by

BNN Bursel Himbau Masyarakat Lawan Narkoba dan Cegah Covid-19

Lensa Maluku,- Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Buru Selatan (Bursel) mengajak semua lapisan Masyarakat untuk memerangi narkoba, dan melawan virus corona (Covid-19).

Aksi tersebut dilakukan dengan cara menjauhi narkoba, dan berdiam di rumah agar penyebaran covid-19 dapat dicegah.

Hukum penjara sampe eksekusi mati menanti. Narkoba adalah Penyakit berbahaya sampai kematian menanti kalau mau coba pake.

Bagi saudara -saudara yang mengetahui disekeliling anda bila ada penyalagunaan Narkoba bisa segera malapor ke BNN Bursel melalui email : bnnkab buruselatan@bnn.go.id

Hal itu disampaikan BNN Bursel lewat sejumlah spanduk yang tersebar di Pusat Kota, Namrole.

Kepada media ini, Kepala BNN Bursel, Dra Yane Sahetapy menyampaikan bahwa narkoba dan virus corona saat ini telah menyebabkan banyak kematian.

Olehnya itu, Sahetapy menegaskan Penyalagunaan, dan Peredaran Gelap narkoba merupakan kejahatan luar biasa yang mengancam bangsa dan bisa digunakan sebagai senjata dalam Proxy War untuk melumpuhkan kekuatan bangsa.

Menurutnya, kejahatan ini tidak dilakukan oleh perorangan melainkan melibatkan banyak orang yang secara bersama – sama dengan jaringan yang tersebar secara local, Nasional dan Internasional.

Oleh karena itu kejahatan ini harus di tangani secara intensif dan komprehensif dengan melibatkan seluruh elemen bangsa untuk melawan Narkoba.

Kemudian Sahetapy menambahkan, untuk langkah mencegah virus corona adalah dengan tetap di rumah dan menjaga kebersihan sesuai dengan himbauan pemerintah.

Sahetapi mengungkapkan saat ini untuk pencegahan narkoba dan virus corona, BNN Bursel telah menyebarkan imbauan melalui media dan spanduk yang tersebar di Pusat Kota, Namrole dan sejumlah Kecamatan lainnya yang di Bursel.

“Himbauan itu untuk mengajak masyarakat untuk melawan dan menjauhi narkoba dan sama-sama mencegah penyebaran Covid-19,” Ungkapnya.  (LM -01)

BACA JUGA
loading...

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *