Lensa Maluku – Komitmen menjaga persatuan, memperkuat stabilitas sosial, serta membangun sinergi antara aparat dan masyarakat kembali ditegaskan dalam pertemuan silaturahmi antara jajaran TNI dan pengurus Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) Maluku yang berlangsung di kediaman Kapten Djamuludin, Komandan BK IB (Bala Krida Intelijen), di kawasan Kebun Cengkeh, Kota Ambon, 06/06/2026.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan itu dihadiri Ketua DPW IKAPPI Maluku Muhammad Marasabessy (Marssy), Ketua DPD IKAPPI Kota Ambon Azhar Ohorella, serta perwakilan Kapendam XV/Pattimura Kapten. Sambani.
Di tengah dinamika sosial yang terus berkembang, silaturahmi tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat komunikasi lintas elemen masyarakat sekaligus membangun kesamaan persepsi dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan persatuan di Maluku.
Ketua DPW IKAPPI Maluku Muhammad Marasabessy (Marssy) mengatakan, hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat merupakan fondasi penting dalam menciptakan kondisi daerah yang aman dan kondusif.
Menurutnya, komunikasi yang terjalin baik akan melahirkan rasa saling percaya serta memperkuat kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan sosial yang muncul di tengah masyarakat.
Ia menilai kehadiran TNI selama ini tidak hanya terlihat dalam tugas menjaga kedaulatan dan keamanan negara, tetapi juga melalui pendekatan kemasyarakatan yang humanis dan dekat dengan rakyat.
“Hubungan yang harmonis antara TNI dan masyarakat merupakan modal penting dalam menjaga kebersamaan serta menciptakan suasana yang aman dan kondusif di Maluku. Ucap Marssy
TNI selalu hadir memberikan rasa nyaman kepada masyarakat dan mampu membangun pendekatan kekeluargaan yang sangat baik,” Tambahnya
Menurutnya, pendekatan persuasif dan komunikasi yang dibangun TNI selama ini menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas daerah, khususnya di Maluku yang dikenal memiliki keragaman suku, budaya, dan agama.
Dalam kesempatan tersebut, Marasabessy juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang berpotensi memecah belah persatuan.
Ia secara khusus mengajak para pedagang di Pasar Mardika Ambon untuk tetap menjaga kebersamaan serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar.
“Persatuan harus tetap menjadi prioritas bersama. Masyarakat harus lebih bijak dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar, sehingga tidak mudah terpecah oleh kepentingan-kepentingan tertentu yang dapat mengganggu stabilitas sosial,” kata Marssy
Sementara itu, Ketua DPD IKAPPI Kota Ambon Azhar Ohorella menegaskan bahwa IKAPPI sebagai organisasi yang menaungi para pedagang memiliki tanggung jawab moral untuk turut menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan pasar.
Menurutnya, pasar bukan hanya pusat aktivitas ekonomi masyarakat, tetapi juga menjadi ruang interaksi sosial yang harus dijaga agar tetap aman, nyaman, dan harmonis.
Azhar menyatakan IKAPPI siap mendukung berbagai program pemerintah maupun TNI yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat semangat persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Maluku.
“Kami ingin para pedagang menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas sosial. Ketika kondisi daerah aman dan kondusif, aktivitas ekonomi masyarakat juga dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Sambani yang hadir mewakili Kapendam XV/Pattimura menyampaikan apresiasi atas inisiatif silaturahmi yang dilakukan bersama IKAPPI Maluku.
Menurutnya, komunikasi yang baik antara aparat dan masyarakat merupakan salah satu kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis.
Ia menegaskan bahwa TNI senantiasa membuka ruang komunikasi dengan seluruh komponen masyarakat sebagai bagian dari upaya memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat.
“Kami sangat menyambut baik silaturahmi ini. TNI selalu membuka diri untuk bersama masyarakat, termasuk bersama IKAPPI Maluku, dalam membangun hubungan yang baik dan memperkuat silaturahmi,” Ujarnya
Lebih lanjut, Sambani menegaskan bahwa tugas TNI tidak hanya terbatas pada aspek pertahanan dan keamanan negara. Dalam pelaksanaannya, TNI juga memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir di tengah masyarakat, membantu menyelesaikan berbagai persoalan sosial, serta mendukung program pembangunan daerah.
Menurutnya, kolaborasi antara aparat keamanan dan elemen masyarakat harus terus diperkuat agar berbagai tantangan yang dihadapi daerah dapat diselesaikan secara bersama-sama dengan mengedepankan semangat persaudaraan dan gotong royong.
Pertemuan tersebut akhirnya menghasilkan komitmen bersama untuk terus menjaga komunikasi dan memperkuat kolaborasi dalam berbagai bidang, khususnya yang berkaitan dengan pembinaan masyarakat, penguatan persatuan, dan menjaga stabilitas sosial.
Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat saat ini, semangat kebersamaan yang ditunjukkan TNI dan IKAPPI Maluku diharapkan dapat menjadi contoh positif dalam membangun Sinergitas.
Dengan komunikasi yang kuat dan rasa saling percaya yang terus dipelihara, upaya menjaga keamanan, memperkuat persatuan, serta mendorong kemajuan daerah diyakini dapat berjalan lebih optimal demi kesejahteraan masyarakat Maluku, (LM-10)









Discussion about this post