Berita Terkini Maluku
Wednesday, October 7, 2026
  • Login
  • Berita
    • Maluku
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Wisata
No Result
View All Result
  • Berita
    • Maluku
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Wisata
No Result
View All Result
Berita Terkini Maluku
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Berkedok Bikin Perusahan Batako, Ada WNA Bangun Alat Pengolahan dan Pemurnian Emas di Desa Siahoni

Admin by Admin
August 25, 2026
in Uncategorized
Berkedok Bikin Perusahan Batako, Ada WNA Bangun Alat Pengolahan dan Pemurnian Emas di Desa Siahoni

Lensa Maluku, – Berkedok akan membuat pabrik batako dari limbah tambang, secara diam-diam ada Warga Negara Asing (WNA) Cina yang membangun alat pengolahan / pemurnian emas di kawasan Ketel Kayu Putih Binalua, Desa Siahoni, Kabupaten Buru.

Keterangan yang berhasil dihimpun media ini di lapangan menyebutkan, saban hari warga Desa Siahoni yang melintasi kawasan Ketel Binalua menyaksikan sejumlah WNA Cina selalu mondar mandir dan ada mengerjakan sesuatu di sana.

RELATED POSTS

Dramatis Hingga Adu Penalti, Prajurit Kodaeral IX Nobar Babak Final FIFA ASEAN Cup 2026

Sentuh Hati Warga, HUT ke-81 TNI di Maluku Diwarnai Makan Siang Bersama dan Pembagian 500 Sembako

“Usut punya usut ternyata diam diam mereka sedang mengerjakan peralatan pengolahan emas, ” jelas seorang warga Desa Siahoni.

Mantan Kades Siahoni, M Taleb Bessy kepada media ini, Selasa (25/8/2026) menguatkan kalau di lokasi tersebut ada aktifitas yang sangat mencurigakan.

Bessy mengungkapan pernah ada yang datang menemuinya dan menawarkan akan membeli ampas limbah tong miliknya di salah satu tempat di Binalua.

Alasan ampas sisa limbah tambang itu akan diolah menjadi batako.

Namun tunggu tinggal ditunggu, sampai hari ini , ampas limbah tambang miliknya tidak jadi diambil.

Namun dalam beberapa waktu ada puluhan dum truk ratusan kali bolak – balik dari kawasan areal tambang Gunung Botak yang menumpahkan material tambang yang dicurigai ada mengandung emas yang hendak diolah di sana.

“Kalau mau bikin batako dari limbah tambang, so pasti punya beta dong su ambil. Atau diam-diam dong su uji di beta punya dan tidak ditemukan kandungan emas yang banyak, sehingga seng jadi ambil, ” curigai Taleb Bessy.

Wartawan media ini, Selasa siang (25/8/2026) menyambangi lokasi yang mencurigakan itu dan ditemukan ada material diduga mengandung emas yang ditumpuk menggunung di lokasi tersebut.

Di dekat material mengandung emas itu ada dibangun beberapa wadah pengolahan emas yang tidak terlihat sedang beroperasi.

Saat dikunjungi media ini, juga tidak lagi kelihatan WNA asal Cina.

Sehari sebelumnya saat Kades Siahoni, Marjan Tidore mendampingi Tim dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Buru datangi TKP para WNA ini susah menghilang.

Ada dua pekerja yang mengaku sebagai security sempat berdebat mulut dengan awak media saat lokasi itu dikunjungi sejumlah wartawan.

Mereka dengan nadah marah meminta wartawan tidak boleh mengambil gambar peralatan pengolahan emas yang sedang di bangun.

Sesumbar seorang security kalau kapolsek Namlea, Iptu Charles Langitan saja pernah datang di sana dan harus mendapat izin terlebih dahulu untuk mengambil gambar.

Sesumbar oknum ini dibantah Sektertaris Desa Siahoni yang mengetahui kedatangan Kapolsek Namlea, Iptu Charles.

Justru kedatangan Charles seraya meminta agar distop kegiatan di lokasi itu dan agar semua izin dipenuhi terlebih dahulu. Kemudian bahasannya mengambil gambar tanpa perlu izin.

Kades Siahoni, Marjan Tidore dihubungi di kediamannya, Selasa sore, mengakui kalau ia mendampingi Tim dari Dinas Lingkungan Hidup telah mendatangi lokasi tersebut Senin siang lalu (24/8/2026).

Namun saat didatangi, para penanggung jawab semua menghilang dari sana.

Satu nama, Abdul Rahman Foti yang terseret mengikat perjanjian sewa menyewa lahan dengan pemilik ketel Kayu Putih juga tidak ditemui di dana.

