Berita Terkini Maluku
Thursday, January 15, 2026
  • Login
  • Berita
    • Maluku
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Wisata
No Result
View All Result
  • Berita
    • Maluku
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Wisata
No Result
View All Result
Berita Terkini Maluku
No Result
View All Result
Home Uncategorized

PELEPASLIARAN SATWA LIAR ENDEMIK KEPULAUAN MALUKU

Admin by Admin
September 25, 2025
in Uncategorized
PELEPASLIARAN SATWA LIAR ENDEMIK KEPULAUAN MALUKU

Lensa Maluku, – Negeri Hutumuri, Rabu 24 September 2025 pukul 10:00 WIT bertempat di Kawasan Hutan Lindung yang berada di Kota Ambon, Provinsi Maluku telah dilakukan kegiatan pelepasliaran ke habitat aslinya sebanyak sebanyak 9 (sembilan) ekor satwa dengan rincian 6 (enam) ekor Nuri Maluku (Eos bornea), dan 3 (tiga) ekor Nuri Bayan (Eclectus roratus).

Satwa ini adalah hasil penyelamatan dan pengamanan peredaran TSL petugas Polhut Balai KSDA Maluku di Pos Pelabuhan Yos Sudarso, dan Pelabuhan Ferry Masohi di wilayah kerja Seksi Konservasi Wilayah II Masohi. Selain itu ada terdapat juga satwa hasil tranlokasi dari Balai KSDA DKI Jakarta.

RELATED POSTS

Peletakan Batu Pertama Masjid Awaludin di Desa Ilath Perkuat Kebersamaan Warga

Direktur Utama LKI Maluku Usman Warang: TPP Guru Jangan Dipolitisir, Gubernur Fokus Bangun Daerah

Sebelum satwa tersebut dilepasliarkan di habitat aslinya, terlebih dahulu dilakukan penanganan di Pusat Konservasi Satwa Kepulauan Maluku dengan menjalani proses karantina, rehabilitasi dan pemeriksaan kesehatan.

Pemeriksaaan kesehatan satwa meliputi kondisi fisik satwa (sehat fisik dan bebas penyakit) serta pemeriksaaan sifat dan karakter liar satwa, sehingga dari hasil pemeriksaan tersebut diketahui bahwa satwa-satwa yang akan dilepasliarkan tersebut berada dalam kondisi yang sehat, bebas dari penyakit dan cukup liar.

Kegiatan pelepasliaran satwa merupakan salah satu upaya konservasi yang dilakukan untuk mendukung Role Model Balai KSDA Maluku dalam upaya penanganan jaringan peredaran TSL illegal di Kepulauan Maluku. Pada kegiatan pelepasliaran ini, turut dihadiri dan dilibatkan beberapa perwakilan masyarakat sebagai bagian dari upaya edukasi peningkatan pengetahunan pengetahuan masyarakat akan pentingnya konservasi satwa liar.

Ditempat terpisah, Kepala Balai KSDA Maluku Bapak Danny H. Pattipeilohy, S.Pi., M.Si. mengapresiasi dan berterimakasih kepada seluruh staf dan undangan yang sudah bersedia terlibat dan membantu dalam kegiatan pelepasliaran satwa endemik Kepulauan Maluku ini, khususnya satwa endemik Pulau Buru, Pulau Ambon dan Kepulauan Lease seperti Nuri Maluku (Eos bornea) yang penyebaran dan habitat alaminya hanya dapat di temui di wilayah tersebut.

Proses rehabilitasi ini memerlukan waktu dan proses yang berbeda di setiap individu satwa agar satwa-satwa tersebut siap dan layak di lepasliarkan ke habitat aslinya. Besar harapan agar satwa-satwa yang dilepasliarkan ini dapat cepat beradaptasi dan berkembang biak di lingkungan barunya sehingga akan membawa dampak pada peningkatan populasi satwa yang ada di wilayah Kepulauan Maluku.

Sebagai informasi bahwa burung Nuri Maluku (Eos bornea) merupakan satwa asli Kepulauan Maluku dan memliki 2 (dua) sub spesies yaitu jenis yang terdapat di Pulau Buru serta Pulau Ambon dan Kepulauan Lease (Haruku, Saparua, Seram, Watubela, Tayandu dan Kei). Sedangkan Nuri Bayan (Eclectus roratus) merupakan satwa khas Walacea dan memiliki 9 (Sembilan) sub spesies dan 4 (empat) diantaranya ada di Kepulauan Maluku (Maluku Tengah, Maluku Utara, Tanimbar dan Kei). Tentunya kedua satwa ini statusnya dilindungi undang-undang.

Dipilihnya kawasan Hutan Lindung Negeri Hutumuri yang berada di Kota Ambon, Provinsi Maluku sebagai lokasi pelepasliaran satwa dikarenakan wilayah tersebut merupakan salah satu habitat asli dari satwa-satwa yang akan dilepasliarkan.

