Berita Terkini Maluku
Sunday, April 26, 2026
  • Login
  • Berita
    • Maluku
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Wisata
No Result
View All Result
  • Berita
    • Maluku
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Wisata
No Result
View All Result
Berita Terkini Maluku
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Panen Kangkung dan Tomat, Lapas Wahai Buktikan Kemandirian Pangan di Lahan Terbatas

Admin by Admin
January 8, 2026
in Uncategorized
Panen Kangkung dan Tomat, Lapas Wahai Buktikan Kemandirian Pangan di Lahan Terbatas

Lensa Maluku, – Program pembinaan kemandirian di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai kembali tunjukkan hasil nyata. Meskipun menghadapi keterbatasan sarana dan lahan, Warga Binaan dan petugas berhasil panen dua jenis sayuran segar berupa 13 kg tomat dan lima ikat kangkung dari dalam area Lapas dan kebun perumahan dinas di luar tembok, Kamis (8/1).

Keberhasilan ini menjadi bukti konkret implementasi program ketahanan pangan mandiri di balik jeruji yang relevan dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) tentang kemandirian pangan dengan memanfaatkan lahan yang sebelumnya tidak produktif. Kegiatan ini merupakan bagian integral dari program pembinaan pertanian untuk memberikan keterampilan praktis kepada Warga Binaan sebagai bekal mereka saat kembali ke masyarakat.

RELATED POSTS

Logika, Bukti, dan Narasi: Menguji Klaim “APH Jadi Tameng PETI Gunung Botak”

Kejahatan Terstruktur: Baharudin Asal Huamual Belakang Terseret Kasus Penipuan dan Dokumen Palsu

Kepala Subseksi Pembinaan, Merpaty S. Mouw, menjelaskan program ini dilaksanakan secara terstruktur dan melibatkan Warga Binaan yang telah memenuhi syarat pembinaan. “Mulai dari tahap penyemaian, perawatan, hingga panen, seluruh proses dilakukan oleh Warga Binaan dengan pendampingan petugas. Selain keterampilan teknis, kegiatan ini juga menanamkan nilai kerja sama, kesabaran, dan etos kerja,” jelasnya.

Menurut Merpaty, antusiasme Warga Binaan terhadap program pertanian cukup tinggi karena mereka dapat melihat langsung hasil dari kerja keras yang dilakukan. “Ini menjadi sarana pembinaan yang efektif karena Warga Binaan merasa dilibatkan dan dihargai. Hasil panen yang baik tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi mereka,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, mengapresiasi semangat produktivitas Warga Binaan. Ia menekankan ruang yang sempit dan lahan terbatas bukanlah penghalang untuk menciptakan kemandirian pangan.

“Keberhasilan panen kangkung dan tomat secara bersamaan ini menunjukkan program pembinaan yang produktif dan berorientasi pada hasil nyata berjalan optimal,” kata Tersih.

Ia menambahkan pembinaan kemandirian melalui sektor pertanian menjadi bekal penting bagi Warga Binaan ketika kembali ke tengah masyarakat. “Kami berharap keterampilan yang diperoleh melalui program ini dimanfaatkan oleh Warga Binaan sebagai modal usaha atau sumber penghidupan yang halal setelah mereka bebas,” harap Tersih.

Dukungan dan apresiasi juga datang dari Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro. Ia menilai keberhasilan program pertanian di Lapas Wahai sebagai implementasi pembinaan Pemasyarakatan yang produktif dan berdampak langsung.

“Program ketahanan pangan merupakan salah satu prioritas pemerintah yang berjenjang dari Asta Cita Presiden RI, Program Aksi Kemenimipas, hingga ke teknis di Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Kami mengapresiasi Lapas Wahai yang mampu berinovasi dan mengoptimalkan potensi yang ada meskipun dengan sarana dan prasarana yang terbatas,” puji Ricky seraya menegaskan akan terus mendorong seluruh Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan di wilayah Maluku untuk mengembangkan program pertanian dalam mendukung kemandirian pangan.

