Berita Terkini Maluku
Tuesday, May 12, 2026
  • Login
  • Berita
    • Maluku
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Wisata
No Result
View All Result
  • Berita
    • Maluku
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Wisata
No Result
View All Result
Berita Terkini Maluku
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Kadis Disnakertrans Maluku Pimpin Turun Langsung Lapangan, Johanis Tatuhaey yang Juga Pemilik SPBU Waeyame Kabur Tinggalkan Kantor

Admin by Admin
May 12, 2026
in Uncategorized
Kadis Disnakertrans Maluku Pimpin Turun Langsung Lapangan, Johanis Tatuhaey yang Juga Pemilik SPBU Waeyame Kabur Tinggalkan Kantor

Lensa Maluku – Langkah tegas Pemerintah Provinsi Maluku melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) mulai memperlihatkan keseriusan dalam menindaklanjuti berbagai dugaan pelanggaran ketenagakerjaan yang menyeret nama PT. Multi Intim Expressindo (MIE), Selasa (12/05/2026).

Bahkan, Kepala Dinas Disnakertrans Maluku, M. Rizal Latuconsina, turun langsung memimpin pemeriksaan lapangan ke kantor perusahaan tersebut. Namun, pimpinan PT. Multi Intim Expressindo, Johanis Tatuhaey, yang juga diketahui memiliki SPBU di kawasan Waeyame, justru meninggalkan kantor saat tim pemeriksa tiba di lokasi.

RELATED POSTS

Sekda Buru Lantik 10 Pejabat Perkuat Kinerja Pembangunan Daerah

Muktamar Kepulauan XIV KAMMI Disiapkan Matang, Cipayung Plus Maluku Bergerak Satu Barisan Kawal RUU Daerah Kepulauan

Pantauan media, Johanis Tatuhaey ternyata memiliki usaha SPBU di kawasan Waeyame. Fakta tersebut turut menjadi perhatian para pekerja yang menilai perusahaan semestinya mampu memenuhi kewajiban dasar terhadap tenaga kerja apabila pengelolaan usaha dilakukan secara profesional dan sesuai aturan ketenagakerjaan.

Kehadiran Kadis Disnakertrans Maluku bersama jajaran pengawasan ketenagakerjaan menjadi perhatian para pekerja buruh yang selama ini mengaku merasa dirugikan. Sejumlah buruh menilai langkah turun langsung tersebut merupakan bentuk keberpihakan pemerintah terhadap nasib tenaga kerja yang selama ini memperjuangkan hak-haknya.

Namun suasana pemeriksaan mendadak menjadi sorotan ketika Johanis Tatuhaey tidak berada di tempat saat tim Disnakertrans melakukan pengecekan dan klarifikasi di kantor perusahaan.

“Katong berharap pimpinan perusahaan kooperatif dan menghormati proses pemeriksaan pemerintah. Jangan sampai muncul kesan menghindar dari tanggung jawab,” ungkap salah satu buruh kepada media.

Kemarahan para pekerja semakin memuncak setelah mereka secara terbuka membongkar dugaan praktik ketenagakerjaan yang dianggap merugikan dan menindas para buruh selama bertahun-tahun.

“Ini perusahaan nakal, memanfaatkan tenaga karyawan. Johanis Tatuhaey, Sony Lekatompessy dan Susan Pattiwael, mereka bertiga sama-sama kongkalikong, bahkan katong merasa dirampas hak-hak sebagai pekerja. UMP tidak dibayar, gaji hanya Rp300 ribu bahkan tidak diberikan kontrak kerja, padahal ada yang sudah bekerja 16 tahun sampai 26 tahun,” tegas salah satu pekerja dengan nada kecewa.

Pernyataan tersebut memperlihatkan betapa seriusnya dugaan pelanggaran yang kini menjadi perhatian publik. Para buruh menilai kondisi itu bukan lagi persoalan administratif biasa, melainkan bentuk ketidakadilan yang telah berlangsung lama dan diduga berlangsung secara sistematis.

Pemeriksaan lapangan itu sendiri dilakukan menyusul mencuatnya berbagai laporan pekerja terkait dugaan pelanggaran ketenagakerjaan, mulai dari persoalan upah di bawah standar, tidak adanya perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi sebagian pekerja, dugaan pemotongan upah, hingga status kerja yang dinilai tidak memiliki kejelasan hukum.

Dalam sidak tersebut, M. Rizal Latuconsina bersama tim pengawasan Disnakertrans melakukan pendataan administrasi perusahaan, pemeriksaan dokumen ketenagakerjaan, hingga meminta keterangan dari sejumlah pekerja yang berada di lokasi kerja. Pemerintah disebut ingin memastikan apakah perusahaan telah menjalankan kewajibannya sesuai ketentuan Undang-Undang Ketenagakerjaan yang berlaku.

Beberapa buruh bahkan mengaku kecewa dengan sikap perusahaan yang dinilai tidak terbuka ketika pemerintah datang melakukan pemeriksaan langsung.

“Kalau memang tidak ada masalah, mestinya pimpinan hadir dan menjelaskan semuanya secara terbuka. Ini menyangkut hak hidup banyak pekerja,” tegas salah satu pekerja pelabuhan.

Sorotan terhadap PT. Multi Intim Expressindo sendiri terus menguat dalam beberapa waktu terakhir setelah sejumlah pekerja membongkar dugaan praktik ketenagakerjaan yang dianggap merugikan buruh. Para pekerja meminta pemerintah tidak berhenti pada pemeriksaan administratif semata, tetapi juga mengambil langkah hukum apabila ditemukan pelanggaran serius.

