Berita Terkini Maluku
Monday, October 19, 2026
  • Login
  • Berita
    • Maluku
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Wisata
No Result
View All Result
  • Berita
    • Maluku
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Wisata
No Result
View All Result
Berita Terkini Maluku
No Result
View All Result
Home Uncategorized

HUT ke-18 Buru Selatan, Sami Latubual Dorong Negara Lebih Hadir Lindungi Masyarakat Adat

Admin by Admin
July 19, 2026
in Uncategorized
HUT ke-18 Buru Selatan, Sami Latubual Dorong Negara Lebih Hadir Lindungi Masyarakat Adat

Lensa Maluku, — Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Kabupaten Buru Selatan pada 21 Juli 2026 menjadi ruang refleksi bagi Ketua Lembaga Geba Buru, Sami Latubual, S.H., M.H. Ia mengajak seluruh pihak melihat kembali perjalanan pembangunan daerah, terutama tentang sejauh mana kehadiran negara dalam melindungi dan meningkatkan kesejahteraan Masyarakat Adat Buru Selatan.

Bagi Sami, usia 18 tahun bukan hanya angka perayaan. Lebih dari itu, menjadi waktu untuk menilai kembali arah pembangunan agar tidak meninggalkan masyarakat adat yang selama ini menjadi penjaga tanah, hutan, laut, dan nilai budaya di “Bumi Lolik Lalen Fedak Fena”.

RELATED POSTS

HIPMMAST Maluku Resmi Dilantik, Yani Salampessy Ajak Generasi Muda Bersatu dan Berkontribusi bagi Daerah

Ishak Latuconsina SH Minta Pemda Buru Selatan Jangan Gegabah Bayar Klaim Jalan 2011, Jika Tidak Hati-Hati Bisa Jadi Temuan BPK

“Buru Selatan tidak akan pernah ada tanpa keberadaan Masyarakat Adat Buru yang telah menjaga tanah leluhur, hutan, laut, dan adat istiadat dari generasi ke generasi,” ujar Sami Latubual dalam refleksinya menyambut HUT ke-18 Kabupaten Buru Selatan.

Sebagai Ketua Lembaga Geba Buru, Sami melihat masyarakat adat bukan hanya sebagai bagian dari sejarah daerah, tetapi sebagai fondasi utama pembangunan Buru Selatan. Karena itu, menurutnya, pembangunan harus menghadirkan manfaat nyata hingga ke negeri-negeri adat.

Ia menyoroti sejumlah kebutuhan dasar masyarakat adat yang masih menjadi pekerjaan bersama, mulai dari pelayanan publik, pemberdayaan ekonomi, rumah layak huni, akses air bersih, listrik, hingga infrastruktur jalan menuju wilayah-wilayah adat.

Menurut Sami, masyarakat adat harus diberi ruang untuk berkembang di tanahnya sendiri, bukan menjadi penonton atas perubahan yang terjadi di wilayah leluhurnya.

Memperjuangkan Masa Depan Anak Adat

Perhatian Sami juga tertuju pada masa depan generasi muda adat Buru Selatan. Ia menilai pendidikan dan kesehatan menjadi dua sektor penting yang menentukan keberlanjutan masyarakat adat.

Ia mendorong agar anak-anak adat mendapatkan akses pendidikan berkualitas, dukungan beasiswa, serta kesempatan untuk kembali mengabdi dan membangun daerah setelah menyelesaikan pendidikan.

Di bidang kesehatan, Sami meminta agar pelayanan medis dapat menjangkau seluruh negeri adat sehingga masyarakat tidak mengalami kesulitan hanya karena persoalan jarak dan akses.

“Anak-anak adat adalah masa depan Buru Selatan. Mereka harus mendapatkan kesempatan yang sama untuk maju,” kata Sami.

Suara Kritis soal Hutan Adat

Salah satu perhatian terbesar Sami adalah persoalan kawasan hutan yang bersinggungan dengan wilayah adat masyarakat Buru Selatan.

