Berita Terkini Maluku
Sunday, April 26, 2026
  • Login
  • Berita
    • Maluku
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Wisata
No Result
View All Result
  • Berita
    • Maluku
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Wisata
No Result
View All Result
Berita Terkini Maluku
No Result
View All Result
Home Berita

Skenario Gelap di Gunung Botak oleh WNA Tiongkok

Admin by Admin
January 6, 2026
in Berita, Uncategorized
Skenario Gelap di Gunung Botak oleh WNA Tiongkok

Lensa Maluku, – Aroma konspirasi menyengat di kawasan tambang emas Gunung Botak kini telah hadir enam Warga Negara Asing (WNA) asal Tiongkok di area Kaku Lea Bumi bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan tamparan keras bagi kedaulatan warga lokal di tanah Bupolo.

Diduga kuat, kehadiran mereka adalah bagian dari skenario besar untuk mengeruk kekayaan bumi Buru demi kepentingan segelintir elite koperasi dan penguasa.Kedok Koperasi, Rasa Korporasi Asing.,??

RELATED POSTS

Logika, Bukti, dan Narasi: Menguji Klaim “APH Jadi Tameng PETI Gunung Botak”

Kejahatan Terstruktur: Baharudin Asal Huamual Belakang Terseret Kasus Penipuan dan Dokumen Palsu

Ironisnya dan memuakkan. Di saat pemerintah daerah dan aparat gencar melakukan penertiban dengan dalih “menjaga aset negara” dan “kemaslahatan masyarakat”,

di balik layar justru terbentang karpet merah bagi tenaga asing. Keenam WNA yang teridentifikasi sebagai teknisi dan manajer dari PT Harmoni Alam.

ini diduga diselundupkan untuk mengontrol aspek teknis pengolahan emas di wilayah tambang gunung Botak.,??

Hal tersebut Menjadi sebuah tamparan keras bagi tenaga kerja lokal yang seharusnya menjadi tuan rumah di tanah sendiri melalui Izin Pertambangan Rakyat (IPR). Malah menjadi pembantu di negeri sendiri l.,?

Dugaan keterlibatan Helena Ismail, yang disebut-sebut sebagai “Ibu Angkat” koperasi, memperkuat indikasi bahwa IPR yang seharusnya memberdayakan rakyat kecil, justru diduga hanya dijadikan tameng hukum untuk memuluskan operasional perusahaan yang menggunakan jasa asing.

Pejabat Bungkam, Penegak Hukum Ditantang Ke mana suara lantang para pemangku kebijakan?

Publik kini menuntut jawaban tegas dari: Gubernur Maluku dan Ketua Tim Satgas, Hendrik Lewerisa.Djalaludin Salampessy dan Bupati Buru, Ikram Umasugi. Kapolres Buru serta Dandim 1506/Namlea.

Apakah penertiban selama ini hanya gertakan untuk menakuti rakyat jelata agar area tersebut steril bagi kepentingan pemodal besar dan warga asing? Jika benar mereka adalah “teknisi obat”, lantas obat apa yang dimaksud? Apakah bahan kimia berbahaya yang akan merusak lingkungan Gunung Botak demi keuntungan cepat? Atau kah Obat dari Warga Negara Asing yang memiliki keuntungan cepat,?

Data Enam WNA yang Menjadi Sorotan:Berdasarkan data dari Tim Pemantau Orang Asing (PORA), inilah daftar warga Tiongkok yang kini bebas berkeliaran di zona tambang: Tan Weizhong (Teknisi Lapangan) Li Jianfeng (Teknisi Lapangan) Wu Yuesheng (Field Manager) Wu Jing (Marketing & Commercial Manager) Peng Ke (Staf Teknis) Cai Min (Staf Teknis)

Tuntutan Transparansi Aparat penegak hukum, khususnya Polres Buru, tidak boleh “main mata”. Identitas dan izin tinggal keenam WNA ini harus diperiksa secara transparan di depan publik. Masyarakat tidak butuh retorika..? tentang “tugas negara” jika pada akhirnya kekayaan alam Maluku dikuras oleh orang asing dengan restu pejabat yang menutup mata. Hancurlah kab Buru ini kedepannya.,?

Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Buru, Baharudin Besan, mengaku “tidak tahu-menahu”. Jika kepala dinas saja tidak tahu, lantas siapa yang memberi karpet merah bagi mereka masuk ke jantung pertambangan? Ini adalah kegagalan pengawasan yang disengaja atau ketidakmampuan yang memalukan.

