Berita Terkini Maluku
Wednesday, June 24, 2026
  • Login
  • Berita
    • Maluku
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Wisata
No Result
View All Result
  • Berita
    • Maluku
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Wisata
No Result
View All Result
Berita Terkini Maluku
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Admin by Admin
November 29, 2025
in Uncategorized

Kebijakan Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menuai kritik dari sejumlah pihak, termasuk aktivis dan kepala daerah, terkait kebijakan pemotongan Transfer ke Daerah (TKD) dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2025 dan APBN 2026.

Kebijakan ini dinilai sangat berdampak negatif terhadap kemampuan fiskal dan pembangunan di daerah, terutama yang memiliki keterbatasan pendapatan.

RELATED POSTS

Ruslan Soamole: Tuduhan Ekskavator di Gunung Botak Adalah Fitnah, PTB Koperasi Adat Bukan Penambang Ilegal

Ketua DPD IKAPPI Kota Ambon Minta Walikota Tepati Janji, Bongkar Lapak di Bahu Jalan Pasar Batumerah

Efisiensi anggaran: Pada Februari 2025, Presiden Prabowo mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) No. 1 Tahun 2025 yang mengamanatkan efisiensi belanja negara sebesar Rp306,69 triliun. Sebagian dari penghematan tersebut, sekitar Rp50,59 triliun, berasal dari pemotongan TKD.
Alasan pemerintah: Pemerintah, melalui Menteri Keuangan Purbaya, menjelaskan bahwa kebijakan ini didasari oleh adanya dana TKD yang mengendap dan tidak terserap secara optimal oleh pemerintah daerah. Purbaya juga mengemukakan pertimbangan Presiden Prabowo mengenai potensi penyelewengan anggaran di daerah.

Revisi anggaran: Meskipun ada pemotongan di tahun 2025, pada pertengahan tahun, muncul rencana dari pemerintah untuk merevisi pemotongan dana TKD dan mengkaji tambahan anggaran untuk daerah.

Aktivis dan kepala daerah mengkhawatirkan dampak serius yang akan timbul akibat pemotongan anggaran ini, antara lain:
Penghambatan program prioritas: Pemotongan anggaran dapat menghambat program-program prioritas pemerintah daerah, seperti pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, dan kesejahteraan masyarakat.
Tekanan fiskal daerah: Banyak daerah yang mengandalkan TKD untuk membiayai operasionalnya akan menghadapi tekanan fiskal. Mereka kesulitan mengatur alokasi belanja karena TKD juga digunakan untuk membayar gaji pegawai daerah.

Kesenjangan pembangunan: Pemotongan ini akan sangat dirasakan oleh daerah dengan tingkat investasi rendah, yang tidak memiliki akses untuk mencari mitra swasta guna menutupi kekurangan dana. Hal ini dapat memperlebar kesenjangan pembangunan antara daerah kaya dan daerah miskin.

Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI): Pada Oktober 2025, 18 gubernur mendatangi Kementerian Keuangan untuk menolak kebijakan pemotongan TKD, karena menilai pengurangan tersebut akan berdampak signifikan pada pembangunan di daerah.
Kritik dari aktivis dan pengamat: Ferdinand Hutahaean, dalam sebuah forum, mengkritik kebijakan Menkeu Purbaya dengan menyatakan tidak mungkin dana mengendap jika pada kenyataannya daerah kekurangan uang.
Respons pemerintah: Menanggapi protes dari para gubernur, Menteri Keuangan Purbaya berjanji akan mengevaluasi kebijakan tersebut pada pertengahan triwulan 2026. Ia juga menyatakan akan mengembalikan dana ke daerah jika kondisi ekonomi nasional membaik.

Hingga akhir November 2025, polemik ini masih menjadi sorotan, terutama mengenai dampak dan alasan di balik pemotongan TKD tersebut. Beberapa pihak masih terus menyuarakan kritik dan kekhawatiran mereka terhadap kebijakan yang dianggap merugikan daerah.

Admin

Admin

Related Posts

Ruslan Soamole: Tuduhan Ekskavator di Gunung Botak Adalah Fitnah, PTB Koperasi Adat Bukan Penambang Ilegal

Ruslan Soamole: Tuduhan Ekskavator di Gunung Botak Adalah Fitnah, PTB Koperasi Adat Bukan Penambang Ilegal

by Admin
June 23, 2026
0

Lensa Maluku, – Ketua Koperasi Parusa Tanila Baru (PTB), Ruslan Arif Soamole, SH, angkat bicara terkait informasi yang beredar luas...

