Berita Terkini Maluku
Friday, April 10, 2026
  • Login
  • Berita
    • Maluku
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Wisata
No Result
View All Result
  • Berita
    • Maluku
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Wisata
No Result
View All Result
Berita Terkini Maluku
No Result
View All Result
Home Berita

Pemprov Maluku Siap Distribusikan APD dan Repid Test Covid-19 ke Kabupaten/Kota

Admin by Admin
March 31, 2020
in Berita, Maluku
Pemprov Maluku Siap Distribusikan APD dan Repid Test Covid-19 ke Kabupaten/Kota

Lensa Maluku,- Sebanyak 2000 alat Pelindung Diri (APD) dan 6000 alat Rapid Test Covid-19 akan didistribusikan oleh Pemerintah Provinsi Maluku melalui Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Coronavirus Disease 19 (Covid-19) Provinsi Maluku ke rumah sakit – rumah sakit di 11 Kabupaten/Kota di Maluku yang menjadi rujukan untuk penanganan pasien Covid-19 atau virus Corona.

“Iya benar, kita sudah menerima APD dan Rapid Test Covid-19, bantuan dari Pemerintah Pusat dengan rincian yakni APD sebanyak 2000 unit dan Rapid Test 6000 unit. Semuanya akan kami distribusikan ke 11 Kabupaten/Kota sesuai dengan kebutuhannya,” kata Ketua Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, Kasrul Selang, Selasa (31/3).

RELATED POSTS

Gubernur Maluku Buka Rakortek Pendidikan 2026, Tekankan Peningkatan Kualitas SDM

Musrenbang RKPD 2027, Wali Kota Ambon Dorong Kolaborasi Swasta Hadapi Tantangan Fiskal

Menurut Sekretaris Daerah Provinsi Maluku ini, APD maupun Rapid Test Covid-19 akan dibagikan kepada mereka yang rentan berhubungan dengan penyebaran virus mematikan ini.

“Jumlahnya sebenarnya masih sangat terbatas, maka akan diprioritaskan kepada mereka yang berada di ujung tombak penyebaran virus Corona, misalnya para petugas kesehatan serta keluarganya, kemudian pasien yang telah dinyatakan positif pada saat pengobatan lanjutan. Kalau untuk APD, tentunya ditujukan kepada para petugas medis yang menangani pasien virus Corona,” katanya.

Menurutnya, jumlah tersebut terdengar banyak, tapi setelah disalurkan ke Kabupaten/Kota, maka jumlah tersebut akan menjadi sedikit.

“Untuk itu, kita maksimalkan gunakan hanya bagi yang prioritas saja,” tegasnya.

Kasrul berharap agar penyediaan APD juga bisa dibantu oleh Pemerintah Kabupaten/Kota melalui intervensi anggaran masing-masing daerah. Pemerintah daerah diminta untuk melengkapi dan melindungi pertugas lapangan yang bekerja melayani warganya di garda depan.

“Para tenaga medis juga harus terjamin kesehatannya saat merawat dan menangani pasien Corona. Mereka ini kelompok rentan, sehingga harus kita lengkapi dengan peralatan seperti APD yang memadai,” harapnya.

Untuk diketahui, sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 8 Tahun 2010, APD adalah alat untuk mengisolasi sebagian atau seluruh tubuh. Penggunaan APD oleh petugas kesehatan, merupakan prosedur utama dalam kegiatan pelayanan kesehatan.

Tujuannya untuk mengantisipasi risiko keselamatan dan kesehatan kerja para petugas kesehatan, khususnya berupa bahaya biologi, termasuk wabah virus Corona yang kini telah mewabah.

Sementara Rapid Test adalah metode skrining awal untuk mendeteksi antibodi, yaitu IgM dan IgG yang diproduksi oleh tubuh untuk melawan Covid-19. Antibodi ini akan dibentuk oleh tubuh, bila ada paparan virus ini.

Dengan kata lain, bila antibodi ini terdeteksi di dalam tubuh seseorang, artinya tubuh orang tersebut pernah terpapar atau dimasuki oleh Covid-19. Namun perlu diketahui, pembentukan antibodi ini memerlukan waktu, bahkan bisa sampai beberapa minggu.

Jadi, Rapid Test hanyalah pemeriksaan skrining atau pemeriksaan penyaring, bukan untuk pemeriksaan mendiagnosa infeksi virus Covid-19.

