Berita Terkini Maluku
Sunday, June 14, 2026
  • Login
  • Berita
    • Maluku
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Wisata
No Result
View All Result
  • Berita
    • Maluku
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Wisata
No Result
View All Result
Berita Terkini Maluku
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Limbah Merkuri Ancam Sungai Anhoni: Pakar Kimia UNPATTI Soroti Dampak Lingkungan dan Kesehatan

Admin by Admin
September 4, 2025
in Uncategorized
Limbah Merkuri Ancam Sungai Anhoni:  Pakar Kimia UNPATTI Soroti Dampak Lingkungan dan Kesehatan

Lensa Maluku, – Sungai Anhoni yang terletak di wilayah Namlea, Pulau Buru, kini berada dalam kondisi memprihatinkan akibat tercemar limbah merkuri dari aktivitas pertambangan emas ilegal. Pencemaran ini bukan hanya mengancam ekosistem sungai, tetapi juga berisiko tinggi terhadap kesehatan masyarakat setempat, terutama ibu hamil dan anak-anak.

Dr. Netty Siahaya, M.Si, Kepala Laboratorium Terpadu Pendukung Blok Masela Universitas Pattimura (UNPATTI) sekaligus dosen Jurusan Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi, mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi ini.

RELATED POSTS

HMI Namlea Hitung Potensi IPERA Rp2,514 Miliar ; Minta Transparansi Daerah Penghasil Dapat Porsi yang Jelas

KONI dan Pemda Buru Selatan Gelar Jalan Sehat Sambut Piala Dunia 2026

Merkuri adalah logam berat yang sangat beracun. Ketika dibuang ke lingkungan tanpa pengolahan, terutama ke sungai seperti Anhoni, ia dapat berubah menjadi metilmerkuri—senyawa yang jauh lebih berbahaya karena bisa terakumulasi dalam rantai makanan,” jelas Dr. Netty.

Kerusakan Ekosistem Sungai dan Risiko Kesehatan

Menurut Dr. Netty, limbah merkuri yang dibuang langsung ke Sungai Anhoni dari proses pemisahan emas (amalgamasi) telah menyebabkan rusaknya habitat sungai. Merkuri yang mengendap di dasar sungai tidak hanya merusak habitat bentik tetapi juga mengganggu keseimbangan ekosistem secara keseluruhan.

“Dampaknya sangat nyata ketika ikan yang sudah tercemar dikonsumsi manusia, terutama oleh anak-anak atau ibu hamil, risikonya bisa sangat serius—kerusakan sistem saraf, gangguan perkembangan otak janin, bahkan kematian,” ujar Dr. Netty.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sendiri telah menetapkan merkuri sebagai salah satu dari sepuluh bahan kimia paling berbahaya bagi kesehatan masyarakat. Paparan merkuri, bahkan dalam jumlah kecil, dapat menyebabkan tremor, gangguan penglihatan, kerusakan ginjal, hingga keterlambatan perkembangan kognitif pada anak.

Butuh Tindakan Nyata dan Terpadu

Dr. Netty menekankan perlunya langkah cepat dan terkoordinasi untuk menangani krisis ini. Ia menyebutkan empat langkah utama yang perlu segera dilakukan:

1. Penegakan Hukum yang Tegas
“Pemerintah daerah harus meningkatkan pengawasan dan menindak tegas pelaku tambang ilegal. Tanpa penegakan hukum, kerusakan akan terus berlanjut.”

2. Edukasi Masyarakat
Edukasi kepada masyarakat dan penambang tentang bahaya merkuri sangat penting. Ia mendorong penggunaan teknologi alternatif yang lebih ramah lingkungan seperti metode gravitasi atau sianidasi yang dikontrol.

3. Rehabilitasi Lingkungan
Pembersihan sedimen sungai yang tercemar dan pemulihan ekosistem melalui penanaman vegetasi serta restocking ikan lokal adalah langkah-langkah konkret yang harus dimulai.

4. Pemantauan Kesehatan Warga
Pemeriksaan rutin terhadap kadar merkuri dalam tubuh warga sekitar dan penyediaan layanan kesehatan menjadi hal yang tak bisa ditawar.

Panggilan untuk Kolaborasi

Dr. Netty menutup dengan ajakan kepada semua pihak—pemerintah, akademisi, masyarakat, dan organisasi lingkungan—untuk bersama-sama menyelamatkan Sungai Anhoni dan melindungi generasi masa depan dari bahaya merkuri.

