Lensa Maluku – Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kota Ambon menegaskan bahwa proyek pengembangan Blok Masela merupakan salah satu proyek strategis yang akan menjadi penopang utama kemajuan ekonomi Provinsi Maluku.
Karena itu, kunjungan kerja Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, ke Maluku dinilai sebagai momentum penting yang harus disambut secara positif oleh seluruh elemen masyarakat.
Sekretaris PC IMM Kota Ambon, Sandi Tuhuteru, mengatakan sudah saatnya seluruh masyarakat Maluku menempatkan kepentingan pembangunan daerah di atas berbagai perbedaan pandangan, Minggu, 12/07/2026.
Menurutnya, Blok Masela bukan hanya proyek migas berskala besar, tetapi juga solusi strategis yang dapat mendorong percepatan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Maluku.
“Sudah waktunya Maluku bangkit. Proyek Blok Masela adalah salah satu solusi untuk pembangunan Maluku. Kita harus melihat proyek ini sebagai peluang besar yang akan menentukan masa depan daerah,” tegas Sandi.
Kepada Media ini, Sandi Menegaskan sikap organisasinya, Sandi menyatakan PC IMM Kota Ambon memberikan dukungan penuh terhadap kunjungan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia ke Provinsi Maluku.
Menurutnya, kehadiran Menteri ESDM merupakan momentum strategis untuk mempercepat berbagai agenda pembangunan, khususnya pengembangan Proyek Strategis Nasional Blok Masela yang selama ini menjadi harapan besar masyarakat Maluku.
“Kami, PC IMM Kota Ambon, sangat mendukung kehadiran Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Kami meyakini kehadiran beliau menjadi salah satu kunci membawa perubahan besar di Maluku.
Dengan kapasitas dan kewenangan yang dimiliki, kami berharap percepatan pembangunan Blok Masela serta sektor energi di Maluku dapat segera diwujudkan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Sandi.
Ia menilai kehadiran Menteri ESDM di Bumi Raja-Raja memiliki makna penting karena menunjukkan keseriusan pemerintah pusat dalam mengawal percepatan proyek strategis tersebut.
Oleh sebab itu, seluruh komponen masyarakat diharapkan memberikan dukungan agar agenda pembangunan dapat berjalan dengan baik.
“Kehadiran Menteri ESDM di Tanah Bumi Maluku perlu didukung dengan baik. Bang Bahlil adalah bagian dari orang Maluku. Kehadiran beliau merupakan tanggung jawab bersama untuk disambut dan didukung secara bersama. Jadi tidak perlu kita menciptakan narasi yang tidak objektif,” ujarnya.
Menurut Sandi, kunjungan Menteri ESDM harus dimaknai sebagai momentum untuk mempercepat realisasi pengembangan Blok Masela, bukan justru dijadikan ruang untuk memperuncing perbedaan yang dapat mengaburkan tujuan utama pembangunan daerah.
“Kehadiran beliau adalah alarm besar untuk mewujudkan agenda Blok Masela demi kemajuan Maluku. Jadi buat apa kita harus melakukan aksi, sementara masih ada ruang dialog atau bahkan diskusi. Justru itu lebih baik dibandingkan memunculkan narasi yang seolah-olah menyudutkan kita sendiri,” katanya.
Ia menegaskan bahwa demokrasi memberikan ruang bagi setiap warga negara untuk menyampaikan aspirasi.
Namun, dalam konteks pembangunan daerah, dialog dan komunikasi yang konstruktif dinilai lebih efektif untuk menghasilkan solusi yang mampu melahirkan kebijakan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat Maluku.
Menurutnya, seluruh elemen masyarakat perlu memberikan dukungan terhadap setiap agenda pembangunan yang membawa manfaat bagi daerah.
Semangat kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat, dunia usaha, perguruan tinggi, organisasi kepemudaan, dan seluruh pemangku kepentingan merupakan modal penting agar potensi besar yang dimiliki Maluku dapat dikelola secara optimal.
PC IMM Kota Ambon berpandangan bahwa pengembangan Blok Masela akan memberikan dampak ekonomi yang luas, mulai dari terbukanya lapangan pekerjaan, meningkatnya investasi, berkembangnya sektor usaha lokal, bertumbuhnya sektor jasa dan industri pendukung, hingga meningkatnya pendapatan daerah yang pada akhirnya bermuara pada kesejahteraan masyarakat.
Karena itu, organisasi mahasiswa tersebut mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh adat, akademisi, organisasi kepemudaan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya untuk bersama-sama menjaga suasana yang kondusif sehingga seluruh agenda pembangunan dapat berjalan sesuai harapan.
Selain percepatan pembangunan fisik, PC IMM Kota Ambon juga berharap pemerintah memastikan adanya keberpihakan terhadap tenaga kerja lokal, pemberdayaan UMKM, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta keterlibatan pengusaha daerah dalam setiap tahapan pengembangan proyek sehingga manfaat ekonominya benar-benar dirasakan oleh masyarakat Maluku.
“Yang dibutuhkan hari ini adalah semangat kolaborasi. Perbedaan pendapat adalah hal yang biasa dalam demokrasi, tetapi kepentingan besar masyarakat Maluku harus menjadi prioritas utama.
Mari kita kawal bersama agar Blok Masela benar-benar menjadi motor penggerak kemajuan Maluku dan membawa kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Maluku,” tutup Sandi, (LM-10).








Discussion about this post