Lensa Maluku – Kembalinya AKP Idris Mukadar, S.HI., untuk mengemban amanah sebagai Kepala Bagian Operasi (Kabag OPS) Polres Seram Bagian Barat (SBB) mendapat perhatian dari kalangan akademisi. Sosok perwira yang dikenal tenang, tegas, dan humanis itu dinilai memiliki karakter serta pengalaman yang dapat menjadi modal penting dalam memperkuat stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Bumi Saka Mese Nusa. Rabu, 28/10/2026.
Penugasan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolda Maluku Nomor ST/337/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober 2026. Kepercayaan ini diharapkan menjadi momentum bagi AKP Idris Mukadar untuk semakin memperkuat koordinasi operasional kepolisian sekaligus membangun sinergi dengan berbagai elemen masyarakat.
Akademisi Universitas Islam Negeri (UIN) Abdul Muthalib Sangadji Ambon, Fachrul Pattiliuw, menilai penempatan kembali AKP Idris Mukadar pada jabatan strategis tersebut merupakan kepercayaan yang patut dijawab melalui pelaksanaan tugas secara profesional, bijaksana, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Menurut Fachrul, kualitas seorang perwira kepolisian tidak semata-mata diukur dari ketegasan dalam menjalankan kewenangan, tetapi juga dari kemampuannya membangun komunikasi, merawat kepercayaan publik, serta merangkul masyarakat dalam menjaga keamanan bersama.
“Bagi saya, ketika AKP Idris Mukadar diberikan mandat oleh Polda Maluku untuk menjabat Kabag OPS Polres SBB, beliau merupakan pilihan yang tepat. Ketegasan, kebijaksanaan, dan sikap ramah dalam berinteraksi menjadi modal penting untuk mendukung pemeliharaan kamtibmas,” ujar Fachrul.
Ia menjelaskan, karakter AKP Idris Mukadar yang cenderung tenang dan tidak banyak menunjukkan sikap berlebihan justru dapat menjadi kekuatan dalam menghadapi dinamika tugas kepolisian. Sikap dingin dalam pembawaan, menurutnya, tidak harus dimaknai sebagai jarak dengan masyarakat, melainkan dapat berjalan beriringan dengan pendekatan yang terbuka, komunikatif, dan humanis.
Di tengah keragaman latar belakang sosial, budaya, serta karakter masyarakat Seram Bagian Barat, kemampuan membangun hubungan yang harmonis dengan berbagai pihak menjadi faktor penting dalam menjaga situasi keamanan tetap kondusif.
Fachrul juga menyoroti pentingnya kedekatan AKP Idris Mukadar dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda. Hubungan tersebut dinilai dapat memperkuat kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat, terutama dalam mendeteksi potensi gangguan keamanan sejak dini, meredam persoalan sosial, serta mendorong penyelesaian masalah melalui komunikasi yang baik dan sesuai ketentuan hukum.
“Bang Is, sapaan akrab AKP Idris Mukadar, merupakan sosok yang memiliki jiwa merangkul. Ia dikenal tenang dalam berkomunikasi, bijak dalam menjaga persaudaraan, serta mampu membangun hubungan dengan berbagai kalangan. Karakter seperti ini sangat dibutuhkan dalam menjaga keamanan dan keharmonisan masyarakat,” ungkapnya.
Bagi Fachrul, tantangan tugas Kabag Ops tidak hanya berkaitan dengan perencanaan dan pengendalian kegiatan operasional kepolisian. Lebih dari itu, jabatan tersebut menuntut kemampuan membangun koordinasi internal yang solid.
Karena itu, kembalinya AKP Idris Mukadar diharapkan bukan sekadar kelanjutan perjalanan karier dalam struktur organisasi kepolisian, melainkan juga menjadi kesempatan untuk memperkuat pendekatan pelayanan yang profesional, mengedepankan pencegahan, serta menjaga hubungan yang harmonis antara aparat dan warga.
Pengalaman bertugas di sejumlah wilayah turut menjadi bagian dari perjalanan karier AKP Idris Mukadar. Ia diketahui pernah menjabat 5 kali Kapolsek dan 3 kali menjabat sebagai Kasat yaitu 4 Kapolsek di wilayah Hukum Polres SBB dan Kapolsek Pulau Haruku- Polresta Ambon kemudian Kasat Narkoba polres KKT ,Kasat Binmas polres SBB dan Kasat Reskrim Polres SBB,Pengalaman tersebut menjadi bekal dalam memahami karakter masyarakat serta menghadapi berbagai tantangan keamanan di tingkat kewilayahan.
Sementara itu, saat diwawancarai media ini, AKP Idris Mukadar menegaskan bahwa kembalinya dirinya bertugas di Polres SBB merupakan tanggung jawab yang harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh.
“Sebagai Kabag OPS, tentu saya akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, terutama harus mampu menjabarkan perintah pimpinan dan mempu bekerja sama dengan semua unsur masyarakat sebagai wujud tanggungjawab utk membantu bapak Kapolres dalam pelaksanaan tugas di Tengah-tengah masyarakat,Kami juga harus turun langsung berada bersama masyarakat melalui kegiatan seperti Jumat keliling di masjid-masjid dan kunjungan kasih ke tempat ibadah pada hari Minggu,” tegasnya.
Pernyataan tersebut mencerminkan pentingnya pendekatan yang tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan tugas operasional, tetapi juga membangun kedekatan dengan masyarakat melalui komunikasi dan kegiatan sosial lintas umat beragama.
Sebelum di berikan tugas sebagai KABAG OPS Polres SBB, Mukadar juga menjabat sebagai Kanit 1 Bagwassidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Maluku.
Dengan pengalaman, karakter yang tenang, dan pendekatan humanis yang disoroti kalangan akademisi, AKP Idris Mukadar diharapkan mampu mengemban amanah sebagai Kabag OPS Polres SBB secara profesional.
Harapan tersebut sekaligus menjadi dorongan agar sinergi antara kepolisian dan seluruh elemen masyarakat semakin kuat demi terpeliharanya keamanan, ketertiban, dan persaudaraan di Bumi Saka Mese Nusa.(LM-10).








Discussion about this post