Lensa Maluku, – Setelah sempat menghentikan operasional selama sekitar dua bulan, maskapai Trigana Air dipastikan kembali melayani penerbangan rute Ambon–Namrole pulang pergi mulai 20 Juli 2026.
Kepastian tersebut disampaikan Kadis Perhubungan Bursel, Ridwan Nyio usai melakukan pertemuan dengan jajaran manajemen Trigana Air di Jakarta pada 2 Juli 2026 bersama Wakil Bupati Bursel, Gerson E Selsily.
Menurutnya, penghentian sementara layanan penerbangan dipicu oleh meningkatnya biaya operasional maskapai, terutama akibat kenaikan harga avtur sejak awal tahun hingga Mei 2026 serta pengaruh kenaikan nilai tukar dolar AS.
Untuk mendukung keberlanjutan operasional penerbangan, Pemerintah Kabupaten Buru Selatan bersama Trigana Air telah menyepakati penyesuaian subsidi penumpang dari semula Rp120 ribu menjadi Rp300 ribu per orang.
“Hasil kesepakatan kami dengan manajemen Trigana Air menyatakan bahwa penerbangan perdana setelah sempat berhenti akan kembali beroperasi pada 20 Juli,” kata Nyio
Ia menjelaskan, pemerintah daerah juga akan kembali menggelar pertemuan dengan manajemen pusat Trigana Air pada 23 Juli 2026 untuk membahas perubahan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait mekanisme hibah atau subsidi operasional.
Dalam pembahasan tersebut, besaran subsidi akan disesuaikan dengan perkembangan harga avtur. Apabila harga avtur mengalami penurunan, maka nilai subsidi dari pemerintah daerah juga akan dievaluasi dan disesuaikan.
Kembalinya layanan penerbangan Trigana Air diharapkan dapat kembali memperlancar mobilitas masyarakat serta distribusi barang antara Ambon dan Namrole yang selama ini sempat terdampak akibat terhentinya operasional maskapai tersebut.(LM-03)







Discussion about this post