Lensa Maluku, – Dunia seni musik di Kabupaten Buru Selatan memasuki babak baru. Fadli Solissa resmi dipercaya memimpin Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) untuk masa bakti 2026–2031.
Pelantikan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Buru Selatan, Rabu (10/6/2026), menjadi momentum penting bagi kebangkitan para pelaku seni musik di daerah tersebut. Di bawah kepemimpinan Fadli Solissa, PAPPRI diharapkan mampu menjadi rumah besar bagi para musisi, penyanyi, pencipta lagu, dan seniman lokal untuk berkembang serta menghasilkan karya yang lebih kompetitif.
Dalam sambutannya usai dilantik, Fadli menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi tersebut. Ia menegaskan bahwa amanah yang diemban bukan sekadar jabatan organisasi, melainkan tanggung jawab besar untuk memajukan seni dan budaya di Buru Selatan.
“Pelantikan ini bukan hanya sebuah seremoni, tetapi awal dari tanggung jawab bersama untuk membangun, mengembangkan, dan memajukan musik serta budaya di Kabupaten Buru Selatan yang kita cintai,” ujar Fadli.
Menurutnya, Buru Selatan memiliki banyak talenta muda berbakat di bidang musik dan seni pertunjukan. Namun, potensi tersebut membutuhkan ruang yang tepat untuk dibina dan dikembangkan agar mampu bersaing di tingkat yang lebih luas.
Karena itu, kehadiran PAPPRI di bawah kepemimpinannya akan difokuskan sebagai wadah pembinaan, pengembangan kreativitas, serta ruang kolaborasi bagi para pelaku seni di daerah.
Fadli juga menilai bahwa seni dan musik tidak hanya berfungsi sebagai hiburan semata. Lebih dari itu, seni merupakan sarana pendidikan, media pemersatu masyarakat, sekaligus instrumen penting dalam memperkenalkan identitas dan kekayaan budaya Buru Selatan kepada dunia luar.
Di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat, ia mengajak para musisi lokal untuk terus berinovasi dan memanfaatkan berbagai platform sebagai sarana promosi karya, tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya yang menjadi jati diri daerah.
Sebagai ketua yang baru dilantik, Fadli berkomitmen membangun sinergi dengan pemerintah daerah, lembaga pendidikan, komunitas seni, dan berbagai pihak terkait guna memperkuat ekosistem seni budaya di Buru Selatan.
Ia berharap keberadaan PAPPRI dapat membuka lebih banyak peluang bagi musisi lokal untuk berkembang, sekaligus mendorong lahirnya karya-karya kreatif yang tidak hanya dikenal di tingkat daerah, tetapi juga mampu mengharumkan nama Buru Selatan di tingkat nasional bahkan internasional.
Mengakhiri sambutannya, Fadli mengajak seluruh pengurus dan anggota PAPPRI untuk menjaga solidaritas organisasi dan bekerja dengan penuh tanggung jawab selama masa pengabdian lima tahun ke depan.
“Dengan kebersamaan dan semangat Kai Wait, saya yakin kita bisa membawa seni dan budaya Buru Selatan menjadi lebih maju dan dikenal lebih luas,” tutupnya.(LM-03)











Discussion about this post