensamaluku.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In