Ketua DPD IKAPPI Kota Ambon Minta Walikota Tepati Janji, Bongkar Lapak di Bahu Jalan Pasar Batumerah

Ketua DPD IKAPPI Kota Ambon Minta Walikota Tepati Janji, Bongkar Lapak di Bahu Jalan Pasar Batumerah

by Admin
June 21, 2026
0

Lensa Maluku – Ketua Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (DPD IKAPPI) Kota Ambon, Azhar Ohorella mendesak Walikota Ambon...

POLAM-INDONESIA: Hadirnya Febri Calvin Tetelepta di Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menjadi diskursus yang menarik di tengah konfigurasi politik Maluku

POLAM-INDONESIA: Hadirnya Febri Calvin Tetelepta di Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menjadi diskursus yang menarik di tengah konfigurasi politik Maluku

by Admin
June 21, 2026
0

Jakarta-Indonesia, 21 Juli 2026. Dirt. Politik Anak Muda Indonesia (Abubakar Karepesina), yang akrab disapa Bung Andar Karepesina. Bahwa FCT dinilai...

Film “Dua Nafas” Angkat Kisah Pengorbanan Nenek dan Cucu yang Mengharukan

Film “Dua Nafas” Angkat Kisah Pengorbanan Nenek dan Cucu yang Mengharukan

by Admin
June 20, 2026
0

JAKARTA – Industri perfilman Indonesia kembali menghadirkan karya drama keluarga yang sarat nilai kehidupan melalui film Dua Nafas. Film garapan...

Dari Timur Indonesia ke Puncak Akademik, Putra Maluku AKP Rifaizal Samual Raih Gelar Doktor Ilmu Kepolisian dengan Predikat Cumlaude

Dari Timur Indonesia ke Puncak Akademik, Putra Maluku AKP Rifaizal Samual Raih Gelar Doktor Ilmu Kepolisian dengan Predikat Cumlaude

by Admin
June 19, 2026
0

Lensa Maluku – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra terbaik Maluku. AKP Rifaizal Samual, S.I.K., M.K., resmi menyandang gelar Doktor Ilmu...

Next Post
Ketua KNPI Abdurahman Bahta Minta Sekda Bursel Tingkatkan Disiplin ASN Sebagai Pelayanan Publik

Ketua KNPI Abdurahman Bahta Minta Sekda Bursel Tingkatkan Disiplin ASN Sebagai Pelayanan Publik

Terus Konsisten, Lapas Namlea Masifkan Produksi Minyak Kayu Putih 86

Terus Konsisten, Lapas Namlea Masifkan Produksi Minyak Kayu Putih 86

Discussion about this post

RECOMMENDED

Ruslan Soamole: Tuduhan Ekskavator di Gunung Botak Adalah Fitnah, PTB Koperasi Adat Bukan Penambang Ilegal

Ruslan Soamole: Tuduhan Ekskavator di Gunung Botak Adalah Fitnah, PTB Koperasi Adat Bukan Penambang Ilegal

June 23, 2026
Ketua DPD IKAPPI Kota Ambon Minta Walikota Tepati Janji, Bongkar Lapak di Bahu Jalan Pasar Batumerah

Ketua DPD IKAPPI Kota Ambon Minta Walikota Tepati Janji, Bongkar Lapak di Bahu Jalan Pasar Batumerah

June 21, 2026

Berita Populer

  • BNRN Laksanakan Deklarasi Pembentukan Pengurus Program Makan Bergizi Di Namlea

    BNRN Laksanakan Deklarasi Pembentukan Pengurus Program Makan Bergizi Di Namlea

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPD Golkar Bursel Mengecam Keras Tindakan Pemukulan oleh ZT Kepada Korbid Kepartain Golkar Bursel, Polres di Minta Percepat Proses Hukum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Quick Count Pilkada Bursel Safitri – Hempri Unggul 36 Persen mengalahkan Dua Pesaingnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Temuan Belatung di MBG, Ketua BRNR Bursel Sudirman Buton Tegaskan Prosedur Keamanan dan Kebersihan MBG Jadi Prioritas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Oknum Tim Kampanye MANDAT Ketangkap Main Judi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Contact

© 2022 Lensamaluku.com

No Result
View All Result
  • Berita
    • Maluku
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Wisata

© 2022 Lensamaluku.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In