Lensa Maluku, – Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Namlea Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Maluku menjadi salah satu peserta dalam kegiatan Bakti Sosial (Baksos) Donor Darah yang diselenggarakan Kejaksaan Negeri (Kejari) Buru dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) Kejaksaan Ke-80, Jumat (29/8).
Dengan melibatkan tenaga kesehatan (nakes) dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Namlea, Kepala Urusan Tata Usaha, Yullian H. Tomasoa, bersama 3 orang petugas Lapas Namlea mengikuti baksos donor darah yang dilakukan di halaman depan Kantor Kejari Buru.
Yullian mengatakan keikutsertaan Lapas Namlea dalam giat tersebut merupakan partisipasi aktif Lapas Namlea untuk ikut menyukseskan rangkaian kegiatan Harlah Kejaksaan yang akan jatuh pada 2 September mendatang.
“Sebelumnya kami telah menerima undangan untuk kegiatan ini, dan kami hadirkan tiga petugas. Kehadiran kami bukan hanya untuk menyemarakkan Harlah Kejaksaan ke-80, tetapi juga sebagai aksi kemanusiaan dan kepedulian terhadap sesama,” ujarnya.
Secara terpisah, Kepala Lapas Namlea, M. M. Marasabessy menyampaikan kehadiran Lapas Namlea pada kegiatan ini merupakan upaya dalam menjaga dan mempererat sinergitas dengan Kejari Buru sebagai sesama Aparat Penegak Hukum (APH).
“Partisipasi kami dalam giat ini, tidak hanya sekedar aksi sosial semata, tetapi bagian dari upaya meningkatkan sinergitas lintas sektor dengan Kejaksaan sebagai sesama instansi yang berkaitan tugasnya dengan Lapas dalam sistem peradilan pidana. Selain itu kami harap sumbangsih petugas dalam donor darah ini memberikan manfaat dan disalurkan kepada yang berhak,” harap Marasabessy.
Sementara itu, Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejari Buru, Destia, selaku panitia harlah menyampaikan kegiatan ini mencerminkan kepedulian sosial Kejaksaan kepada masyarakat, sejalan dengan landasan moral “Trikrama Adhyaksa”.
“Kegiatan bakti sosial ini kita adakan sebagai bentuk “Menghargai Sesama Manusia” (Trikama Adiyaksa). Semoga apa yang kita lakukan, atau bakti sosial ini bisa membantu dalam hal kemanusiaan,” ujar Destia.
Kegiatan baksos ini berhasil mengumpulkan 30 kantong darah dari sukarelawan yang hadir. Tidak hanya Lapas Namlea, peserta juga berasal dari unsur Pemerintah Daerah Kabupaten Buru, Pengadilan Negeri (PN) Namlea, Kodim 1506/Namlea, DPRD Buru, Polres Buru dan instansi vertikal lainnya di lingkup Kabupaten Buru. (LM-04)
Discussion about this post