Dalam perjanjian di hadapan Notaris Betzholda SH MKn tertanggal 27 April 2026 antara Abdul Rahman Foti yang di dalam akte notaris itu mencatat alamat di Derfas Namlea, dengan jelas menegaskan kalau lokasi yang disewa itu untuk mengerjakan batako dan bukan untuk mengolah emas.

Media ini mencoba menemui Abdul Rahman Foti tapi yang bersangkutan juga tidak berada di sana.

Menurut penjaga di sana, Foti sedang tidak berada di tempat dan oknum yang bersangkutan juga bukan bos dari kegiatan yang melibatkan WNA asal Cina ini.

Ditanya soal keberadaan WNA di sana, salah seorang penjaga yang mengaku sebagai security, berdalih semuanya telah pulang ke Ambon.
“Mereka hanya teknisi yang datang membangun peralatan ini dan sudah pulang, ” dalih seorang security.

Sedangkan Marjan Tidori yang belum lama dilantik menjadi Kades menjelaskan ia telah mengirim pesan WA kepada seorang WNA Cina mengaku bernama Senyiu agar menghentikan semua aktifitas di sana dan supaya mengurus seluruh kelengkapan perizinan sebelum beroperasi.

“Di hentikan ya sampai izin semuanya sudah selesai diurus dan dipegang baru
Bisa di olah , Dan kami dari pemerintah Desa Siahoni intinya tidak berkeberatan yang penting semuanya sudah dikantongi izinnya,” pesan Marjan lewat WA kepada Senyiu yang pesan itu tidak pernah dibalas olehnya.

Cerita Marjan, sepuluh hari lalu Senyiu pernah bertamu ke Desa Siahoni dan menemuinya sambil membawa dua rekannya dan satu WNA tidak bisa berbahasa Indonesia.

Senyiu mengaku sebagai humas dan memperkenalkan satu warga asal Batak sebagai pengacara.

Waktu itu, Marjan yang juga Penyidik PNS di Dinas Perdagangan Kabupaten Buru orang ini dengan ramah sebagai seorang pimpinan fi Desa mekatani kedatangan para tamu ini.

Mereka datang melapor karena m ngaku akan beraktifitas di Desa Siahoni.

Marjan sempat menanyakan nama perusahan dan perizinan, tapi tidak diberikan nama perusahan dengan alasan masih sedang diurus.

Alasan itu menyebabkan Marjan menaruh perasaan curiga, dan dengan tegas ia meminta agar dilengkapi segala perizinan sebelum dilakukan aktifitae di desanya.

Sekali lagi di hadapan Senyiu dkk ini diminta supaya dilengkapi perizinan. Bila semua izin telah lengkap, baru dilanjutkan MOu dengan pemerintah desa agar masyarakat Desa Siahoni turut direkrut bila kelak perusahan yang belum diketahui namanya itu akan beroperasi.

Kadis Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Asis Latuconsina yang ditemui terpisah juga tegaskan kalau kegiatan Senyiu dkk di Siahoni belum ada izin.

Dari pihak Senyiu dan Abdul Rahman Foti tidak pernah datang mengurus perizinan, baik itu untuk pengolahan batako, apalagi usaha pengolahan pemurnian emas di Desa Siahoni.

Media ini sudah berusaha melacak keberadaan Senyiu dkk di dalam kota. Namun orang yang dicari belum ditemui.

Pernah Senyiu ditanyai seorang tekan wartawan saat berada di Dermaga Pelabuhan Yos Sudarso belum lama ini.

Dari bukti video, dia tidak mengaku bernama Senyiu tapi bernama Harry.

Dengan nadah pongah (angkuh), dia menyebut ada punya bekingan di Polda Maluku dengan menyebut nama kecil seorang perwira di sana.

Satu sumber lainnya nenyebutkan, kalau Abdul Rahman Foti yang mengikat perjanjian sewa menyewa lahan di Di Desa Siahoni hanya sorang pion bidak catur atau kaki tangan dari pemodal yang masih bersembunyi di balik layar.

Warga yang diketahui berasal dari Geser, Kabupaten SBT ini beralamat tempat tinggal di Hurnala II, Desa Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah.

Ada satu nama ketua partai di Kabupaten SBB ikut disebut juga menjadi pion bidak catur yang turut terlibat dalam kegiatan di Siahoni ini. (LM-04)

Admin

Admin

Related Posts

Dramatis Hingga Adu Penalti, Prajurit Kodaeral IX Nobar Babak Final FIFA ASEAN Cup 2026

Dramatis Hingga Adu Penalti, Prajurit Kodaeral IX Nobar Babak Final FIFA ASEAN Cup 2026

by Admin
October 6, 2026
0

Lensa Maluku - Suasana penuh ketegangan dan antusiasme mewarnai nonton bareng (nobar) pertandingan final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Tim...