Mereka juga mendesak Komisi IV DPRD Maluku ikut mengawal proses tersebut agar penanganannya berjalan transparan dan tidak berakhir tanpa kepastian.
“Kami hanya ingin keadilan. Buruh bekerja bertahun-tahun, tapi hak-hak dasar banyak yang tidak dipenuhi. Pemerintah harus hadir dan bertindak tegas,” ujar pekerja lainnya.

Turunnya langsung Kadis Disnakertrans Maluku, M. Rizal Latuconsina, dinilai menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tidak ingin persoalan ini dipandang sebelah mata. Pemeriksaan tersebut sekaligus menjadi ujian bagi komitmen penegakan hukum ketenagakerjaan di Maluku, terutama terhadap perusahaan yang diduga mengabaikan hak-hak pekerja.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT. Multi Intim Expressindo maupun pimpinan perusahaan, Johanis Tatuhaey, belum memberikan keterangan resmi terkait ketidakhadirannya saat pemeriksaan berlangsung. Sementara Disnakertrans Maluku dikabarkan masih akan melanjutkan proses pendalaman terhadap berbagai laporan yang telah diterima dari para pekerja.

“Katong berharap Dinas Nakertrans Maluku bersama Komisi IV DPRD Maluku kiranya bisa terus membantu,” tutup Lukman, (LM-10)

Admin

Admin

Related Posts

Sekda Buru Lantik 10 Pejabat  Perkuat Kinerja Pembangunan Daerah

Sekda Buru Lantik 10 Pejabat Perkuat Kinerja Pembangunan Daerah

by Admin
May 12, 2026
0

Lensa Maluku, - Pemerintah Kabupaten Buru kembali melakukan penyegaran birokrasi melalui pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan bagi 10 pejabat administrator...

Muktamar Kepulauan XIV KAMMI Disiapkan Matang, Cipayung Plus Maluku Bergerak Satu Barisan Kawal RUU Daerah Kepulauan

Muktamar Kepulauan XIV KAMMI Disiapkan Matang, Cipayung Plus Maluku Bergerak Satu Barisan Kawal RUU Daerah Kepulauan

by Admin
May 12, 2026
0

Lensa Maluku - Gelombang konsolidasi gerakan kepemudaan dan mahasiswa di Provinsi Maluku semakin menguat menjelang pelaksanaan Muktamar Kepulauan XIV KAMMI....

Buruh PT. Multi Intim Expressindo Tagih Komitmen Kadis Disnakertrans Maluku dalam Membela Hak Tenaga Kerja

Buruh PT. Multi Intim Expressindo Tagih Komitmen Kadis Disnakertrans Maluku dalam Membela Hak Tenaga Kerja

by Admin
May 11, 2026
0

Lensa Maluku - Gelombang protes dan tuntutan keadilan dari para buruh pelabuhan kembali menggema di Maluku. Kali ini, sejumlah pekerja...

24 WN China Diamankan di Gunung Botak, Imigrasi Ambon Bergerak Cepat

24 WN China Diamankan di Gunung Botak, Imigrasi Ambon Bergerak Cepat

by Admin
May 11, 2026
0

Lensa Maluku,— Situasi di kawasan tambang Gunung Botak mendadak jadi sorotan setelah 24 warga negara China diamankan dan diperiksa intensif...

13 Jemaah Haji Asal Kabupaten Buru Dilepas, Bupati Berikan Layanan “First Class”

13 Jemaah Haji Asal Kabupaten Buru Dilepas, Bupati Berikan Layanan “First Class”

by Admin
May 10, 2026
0

Lensa Maluku, - Bupati Buru Ikram Umasugi bersama Wakil Bupati Buru, H. Sudarmo, secara resmi melepas keberangkatan 13 jemaah haji...

Next Post
Sekda Buru Lantik 10 Pejabat  Perkuat Kinerja Pembangunan Daerah

Sekda Buru Lantik 10 Pejabat Perkuat Kinerja Pembangunan Daerah

Discussion about this post

RECOMMENDED

Sekda Buru Lantik 10 Pejabat  Perkuat Kinerja Pembangunan Daerah

Sekda Buru Lantik 10 Pejabat Perkuat Kinerja Pembangunan Daerah

May 12, 2026
Kadis Disnakertrans Maluku Pimpin Turun Langsung Lapangan, Johanis Tatuhaey yang Juga Pemilik SPBU Waeyame Kabur Tinggalkan Kantor

Kadis Disnakertrans Maluku Pimpin Turun Langsung Lapangan, Johanis Tatuhaey yang Juga Pemilik SPBU Waeyame Kabur Tinggalkan Kantor

May 12, 2026

Berita Populer

  • BNRN Laksanakan Deklarasi Pembentukan Pengurus Program Makan Bergizi Di Namlea

    BNRN Laksanakan Deklarasi Pembentukan Pengurus Program Makan Bergizi Di Namlea

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPD Golkar Bursel Mengecam Keras Tindakan Pemukulan oleh ZT Kepada Korbid Kepartain Golkar Bursel, Polres di Minta Percepat Proses Hukum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Quick Count Pilkada Bursel Safitri – Hempri Unggul 36 Persen mengalahkan Dua Pesaingnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Temuan Belatung di MBG, Ketua BRNR Bursel Sudirman Buton Tegaskan Prosedur Keamanan dan Kebersihan MBG Jadi Prioritas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Oknum Tim Kampanye MANDAT Ketangkap Main Judi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Contact

© 2022 Lensamaluku.com

No Result
View All Result
  • Berita
    • Maluku
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Wisata

© 2022 Lensamaluku.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In