Selain itu kondisi kawasan masih cukup asri dan rimbun juga terjaga dengan komposisi pohon dan jumlah pakan yang melimpah sangat cocok untuk dijadikan lokasi pelepasliaran satwa. Diharapkan dengan dilakukan pelepasliaran satwa endemik Kepulauan Maluku di wilayah ini akan menjadi contoh kepada masyarakat untuk turut serta menjaga sumber daya alam (SDA) khususnya satwa endemik agar tidak punah di habitat aslinya. (LM-05)

Admin

Admin

Related Posts

Peletakan Batu Pertama Masjid Awaludin di Desa Ilath Perkuat Kebersamaan Warga

Peletakan Batu Pertama Masjid Awaludin di Desa Ilath Perkuat Kebersamaan Warga

by Admin
January 15, 2026
0

Lensa Maluku,— Masyarakat Waiula Rumah Tiga, Desa Ilath, Kecamatan Batabual, Kabupaten Buru, Maluku, menggelar doa bersama dan peletakan batu pertama...

Direktur Utama LKI Maluku Usman Warang: TPP Guru Jangan Dipolitisir, Gubernur Fokus Bangun Daerah

Direktur Utama LKI Maluku Usman Warang: TPP Guru Jangan Dipolitisir, Gubernur Fokus Bangun Daerah

by Admin
January 15, 2026
0

Lensa Maluku - Direktur Utama Lembaga Kajian Independen (LKI) Maluku, Usman Warang, meminta seluruh pihak untuk tidak mempolitisasi persoalan Tambahan...

TPP Guru SMA/SMK Maluku Tahun 2024 Sudah Ditandatangani, Sisa 97 Sekolah Jadi Penerima

TPP Guru SMA/SMK Maluku Tahun 2024 Sudah Ditandatangani, Sisa 97 Sekolah Jadi Penerima

by Admin
January 14, 2026
0

Lensa Maluku, - Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk guru SMA dan SMK di Provinsi Maluku Tahun...

by Admin
January 12, 2026
0

Ass Abg Bupati sesuai informasi terkini dari kk laki2 ustad Alwan Tuanaya di Desa Waehaka saat ini dalam kondisi baik2...

Panen Kangkung dan Tomat, Lapas Wahai Buktikan Kemandirian Pangan di Lahan Terbatas

Panen Kangkung dan Tomat, Lapas Wahai Buktikan Kemandirian Pangan di Lahan Terbatas

by Admin
January 8, 2026
0

Lensa Maluku, – Program pembinaan kemandirian di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai kembali tunjukkan hasil nyata. Meskipun menghadapi keterbatasan...

Next Post
Gubernur Lewerissa Resmikan Kantor Baru KADIN Maluku, Simbol Semangat Baru Dunia Usaha

Gubernur Lewerissa Resmikan Kantor Baru KADIN Maluku, Simbol Semangat Baru Dunia Usaha

Keselamatan Siswa, SD Muhammadiyah Ambon Perlu di Pasang Zebra Cross

Keselamatan Siswa, SD Muhammadiyah Ambon Perlu di Pasang Zebra Cross

Discussion about this post

RECOMMENDED

Peletakan Batu Pertama Masjid Awaludin di Desa Ilath Perkuat Kebersamaan Warga

Peletakan Batu Pertama Masjid Awaludin di Desa Ilath Perkuat Kebersamaan Warga

January 15, 2026
Direktur Utama LKI Maluku Usman Warang: TPP Guru Jangan Dipolitisir, Gubernur Fokus Bangun Daerah

Direktur Utama LKI Maluku Usman Warang: TPP Guru Jangan Dipolitisir, Gubernur Fokus Bangun Daerah

January 15, 2026

Berita Populer

  • BNRN Laksanakan Deklarasi Pembentukan Pengurus Program Makan Bergizi Di Namlea

    BNRN Laksanakan Deklarasi Pembentukan Pengurus Program Makan Bergizi Di Namlea

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPD Golkar Bursel Mengecam Keras Tindakan Pemukulan oleh ZT Kepada Korbid Kepartain Golkar Bursel, Polres di Minta Percepat Proses Hukum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Quick Count Pilkada Bursel Safitri – Hempri Unggul 36 Persen mengalahkan Dua Pesaingnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Temuan Belatung di MBG, Ketua BRNR Bursel Sudirman Buton Tegaskan Prosedur Keamanan dan Kebersihan MBG Jadi Prioritas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Oknum Tim Kampanye MANDAT Ketangkap Main Judi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Contact

© 2022 Lensamaluku.com

No Result
View All Result
  • Berita
    • Maluku
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Wisata

© 2022 Lensamaluku.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In