Ambon, ()– Pengurus Daerah Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (PD KMHDI) Maluku memberikan apresiasi kepada Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku saat ini dijabat oleh Bpk. Dr. Ir. Ruslan Malik, S.T., M.T. yang dinilai tetap menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara maksimal di tengah kondisi transisi kepemimpinan.
KMHDI Maluku menilai, situasi transisi dalam sebuah lembaga pemerintahan merupakan hal yang lazim dan membutuhkan waktu untuk proses penyesuaian administrasi, koordinasi, serta penyelarasan program kerja. Karena itu, penilaian terhadap kinerja Plt. Kepala BWS Maluku harus dilakukan secara proporsional dan mempertimbangkan kondisi objektif yang sedang dihadapi.
kepada Media ini, Sabtu 01/08/2026 Ketua PD KMHDI Maluku, Hitinesi Nahatue, S. Ip, mengatakan bahwa persoalan kekeringan yang terjadi di sejumlah wilayah, termasuk lahan pertanian masyarakat transmigrasi di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), tidak dapat dibebankan sepenuhnya kepada Plt. Kepala BWS Maluku yang baru menjalankan tugasnya dalam masa transisi.
”Plt. Kepala BWS Maluku bekerja dalam situasi transisi kepemimpinan. Oleh karena itu, diperlukan waktu untuk memastikan seluruh program berjalan optimal. Kami melihat adanya komitmen untuk tetap menjalankan fungsi pelayanan kepada masyarakat meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan,” ujarnya Hitinesi.
Lanjut Hitinesi, ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat agar memberikan ruang bagi proses penataan organisasi yang sedang berlangsung, sembari tetap mengawal pelaksanaan program pembangunan infrastruktur sumber daya air secara konstruktif.
Menurut Hitinesi, kritik merupakan bagian dari fungsi kontrol serta pengawasan publik yang sangat penting. Namun, kritik tersebut hendaknya disampaikan secara objektif dengan mempertimbangkan kondisi riil di lapangan serta kewenangan yang dimiliki oleh pejabat yang sedang menjalankan amanah sebagai pelaksana tugas.
”Kami berharap semua pihak mengedepankan semangat kolaborasi dalam mencari solusi atas persoalan kekeringan yang dialami masyarakat. Yang dibutuhkan saat ini adalah sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BWS Maluku, dan masyarakat agar penanganan dapat dilakukan secara efektif,” Tutupnya Hitinesi.
KMHDI Maluku menyatakan akan terus mendukung setiap upaya pemerintah dalam memperkuat pengelolaan sumber daya air serta mendorong pelayanan publik yang semakin baik demi kepentingan masyarakat Maluku.(LM-03)









Discussion about this post