Ia menyampaikan bahwa masih terdapat sejumlah negeri adat yang wilayahnya masuk dalam kawasan hutan, termasuk kawasan hutan lindung, meskipun keberadaan kampung-kampung tersebut telah ada jauh sebelum Indonesia merdeka.

Sami menilai penyelesaian persoalan tersebut harus dilakukan melalui dialog dan penataan kebijakan yang menghormati hak masyarakat adat.

Baginya, hutan tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga memiliki nilai kehidupan, budaya, dan spiritual bagi masyarakat adat.

“Hutan bagi masyarakat adat bukan sekadar kawasan. Hutan adalah sumber kehidupan, tempat mencari pangan, obat-obatan, dan bagian dari identitas budaya,” ujarnya.

Ia berharap pemerintah pusat dan pemerintah daerah dapat mempercepat penyelesaian status wilayah adat agar masyarakat dapat mengelola hutan adat secara legal dan bertanggung jawab.

Mendorong Perda Perlindungan Masyarakat Adat

Selain persoalan hutan adat, Sami juga kembali menyuarakan pentingnya percepatan pengesahan Peraturan Daerah tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Masyarakat Adat di Kabupaten Buru Selatan.

Menurutnya, regulasi tersebut akan menjadi dasar penting untuk memberikan kepastian hukum terhadap keberadaan masyarakat adat, wilayah adat, serta program pembangunan yang berpihak kepada mereka.

“Tanpa regulasi yang kuat, perlindungan masyarakat adat akan sulit berjalan secara maksimal,” tegas Sami.

Kai Wait sebagai Gerakan Nyata

Bagi Sami Latubual, semangat “Kai Wait” tidak boleh berhenti sebagai simbol persaudaraan masyarakat Buru. Nilai tersebut harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam menjaga adat, melindungi lingkungan, dan memastikan kesejahteraan masyarakat.

Ia mengajak pemerintah daerah, DPRD, tokoh adat, serta seluruh elemen masyarakat untuk membangun Buru Selatan secara bersama-sama dengan menghormati akar budaya dan sejarah masyarakat adat.

“Buru Selatan kuat karena adatnya kuat. Menjaga adat berarti menjaga masa depan Buru Selatan,” kata Sami.

Pada HUT ke-18 Kabupaten Buru Selatan, suara Sami Latubual menjadi pengingat bahwa pembangunan bukan hanya tentang infrastruktur dan angka pertumbuhan, tetapi juga tentang memastikan masyarakat adat tetap hidup bermartabat di tanah leluhurnya.(LM-03)
#Salam Kai Wait.

Admin

Admin

Related Posts

HIPMMAST Maluku Resmi Dilantik, Yani Salampessy Ajak Generasi Muda Bersatu dan Berkontribusi bagi Daerah

HIPMMAST Maluku Resmi Dilantik, Yani Salampessy Ajak Generasi Muda Bersatu dan Berkontribusi bagi Daerah

by Admin
October 18, 2026
0

Lensa Maluku, — Semangat persaudaraan, kebersamaan, dan harapan untuk masa depan menjadi pesan utama dalam pelantikan pengurus Himpunan Pelajar dan...

Ishak Latuconsina SH Minta Pemda Buru Selatan Jangan Gegabah Bayar Klaim Jalan 2011, Jika Tidak Hati-Hati Bisa Jadi Temuan BPK

Ishak Latuconsina SH Minta Pemda Buru Selatan Jangan Gegabah Bayar Klaim Jalan 2011, Jika Tidak Hati-Hati Bisa Jadi Temuan BPK

by Admin
October 18, 2026
0

Lensa Maluku, - Aksi palang jalan dan tuntutan ganti rugi oleh beberapa warga Desa Labuang, Kecamatan Namrole, Kabupaten Buru Selatan...