Sentuh Hati Warga, HUT ke-81 TNI di Maluku Diwarnai Makan Siang Bersama dan Pembagian 500 Sembako

Sentuh Hati Warga, HUT ke-81 TNI di Maluku Diwarnai Makan Siang Bersama dan Pembagian 500 Sembako

by Admin
October 6, 2026
0

Lensa Maluku, - Suasana keakraban dan kemanunggalan antara tentara dan rakyat begitu terasa dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81...

HUT ke-81 TNI, Kodaeral IX Teguhkan Profesionalisme dan Kesiapsiagaan Jaga Kedaulatan Laut Maluku

HUT ke-81 TNI, Kodaeral IX Teguhkan Profesionalisme dan Kesiapsiagaan Jaga Kedaulatan Laut Maluku

by Admin
October 6, 2026
0

Lensa Maluku - Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) IX meneguhkan komitmen untuk terus memperkuat profesionalisme, kesiapsiagaan, dan soliditas prajurit...

Kepala BNNK Buru Selatan Mintje Jacoba Dorong Guru Jadi Garda Terdepan Cegah Penyalahgunaan Narkoba

Kepala BNNK Buru Selatan Mintje Jacoba Dorong Guru Jadi Garda Terdepan Cegah Penyalahgunaan Narkoba

by Admin
October 6, 2026
0

Lensa Maluku, — Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Buru Selatan, Mintje Jacoba, S.H., M.H, mendorong para guru untuk mengambil...

Bupati La Hamidi Ajak Pemimpin Gereja Perkuat Semangat Melayani dan Harmoni Sosial

Bupati La Hamidi Ajak Pemimpin Gereja Perkuat Semangat Melayani dan Harmoni Sosial

by Admin
October 5, 2026
0

Lensa Maluku, - Bupati Buru Selatan, La Hamidi, SH, mengajak para pemimpin gereja menjadikan revitalisasi rohani sebagai momentum untuk memperbarui...

Next Post
SPPD Fiktif Rp2 Miliar DPRD, Tokoh Muda SBB – Syuaib Pattimura Tegaskan: Salah Alamat ke Rany Tomia, Mantan Bendahara Jumaidi Harus Di Tetapkan Sebagai Tersangka

SPPD Fiktif Rp2 Miliar DPRD, Tokoh Muda SBB - Syuaib Pattimura Tegaskan: Salah Alamat ke Rany Tomia, Mantan Bendahara Jumaidi Harus Di Tetapkan Sebagai Tersangka

Kunker ke Kodim 1506/Namlea, Pangdam XV/Pattimura Tekankan Prajurit Petarung dan Keamanan Pangkalan

Kunker ke Kodim 1506/Namlea, Pangdam XV/Pattimura Tekankan Prajurit Petarung dan Keamanan Pangkalan

Discussion about this post

RECOMMENDED

Dramatis Hingga Adu Penalti, Prajurit Kodaeral IX Nobar Babak Final FIFA ASEAN Cup 2026

Dramatis Hingga Adu Penalti, Prajurit Kodaeral IX Nobar Babak Final FIFA ASEAN Cup 2026

October 6, 2026
Sentuh Hati Warga, HUT ke-81 TNI di Maluku Diwarnai Makan Siang Bersama dan Pembagian 500 Sembako

Sentuh Hati Warga, HUT ke-81 TNI di Maluku Diwarnai Makan Siang Bersama dan Pembagian 500 Sembako

October 6, 2026

Berita Populer

  • BNRN Laksanakan Deklarasi Pembentukan Pengurus Program Makan Bergizi Di Namlea

    BNRN Laksanakan Deklarasi Pembentukan Pengurus Program Makan Bergizi Di Namlea

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPD Golkar Bursel Mengecam Keras Tindakan Pemukulan oleh ZT Kepada Korbid Kepartain Golkar Bursel, Polres di Minta Percepat Proses Hukum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Quick Count Pilkada Bursel Safitri – Hempri Unggul 36 Persen mengalahkan Dua Pesaingnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Temuan Belatung di MBG, Ketua BRNR Bursel Sudirman Buton Tegaskan Prosedur Keamanan dan Kebersihan MBG Jadi Prioritas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Oknum Tim Kampanye MANDAT Ketangkap Main Judi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Contact

© 2022 Lensamaluku.com

No Result
View All Result
  • Berita
    • Maluku
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Wisata

© 2022 Lensamaluku.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In