Melalui keberhasilan panen sayuran segar secara terus-menerus ini, Lapas Wahai berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian, sejalan dengan semangat Pemasyarakatan yang berorientasi pada pembinaan, pemberdayaan, dan reintegrasi sosial. Program ini diharapkan tidak hanya menjaga ketahanan pangan mandiri di lingkungan Lapas Wahai, tetapi juga turut mendukung program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan pemerintah, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi pembinaan karakter dan keterampilan Warga Binaan.(LM-05)

Admin

Admin

Related Posts

Logika, Bukti, dan Narasi: Menguji Klaim “APH Jadi Tameng PETI Gunung Botak”

Logika, Bukti, dan Narasi: Menguji Klaim “APH Jadi Tameng PETI Gunung Botak”

by Admin
April 25, 2026
0

Lensa Maluku, - Narasi yang menyebut aparat penegak hukum (APH) menjadi “tameng” bagi aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di...

Kejahatan Terstruktur: Baharudin Asal Huamual Belakang Terseret Kasus Penipuan dan Dokumen Palsu

Kejahatan Terstruktur: Baharudin Asal Huamual Belakang Terseret Kasus Penipuan dan Dokumen Palsu

by Admin
April 24, 2026
0

Lensa Maluku - Dugaan tindak pidana penipuan dan pemalsuan dokumen kembali mencuat di Kota Ambon. Seorang pria bernama Baharudin, yang...

Mahasiswa KKN Universitas Pattimura Dorong Kemajuan Pendidikan Lewat Pembelajaran Bahasa Inggris di Seram Bagian Barat

Mahasiswa KKN Universitas Pattimura Dorong Kemajuan Pendidikan Lewat Pembelajaran Bahasa Inggris di Seram Bagian Barat

by Admin
April 23, 2026
0

Lensa Maluku — Upaya mendorong kemajuan dunia pendidikan terus dilakukan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 52 dari Universitas...

Kepemimpinan Ikram Umasugi Dapat Apresiasi, Hadir Langsung Buka Ujian SD di Kabupaten Buru

Kepemimpinan Ikram Umasugi Dapat Apresiasi, Hadir Langsung Buka Ujian SD di Kabupaten Buru

by Admin
April 22, 2026
0

Lensa Maluku,- Kepemimpinan Bupati Buru, Ikram Umasugi, kembali menunjukkan komitmennya terhadap kemajuan dunia pendidikan. Hal ini terlihat dari kehadirannya secara...

Tak Bermoral! Hasyim Rahayaan Dilaporkan ke Polisi, KOKAM Maluku Tegas: Ancaman terhadap Kader Tak Bisa Dibiarkan

Tak Bermoral! Hasyim Rahayaan Dilaporkan ke Polisi, KOKAM Maluku Tegas: Ancaman terhadap Kader Tak Bisa Dibiarkan

by Admin
April 21, 2026
0

Lensa Maluku – Dugaan tindakan tidak etis yang melibatkan anggota DPRD Maluku dari Partai Demokrat, Hasyim Rahayaan, menuai kecaman keras...

Next Post

Pastikan Steril Narkoba, Lapas Wahai Perketat Pemeriksaan Urine Tahanan Baru

Pastikan Steril Narkoba, Lapas Wahai Perketat Pemeriksaan Urine Tahanan Baru

Discussion about this post

RECOMMENDED

Logika, Bukti, dan Narasi: Menguji Klaim “APH Jadi Tameng PETI Gunung Botak”

Logika, Bukti, dan Narasi: Menguji Klaim “APH Jadi Tameng PETI Gunung Botak”

April 25, 2026
Kejahatan Terstruktur: Baharudin Asal Huamual Belakang Terseret Kasus Penipuan dan Dokumen Palsu

Kejahatan Terstruktur: Baharudin Asal Huamual Belakang Terseret Kasus Penipuan dan Dokumen Palsu

April 24, 2026

Berita Populer

  • BNRN Laksanakan Deklarasi Pembentukan Pengurus Program Makan Bergizi Di Namlea

    BNRN Laksanakan Deklarasi Pembentukan Pengurus Program Makan Bergizi Di Namlea

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPD Golkar Bursel Mengecam Keras Tindakan Pemukulan oleh ZT Kepada Korbid Kepartain Golkar Bursel, Polres di Minta Percepat Proses Hukum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Quick Count Pilkada Bursel Safitri – Hempri Unggul 36 Persen mengalahkan Dua Pesaingnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Temuan Belatung di MBG, Ketua BRNR Bursel Sudirman Buton Tegaskan Prosedur Keamanan dan Kebersihan MBG Jadi Prioritas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Oknum Tim Kampanye MANDAT Ketangkap Main Judi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Contact

© 2022 Lensamaluku.com

No Result
View All Result
  • Berita
    • Maluku
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Wisata

© 2022 Lensamaluku.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In