Lensa Maluku,— Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Maluku, Basri Damis, meminta kader PKB Kabupaten Buru Selatan turut mengawal persoalan kebakaran hutan dan dampak kemarau yang memengaruhi kehidupan masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Basri dalam kegiatan pengukuhan pengurus DPC dan PAC PKB Buru Selatan masa bakti 2026–2031, yang dirangkaikan dengan orientasi politik dan musyawarah kerja cabang di Namrole, Jumat (30/10/2026).
Basri mengingatkan bahwa kader partai harus memiliki kepekaan terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat, terutama ketika bencana mengancam sumber penghidupan warga.
Ia meminta pengurus melakukan pendataan terhadap desa, kawasan hutan, serta lahan produktif yang terdampak kebakaran.
Menurut dia, pendataan diperlukan agar persoalan yang dihadapi masyarakat dapat diperjuangkan melalui langkah advokasi kepada pemerintah.
Basri turut menyoroti potensi kerugian yang dialami warga ketika kebakaran merusak tanaman produktif, termasuk tanaman cengkeh dan pala.
Ia menegaskan bahwa kepentingan masyarakat harus menjadi perhatian bersama, termasuk dalam upaya mencari penyelesaian terhadap kerugian akibat kebakaran.
Selain menjalankan fungsi politik, Basri meminta kader PKB membangun kerja sama dengan pemerintah daerah dan berbagai elemen masyarakat untuk mendorong penanganan persoalan lingkungan serta perlindungan sumber penghidupan warga.
Ia berharap pengurus yang baru dikukuhkan tidak hanya memperkuat organisasi, tetapi juga menghadirkan perjuangan nyata bagi masyarakat Buru Selatan.(LM-03)
Arifudin Kembali Pimpin PKB Buru Selatan, Konsolidasi Kader Jadi Agenda Utama 2026–2031
Lensa Maluku, - Arifudin, S.Sos.I., kembali dipercaya memimpin Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Buru Selatan, Maluku,...










Discussion about this post