MICHAEL WATTIMENA DAN HARAPAN BARU MALUKU: MENGAWAL KEKAYAAN ALAM UNTUK KESEJAHTERAAN RAKYAT

MICHAEL WATTIMENA DAN HARAPAN BARU MALUKU: MENGAWAL KEKAYAAN ALAM UNTUK KESEJAHTERAAN RAKYAT

by Admin
October 18, 2026
0

Lensa Maluku, - Maluku merupakan salah satu daerah yang dianugerahi kekayaan sumber daya alam yang melimpah. Potensi kelautan, perikanan, pertambangan,...

BEM Nusantara Maluku Apresiasi Peran Sekwan DPRD Kota Ambon, Dorong Pelayanan Publik dan Kepercayaan Masyarakat

BEM Nusantara Maluku Apresiasi Peran Sekwan DPRD Kota Ambon, Dorong Pelayanan Publik dan Kepercayaan Masyarakat

by Admin
October 18, 2026
0

Lensa Maluku, — BEM Nusantara Maluku mengapresiasi peran Sekretaris DPRD Kota Ambon, Alfian Lewenussa, dalam mendukung upaya mendekatkan lembaga legislatif...

Mitra halocoko Merasa Di Telantarkan, 90 Ice Cream Rusak, Kompensasi 50 Persen Di Persoalkan

Mitra halocoko Merasa Di Telantarkan, 90 Ice Cream Rusak, Kompensasi 50 Persen Di Persoalkan

by Admin
October 17, 2026
0

Lensa Maluku - Kepercayaan mitra terhadap pelayanan PT Jaya Abadi Ice Cream, perusahaan yang menaungi produk es krim halocoko, mulai...

Next Post
HUT ke-18 Buru Selatan Jadi Momentum Memperkuat Sinergi Membangun Daerah Yang Humanis

HUT ke-18 Buru Selatan Jadi Momentum Memperkuat Sinergi Membangun Daerah Yang Humanis

Tokoh Pemekaran Natanel Solissa Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Dukung Bupati Buru Selatan Percepat Kemajuan Daerah

Tokoh Pemekaran Natanel Solissa Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Dukung Bupati Buru Selatan Percepat Kemajuan Daerah

Discussion about this post

RECOMMENDED

HIPMMAST Maluku Resmi Dilantik, Yani Salampessy Ajak Generasi Muda Bersatu dan Berkontribusi bagi Daerah

HIPMMAST Maluku Resmi Dilantik, Yani Salampessy Ajak Generasi Muda Bersatu dan Berkontribusi bagi Daerah

October 18, 2026
Ishak Latuconsina SH Minta Pemda Buru Selatan Jangan Gegabah Bayar Klaim Jalan 2011, Jika Tidak Hati-Hati Bisa Jadi Temuan BPK

Ishak Latuconsina SH Minta Pemda Buru Selatan Jangan Gegabah Bayar Klaim Jalan 2011, Jika Tidak Hati-Hati Bisa Jadi Temuan BPK

October 18, 2026

Berita Populer

  • BNRN Laksanakan Deklarasi Pembentukan Pengurus Program Makan Bergizi Di Namlea

    BNRN Laksanakan Deklarasi Pembentukan Pengurus Program Makan Bergizi Di Namlea

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPD Golkar Bursel Mengecam Keras Tindakan Pemukulan oleh ZT Kepada Korbid Kepartain Golkar Bursel, Polres di Minta Percepat Proses Hukum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Quick Count Pilkada Bursel Safitri – Hempri Unggul 36 Persen mengalahkan Dua Pesaingnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Temuan Belatung di MBG, Ketua BRNR Bursel Sudirman Buton Tegaskan Prosedur Keamanan dan Kebersihan MBG Jadi Prioritas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Siswi 17 Tahun Bersama Keluarga Laporkan Dugaan Kekerasan dan Asusila, Desak Kapolri Usut Tuntas Oknum Polisi Bripda M.J.S. di Bursel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Contact

© 2022 Lensamaluku.com

No Result
View All Result
  • Berita
    • Maluku
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Wisata

© 2022 Lensamaluku.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In