Lensa Maluku – Penunjukan Muhammad Ulwan Talaohu, S.T., M.T. sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku mendapat apresiasi positif dari berbagai kalangan. Kebijakan tersebut dinilai sebagai langkah strategis sekaligus preseden baik dalam memperkuat sumber daya manusia (SDM) daerah untuk memimpin instansi vertikal di wilayah sendiri.
Apresiasi tersebut salah satunya disampaikan Dewan Pimpinan Wilayah Persatuan Mahasiswa Pecinta Tanah Air (DPW PMPI) Provinsi Maluku. Organisasi ini menilai kehadiran Ulwan Talaohu di pucuk pimpinan BPJN Maluku merupakan momentum penting untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di provinsi kepulauan tersebut.
Ketua DPW PMPI Maluku, Risman Soulissa, mengatakan penunjukan Ulwan memiliki relevansi kuat dengan karakteristik geografis Maluku yang terdiri atas 11 kabupaten/kota dengan kondisi kewilayahan yang kompleks.
Menurutnya, persoalan infrastruktur di Maluku tidak dapat semata-mata dilihat dari perspektif teknis di atas kertas. Kondisi geografis, karakteristik wilayah kepulauan, tantangan geologi, hingga konektivitas antarpulau membutuhkan pemahaman yang kuat terhadap kondisi lokal.
“Dengan kehadiran Pak Ulwan selaku putra daerah, beliau akan jauh lebih memahami titik-titik krusial persoalan jalan dan jembatan di Maluku. Dampak positifnya, roda organisasi di balai langsung bekerja tancap gas tanpa memerlukan waktu adaptasi yang lama,” ujar Risman kepada pers, Senin (31/8/2026).
Bukan Karier Instan Risman menegaskan, kapasitas Ulwan Talaohu tidak lahir secara instan. Rekam jejaknya dibangun melalui perjalanan panjang di lingkungan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum.
Sebelum dipercaya mengemban tugas sebagai Plt Kepala BPJN Maluku, Ulwan telah menjalani pengalaman manajerial dan teknis sebagai Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Provinsi Maluku pada BPJN Maluku.
Pengalaman tersebut kemudian diperkuat dengan penugasan di Provinsi Maluku Utara. Di wilayah yang dikenal dengan sebutan Bumi Kieraha itu, Ulwan dipercaya sebagai Kasatker PJN I untuk memperkuat pelaksanaan pembangunan dan penanganan jaringan jalan.
Menurut Risman, pengalaman lintas wilayah tersebut menjadi modal penting dalam memahami kompleksitas penyelenggaraan infrastruktur jalan dan jembatan.
“Berbagai urusan taktis dan strategis yang dilaksanakan pada periode tersebut menjadi bagian dari pengalaman profesional yang berharga dalam mengelola kegiatan pembangunan serta penanganan infrastruktur jalan dan jembatan,” katanya.
SDM Lokal Jangan Hanya Jadi Penonton
PMPI Maluku menilai penunjukan Ulwan Talaohu memiliki makna lebih luas dari sekadar pergantian atau pengisian jabatan struktural.
Bagi PMPI, keberadaan putra daerah pada posisi strategis di instansi vertikal negara menunjukkan bahwa SDM lokal memiliki kapasitas untuk bersaing dan dipercaya memimpin lembaga yang memiliki peran penting terhadap pembangunan daerah.
Risman menyebut, selama ini perdebatan mengenai penempatan pejabat dari pusat di daerah kerap dikaitkan dengan persoalan efektivitas kerja dan pemahaman terhadap karakteristik wilayah.
Karena itu, kata dia, penunjukan figur yang memiliki kompetensi sekaligus memahami karakter daerah menjadi sebuah langkah yang patut diapresiasi.
“Penunjukan Ulwan Talaohu di BPJN Maluku bukan sekadar pemenuhan aspek kompetensi akademis. Lebih dari itu, figur Ulwan menjadi simbol bahwa SDM lokal memiliki kapasitas yang setara untuk memimpin instansi vertikal negara,” tegasnya.
Menurut Risman, kepemimpinan yang memiliki akar pemahaman terhadap daerah diharapkan mampu mempercepat penyelesaian berbagai persoalan konektivitas di Maluku.
Jalan dan jembatan, kata dia, bukan hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi menjadi urat nadi mobilitas masyarakat, distribusi barang dan jasa, serta pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kepemimpinan yang berakar pada pemahaman daerah itu kemudian akan mampu membawa konektivitas jalan dan jembatan di wilayah strategis berbasis kepulauan ini ke level positif demi mendongkrak pertumbuhan ekonomi kawasan ini,” tandas Risman.
Jangan Ada Upaya Melemahkan
Atas dasar itu, PMPI Maluku mengajak seluruh elemen masyarakat sipil untuk memberikan dukungan terhadap kepemimpinan Ulwan Talaohu di BPJN Maluku.
Risman menegaskan, dukungan tersebut penting agar jajaran BPJN dapat bekerja secara maksimal dan fokus terhadap agenda pembangunan infrastruktur yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat.
Ia juga meminta agar tidak ada pihak yang mencoba melemahkan kepemimpinan Ulwan selama yang bersangkutan menjalankan tugas sesuai ketentuan dan mengedepankan kepentingan pembangunan daerah.
“Kami mengajak semua pihak untuk menghentikan segala upaya yang melemahkan kepemimpinan beliau di Balai Jalan. Sebagai putra daerah, mari kita berikan kesempatan kepada beliau untuk mengabdi dan memberikan yang terbaik bagi Maluku,” pungkas Risman.(LM-10).









Discussion about this post