Lensa Maluku, – Ambon, 26 Juni 2026, sebuah video yang diduga memperlihatkan aksi penginjakan bendera Jerman saat pawai kemenangan pendukung Tim Nasional Belanda di Ambon menjadi perhatian di media sosial dan memicu berbagai reaksi dari warganet.
Peristiwa yang disebut terjadi di kawasan Jembatan Merah Putih pada Jumat pagi itu memperlihatkan sejumlah orang membawa atribut pendukung Tim Belanda. Dalam video yang beredar, tampak sekelompok orang membentangkan bendera yang diduga merupakan bendera Jerman, kemudian menginjaknya sambil meneriakkan yel-yel kemenangan.
Insiden tersebut memunculkan beragam komentar. Sebagian pihak menilai tindakan itu tidak mencerminkan semangat sportivitas dalam sepak bola, sementara yang lain mengimbau masyarakat untuk menunggu hasil klarifikasi dan penyelidikan agar kronologi kejadian dapat dipastikan.
Ketua Komunitas Timnas Jerman, Vityu Lolkary, menyampaikan keprihatinannya atas insiden tersebut dan mengajak seluruh pendukung sepak bola untuk tetap menjunjung tinggi rasa saling menghormati.
“Perayaan kemenangan seharusnya menjadi momen persaudaraan, bukan tindakan yang berpotensi menimbulkan perpecahan. Kami berharap semua pihak tetap menjaga sportivitas dan menghormati simbol negara maupun tim lain,” ujarnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak berwenang mengenai proses hukum ataupun hasil verifikasi atas video yang beredar. Aparat diharapkan mengumpulkan informasi dan bukti untuk memastikan kronologi kejadian.
Peristiwa ini kembali mengingatkan bahwa rivalitas dalam olahraga semestinya tetap berada dalam batas sportivitas, saling menghormati, dan menjaga ketertiban umum.(LM-03)









Discussion about this post