Hasil positif pada Rapid Test menandakan bahwa orang yang diperiksa pernah terinfeksi virus Corona. Meski begitu, orang yang sudah terinfeksi virus Corona dan memiliki virus ini di dalam tubuhnya, bisa saja mendapatkan hasil Rapid Test yang negatif, karena tubuhnya belum membentuk antibodi terhadap virus ini

Karena itu, jika hasilnya negatif, pemeriksaan Rapid Test perlu diulang kembali pada 7 hingga 10 hari setelahnya. (Humasmaluku)

Admin

Admin

Related Posts

Gubernur Maluku Buka Rakortek Pendidikan 2026, Tekankan Peningkatan Kualitas SDM

Gubernur Maluku Buka Rakortek Pendidikan 2026, Tekankan Peningkatan Kualitas SDM

by Admin
April 9, 2026
0

Lensa Maluku, — Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) Pembangunan Pendidikan Tahun...

Musrenbang RKPD 2027, Wali Kota Ambon Dorong Kolaborasi Swasta Hadapi Tantangan Fiskal

Musrenbang RKPD 2027, Wali Kota Ambon Dorong Kolaborasi Swasta Hadapi Tantangan Fiskal

by Admin
April 9, 2026
0

Lensa Maluku - Bodewin Wattimena menegaskan pentingnya membangun kerja sama dengan pihak swasta sebagai langkah strategis menghadapi keterbatasan fiskal daerah....

Modus Proyek Talud, Pemuda Sula Terungkap Sebagai Kontraktor Gadungan

Modus Proyek Talud, Pemuda Sula Terungkap Sebagai Kontraktor Gadungan

by Admin
April 9, 2026
0

Lensa Maluku - Dugaan penipuan dengan modus proyek kembali terjadi di Negeri Batu Merah, Kota Ambon. Seorang pemuda bernama Sula,...

Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Buru Mulai Terapkan Aplikasi Srikandi V3

Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Buru Mulai Terapkan Aplikasi Srikandi V3

by Admin
April 9, 2026
0

Lensa Maluku, - Dalam rangka mulai menerapkan aplikasi Sistim Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi) Versi 3, Dinas Perpustakaan dan Arsip...

Asisten III Buka Kegiatan Forum OPD Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Buru

Asisten III Buka Kegiatan Forum OPD Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Buru

by Admin
April 9, 2026
0

Lensa Maluku,-Asisten III, Drs Arman Buton membuka kegiatan Forum OPD Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Buru di Namlea Selasa...

Next Post
Cegah Penyebaran Virus Corona, Bupati Bursel Kembali memperpanjang penutupan Jalur Masuk- Keluar Bursel,  Hingga 14 April

Cegah Penyebaran Virus Corona, Bupati Bursel Kembali memperpanjang penutupan Jalur Masuk- Keluar Bursel,  Hingga 14 April

Bupati Bursel Tinjau Kesiapan Ruang Isolasi Covid-19 di RSUD Namrole

Bupati Bursel Tinjau Kesiapan Ruang Isolasi Covid-19 di RSUD Namrole

Discussion about this post

RECOMMENDED

Gubernur Maluku Buka Rakortek Pendidikan 2026, Tekankan Peningkatan Kualitas SDM

Gubernur Maluku Buka Rakortek Pendidikan 2026, Tekankan Peningkatan Kualitas SDM

April 9, 2026
Musrenbang RKPD 2027, Wali Kota Ambon Dorong Kolaborasi Swasta Hadapi Tantangan Fiskal

Musrenbang RKPD 2027, Wali Kota Ambon Dorong Kolaborasi Swasta Hadapi Tantangan Fiskal

April 9, 2026

Berita Populer

  • BNRN Laksanakan Deklarasi Pembentukan Pengurus Program Makan Bergizi Di Namlea

    BNRN Laksanakan Deklarasi Pembentukan Pengurus Program Makan Bergizi Di Namlea

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPD Golkar Bursel Mengecam Keras Tindakan Pemukulan oleh ZT Kepada Korbid Kepartain Golkar Bursel, Polres di Minta Percepat Proses Hukum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Quick Count Pilkada Bursel Safitri – Hempri Unggul 36 Persen mengalahkan Dua Pesaingnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Temuan Belatung di MBG, Ketua BRNR Bursel Sudirman Buton Tegaskan Prosedur Keamanan dan Kebersihan MBG Jadi Prioritas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Oknum Tim Kampanye MANDAT Ketangkap Main Judi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Contact

© 2022 Lensamaluku.com

No Result
View All Result
  • Berita
    • Maluku
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Wisata

© 2022 Lensamaluku.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In