“Ini bukan hanya soal lingkungan, tapi soal hak hidup sehat masyarakat. Kita tidak bisa menunggu lebih lama lagi,” tegasnya.(LM-04)

Admin

Admin

Related Posts

HMI Namlea Hitung Potensi IPERA Rp2,514 Miliar ; Minta Transparansi Daerah Penghasil Dapat Porsi yang Jelas

HMI Namlea Hitung Potensi IPERA Rp2,514 Miliar ; Minta Transparansi Daerah Penghasil Dapat Porsi yang Jelas

by Admin
June 13, 2026
0

Lensa Maluku, – Ketua HMI Cabang Namlea, Abdulah Fatsey, menegaskan bahwa keberhasilan penataan dan legalisasi pertambangan rakyat di Gunung Botak...

KONI dan Pemda Buru Selatan Gelar Jalan Sehat Sambut Piala Dunia 2026

KONI dan Pemda Buru Selatan Gelar Jalan Sehat Sambut Piala Dunia 2026

by Admin
June 12, 2026
0

Lensa Maluku, — Komite Olahraga Nasional Indonesia Kabupaten Buru Selatan bersama Pemerintah Kabupaten Buru Selatan menggelar kegiatan jalan sehat dalam...

Jelang Piala Dunia, Lapangan Merdeka Dipadati Warga dalam Kegiatan Ambon Colour Fun Walk

Jelang Piala Dunia, Lapangan Merdeka Dipadati Warga dalam Kegiatan Ambon Colour Fun Walk

by Admin
June 11, 2026
0

Lensa Maluku, – Ribuan warga memadati Lapangan Merdeka Ambon untuk mengikuti kegiatan Ambon Colour Fun Walk yang digelar Pemerintah Kota...

HILIRISASI UBI KAYU BURU SELATAN DAPAT RESTU MENTAN, DORONG SWASEMBADA PANGAN DAN INDUSTRI BERBASIS PERTANIAN

HILIRISASI UBI KAYU BURU SELATAN DAPAT RESTU MENTAN, DORONG SWASEMBADA PANGAN DAN INDUSTRI BERBASIS PERTANIAN

by Admin
June 11, 2026
0

Lensa Maluku, – Upaya pengembangan hilirisasi komoditas pertanian di daerah kembali mendapat dukungan pemerintah pusat. Kali ini, program hilirisasi ubi...

Umar Lessy Ajak Pecinta Bola Maluku Nikmati Piala Dunia dengan Semangat Persaudaraan

Umar Lessy Ajak Pecinta Bola Maluku Nikmati Piala Dunia dengan Semangat Persaudaraan

by Admin
June 10, 2026
0

Lensa Maluku - Ketua DPD Partai Golkar Maluku, Umar Lessy, mengajak masyarakat Maluku, khususnya para pecinta sepak bola, untuk menyambut...

Next Post
Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H, Gubernur Serukan Persatuan, Kedamaian, dan Transformasi Maluku

Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H, Gubernur Serukan Persatuan, Kedamaian, dan Transformasi Maluku

UNPATTI Dorong Transformasi Pembelajaran di Daerah Terpencil lewat Learning Management

UNPATTI Dorong Transformasi Pembelajaran di Daerah Terpencil lewat Learning Management

Discussion about this post

RECOMMENDED

HMI Namlea Hitung Potensi IPERA Rp2,514 Miliar ; Minta Transparansi Daerah Penghasil Dapat Porsi yang Jelas

HMI Namlea Hitung Potensi IPERA Rp2,514 Miliar ; Minta Transparansi Daerah Penghasil Dapat Porsi yang Jelas

June 13, 2026
KONI dan Pemda Buru Selatan Gelar Jalan Sehat Sambut Piala Dunia 2026

KONI dan Pemda Buru Selatan Gelar Jalan Sehat Sambut Piala Dunia 2026

June 12, 2026

Berita Populer

  • BNRN Laksanakan Deklarasi Pembentukan Pengurus Program Makan Bergizi Di Namlea

    BNRN Laksanakan Deklarasi Pembentukan Pengurus Program Makan Bergizi Di Namlea

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPD Golkar Bursel Mengecam Keras Tindakan Pemukulan oleh ZT Kepada Korbid Kepartain Golkar Bursel, Polres di Minta Percepat Proses Hukum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Quick Count Pilkada Bursel Safitri – Hempri Unggul 36 Persen mengalahkan Dua Pesaingnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Temuan Belatung di MBG, Ketua BRNR Bursel Sudirman Buton Tegaskan Prosedur Keamanan dan Kebersihan MBG Jadi Prioritas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Oknum Tim Kampanye MANDAT Ketangkap Main Judi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Contact

© 2022 Lensamaluku.com

No Result
View All Result
  • Berita
    • Maluku
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Wisata

© 2022 Lensamaluku.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In