Lensa Maluku, – SMPN 1 Namrole terus menunjukkan komitmennya dalam mengikuti arus transformasi digital di dunia pendidikan. Hal ini ditandai dengan pelaksanaan ujian semester akhir berbasis online yang resmi dibuka pada Senin (4/5).
Kepala SMPN 1 Namrole, M. Said Buton, mengungkapkan bahwa digitalisasi menjadi langkah strategis dalam mendorong kemajuan sekolah. Ia menargetkan SMPN 1 Namrole dapat berkembang menjadi sekolah unggulan berbasis teknologi.
“Kami telah memulai transformasi digital. Ke depan, kami akan mengembangkan berbagai sistem berbasis teknologi, seperti absensi digital bagi guru dan siswa, perpustakaan digital, hingga pengawasan berbasis teknologi,” ujarnya.
Selain itu, pihak sekolah juga tengah berupaya meningkatkan status akreditasi dari B menjadi A. Untuk mewujudkan target tersebut, Said berharap adanya dukungan penuh dari dewan guru serta pemerintah daerah.
Namun, ia mengakui masih terdapat kendala, khususnya keterbatasan perangkat komputer. Karena itu, pihaknya berharap adanya perhatian dan bantuan dari pemerintah guna melengkapi sarana pendukung, sehingga visi sekolah berbasis teknologi dapat terealisasi secara optimal.
Sementara itu, Wakil Bupati Buru Selatan, Gerson E. Selsily, yang hadir membuka kegiatan tersebut, memberikan apresiasi atas langkah inovatif yang dilakukan pihak sekolah.
Menurutnya, penerapan ujian berbasis digital merupakan bukti nyata bahwa sektor pendidikan di Buru Selatan terus berkembang mengikuti kemajuan zaman.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa teknologi bukanlah satu-satunya penentu keberhasilan.
“Teknologi hanyalah alat. Yang menentukan kualitas manusia adalah integritas. Kerjakan ujian ini dengan jujur, teliti, disiplin, dan penuh tanggung jawab demi meraih masa depan yang gemilang,” pesannya kepada para siswa.(LM-03)







Discussion about this post