Lensa Maluku, – Komitmen DPRD Kabupaten Buru Selatan untuk menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat kembali ditunjukkan melalui langkah nyata Panitia Khusus (PANSUS) Pasar Kai Wait. Dipimpin Ketua PANSUS, Ibrahim Solissa, bersama jajaran anggota, tim turun langsung ke Pasar Kai Wait pada Jumat (31/7/2026) untuk melihat kondisi pasar sekaligus mendengar aspirasi para pedagang.
Kunjungan lapangan ini menjadi bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan DPRD agar setiap rekomendasi yang nantinya disampaikan kepada pemerintah daerah benar-benar lahir dari kondisi riil di lapangan, bukan sekadar berdasarkan laporan administrasi.
Dalam peninjauan tersebut, Ibrahim Solissa didampingi Wakil Ketua PANSUS Abdul Gani Rahwarin, serta anggota Ahmad Umasangaji, Said Sabi, dan Said Ode. Turut hadir staf Sekretariat DPRD Kabupaten Buru Selatan yang memberikan dukungan administrasi dan dokumentasi selama kegiatan berlangsung.
Di sela-sela peninjauan, anggota PANSUS menyusuri sejumlah titik pasar, mengamati kondisi bangunan dan fasilitas yang tersedia, sekaligus berdialog dengan para pedagang. Suasana berlangsung hangat dan terbuka.
Para pedagang menyampaikan berbagai harapan, mulai dari peningkatan sarana dan prasarana hingga upaya menciptakan pasar yang lebih nyaman, tertata, dan ramai dikunjungi masyarakat.
Ketua PANSUS Ibrahim Solissa menegaskan bahwa mendengar langsung suara masyarakat merupakan bagian penting dalam proses penyusunan rekomendasi.
“Kami ingin memastikan setiap informasi yang kami terima benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan. Karena itu, kami hadir untuk melihat, mendengar, dan memahami secara langsung kebutuhan para pedagang maupun masyarakat. Dengan begitu, rekomendasi yang dihasilkan akan lebih objektif, tepat sasaran, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Senada dengan itu, Wakil Ketua PANSUS Abdul Gani Rahwarin mengatakan bahwa aspirasi para pedagang menjadi masukan berharga dalam merumuskan langkah-langkah perbaikan ke depan. Menurutnya, Pasar Kai Wait memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat apabila didukung dengan pengelolaan yang baik dan berkelanjutan.
“Kami berharap setiap persoalan dapat dipetakan secara menyeluruh sehingga solusi yang dihasilkan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Pasar yang tertata dengan baik akan memberikan manfaat bagi pedagang, meningkatkan kenyamanan pembeli, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.
Seluruh hasil pengamatan dan masukan yang diperoleh selama peninjauan akan menjadi bahan pembahasan PANSUS dalam menyusun rekomendasi kepada Pemerintah Kabupaten Buru Selatan.
Melalui langkah ini, DPRD Kabupaten Buru Selatan menunjukkan bahwa fungsi pengawasan tidak hanya dilakukan di ruang rapat, tetapi juga hadir di tengah masyarakat untuk memastikan setiap kebijakan benar-benar menjawab kebutuhan rakyat.
Harapannya, Pasar Kai Wait dapat terus berkembang menjadi pusat perdagangan yang lebih tertata, produktif, dan mampu meningkatkan kesejahteraan para pedagang serta masyarakat Kabupaten Buru Selatan.(LM-03)









Discussion about this post