Lensa Maluku, — Persoalan yang terjadi di lingkungan SD Inpres 11 Waesama diharapkan dapat segera diselesaikan melalui dialog dan musyawarah, sehingga tidak mengganggu hak peserta didik untuk mendapatkan pendidikan.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Buru Selatan, Mumin Tomanussa, menegaskan bahwa kepentingan anak harus menjadi perhatian utama dalam setiap penyelesaian persoalan yang berkaitan dengan sekolah.
Menurut Mumin, masyarakat memiliki hak untuk menyampaikan aspirasi. Namun, penyampaian aspirasi sebaiknya dilakukan melalui jalur komunikasi yang tepat agar tidak berdampak terhadap kegiatan belajar mengajar.
“Anak-anak memiliki hak untuk belajar dalam suasana yang aman, nyaman dan kondusif. Jangan sampai persoalan orang dewasa kemudian berdampak terhadap masa depan anak-anak,” tegas Mumin.
Pemerintah Buka Ruang Penyelesaian
Dinas Pendidikan Kabupaten Buru Selatan menyatakan siap membuka ruang dialog dengan masyarakat, pihak sekolah, pemerintah desa, pemerintah kecamatan serta pihak terkait lainnya untuk mencari jalan keluar atas persoalan tersebut.
Mumin mengatakan setiap persoalan yang muncul di lingkungan pendidikan perlu diselesaikan secara terbuka dan proporsional. Dengan komunikasi yang baik, berbagai perbedaan pandangan diharapkan dapat menemukan solusi yang dapat diterima semua pihak.
Ia juga mengimbau masyarakat menyampaikan keberatan maupun pengaduan melalui mekanisme resmi sehingga pemerintah dapat menindaklanjutinya sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku.
“Tidak ada persoalan yang tidak bisa dibicarakan. Yang paling penting adalah bagaimana kita mencari solusi bersama tanpa mengorbankan kepentingan anak-anak,” ujarnya.
Hak Pendidikan Harus Tetap Berjalan
Pemalangan akses sekolah sebelumnya berdampak terhadap aktivitas pendidikan peserta didik. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena sekolah merupakan ruang belajar sekaligus tempat anak-anak membangun masa depan mereka.
Dinas Pendidikan berharap akses menuju sekolah dapat segera dibuka sehingga proses belajar mengajar kembali berjalan normal.
Pihak sekolah juga diharapkan terus menjaga komunikasi dengan orang tua dan masyarakat serta memberikan pelayanan pendidikan secara profesional selama proses penyelesaian persoalan berlangsung.
Persoalan Pergantian Kepala Sekolah Diselesaikan Secara Dialogis
Informasi yang beredar di masyarakat menyebut persoalan tersebut berkaitan dengan pergantian kepala sekolah. Namun, pemerintah daerah masih perlu memastikan secara menyeluruh duduk perkara dan aspirasi warga dari berbagai pihak agar penyelesaian yang diambil benar-benar berdasarkan fakta dan ketentuan yang berlaku.
Karena itu, komunikasi antara pemerintah daerah, masyarakat, pihak sekolah, guru, orang tua dan pemangku kepentingan lainnya dinilai penting untuk mencegah persoalan berkembang dan mengganggu pelayanan pendidikan.
Pemerintah Kabupaten Buru Selatan diharapkan hadir sebagai fasilitator yang mampu mempertemukan berbagai kepentingan dan memastikan pelayanan pendidikan tetap berjalan.
Anak-Anak Jangan Menjadi Korban
Masyarakat juga diharapkan bersama-sama menjaga sekolah sebagai ruang yang aman bagi peserta didik. Perbedaan pendapat mengenai kebijakan pendidikan dapat disampaikan dan diperjuangkan melalui cara-cara yang konstruktif tanpa menghambat kegiatan belajar anak.
Mumin kembali mengajak semua pihak mengedepankan kepala dingin, musyawarah dan kepentingan generasi muda.
“Kepentingan anak harus menjadi prioritas. Mari kedepankan kepala dingin, musyawarah dan komunikasi yang baik,” katanya.
Penyelesaian persoalan SD Inpres 11 Waesama dan sejumlah sekolah lain di Bursel diharapkan tidak hanya berakhir pada dibukanya kembali akses sekolah, tetapi juga menghasilkan komunikasi yang lebih baik antara sekolah, masyarakat dan pemerintah.
Dengan demikian, sekolah dapat kembali menjadi ruang bersama untuk mendidik, membangun karakter dan mempersiapkan generasi Buru Selatan menghadapi masa depan.
Pendidikan adalah kepentingan bersama. Perbedaan dapat diselesaikan melalui dialog, sementara hak anak untuk belajar harus tetap dijaga.(LM-03)











Discussion about this post