Gunung Botak bukan milik Tiongkok, bukan pula milik koperasi sepihak. Ini adalah harta rakyat Bupolo. Rakyat tidak boleh hanya mendapatkan limbah, sementara emasnya dibawa lari oleh orang asing melalui pintu belakang yang dibuka oleh Oknum oknum tertentu. (LM-04)

Admin

Admin

Related Posts

Logika, Bukti, dan Narasi: Menguji Klaim “APH Jadi Tameng PETI Gunung Botak”

Logika, Bukti, dan Narasi: Menguji Klaim “APH Jadi Tameng PETI Gunung Botak”

by Admin
April 25, 2026
0

Lensa Maluku, - Narasi yang menyebut aparat penegak hukum (APH) menjadi “tameng” bagi aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di...

Kejahatan Terstruktur: Baharudin Asal Huamual Belakang Terseret Kasus Penipuan dan Dokumen Palsu

Kejahatan Terstruktur: Baharudin Asal Huamual Belakang Terseret Kasus Penipuan dan Dokumen Palsu

by Admin
April 24, 2026
0

Lensa Maluku - Dugaan tindak pidana penipuan dan pemalsuan dokumen kembali mencuat di Kota Ambon. Seorang pria bernama Baharudin, yang...

Mahasiswa KKN Universitas Pattimura Dorong Kemajuan Pendidikan Lewat Pembelajaran Bahasa Inggris di Seram Bagian Barat

Mahasiswa KKN Universitas Pattimura Dorong Kemajuan Pendidikan Lewat Pembelajaran Bahasa Inggris di Seram Bagian Barat

by Admin
April 23, 2026
0

Lensa Maluku — Upaya mendorong kemajuan dunia pendidikan terus dilakukan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 52 dari Universitas...

Kepemimpinan Ikram Umasugi Dapat Apresiasi, Hadir Langsung Buka Ujian SD di Kabupaten Buru

Kepemimpinan Ikram Umasugi Dapat Apresiasi, Hadir Langsung Buka Ujian SD di Kabupaten Buru

by Admin
April 22, 2026
0

Lensa Maluku,- Kepemimpinan Bupati Buru, Ikram Umasugi, kembali menunjukkan komitmennya terhadap kemajuan dunia pendidikan. Hal ini terlihat dari kehadirannya secara...

Tak Bermoral! Hasyim Rahayaan Dilaporkan ke Polisi, KOKAM Maluku Tegas: Ancaman terhadap Kader Tak Bisa Dibiarkan

Tak Bermoral! Hasyim Rahayaan Dilaporkan ke Polisi, KOKAM Maluku Tegas: Ancaman terhadap Kader Tak Bisa Dibiarkan

by Admin
April 21, 2026
0

Lensa Maluku – Dugaan tindakan tidak etis yang melibatkan anggota DPRD Maluku dari Partai Demokrat, Hasyim Rahayaan, menuai kecaman keras...

Next Post
Polsek Waplaw Tegaskan Penangan Masalah Dilakukan Secara Humanis dan Tanpa Kekerasan

Polsek Waplaw Tegaskan Penangan Masalah Dilakukan Secara Humanis dan Tanpa Kekerasan

Warga Binaan Lapas Wahai Ibadah Perdana Virtual 2026, Semangat Spiritual di Balik Jeruji

Warga Binaan Lapas Wahai Ibadah Perdana Virtual 2026, Semangat Spiritual di Balik Jeruji

Discussion about this post

RECOMMENDED

Logika, Bukti, dan Narasi: Menguji Klaim “APH Jadi Tameng PETI Gunung Botak”

Logika, Bukti, dan Narasi: Menguji Klaim “APH Jadi Tameng PETI Gunung Botak”

April 25, 2026
Kejahatan Terstruktur: Baharudin Asal Huamual Belakang Terseret Kasus Penipuan dan Dokumen Palsu

Kejahatan Terstruktur: Baharudin Asal Huamual Belakang Terseret Kasus Penipuan dan Dokumen Palsu

April 24, 2026

Berita Populer

  • BNRN Laksanakan Deklarasi Pembentukan Pengurus Program Makan Bergizi Di Namlea

    BNRN Laksanakan Deklarasi Pembentukan Pengurus Program Makan Bergizi Di Namlea

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPD Golkar Bursel Mengecam Keras Tindakan Pemukulan oleh ZT Kepada Korbid Kepartain Golkar Bursel, Polres di Minta Percepat Proses Hukum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Quick Count Pilkada Bursel Safitri – Hempri Unggul 36 Persen mengalahkan Dua Pesaingnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Temuan Belatung di MBG, Ketua BRNR Bursel Sudirman Buton Tegaskan Prosedur Keamanan dan Kebersihan MBG Jadi Prioritas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Oknum Tim Kampanye MANDAT Ketangkap Main Judi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Contact

© 2022 Lensamaluku.com

No Result
View All Result
  • Berita
    • Maluku
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Wisata

© 2022 Lensamaluku.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In