Berita Terkini Maluku
Wednesday, August 12, 2026
  • Login
  • Berita
    • Maluku
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Wisata
No Result
View All Result
  • Berita
    • Maluku
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Wisata
No Result
View All Result
Berita Terkini Maluku
No Result
View All Result
Home Uncategorized

HUT LVRI 2026 dan PPAD ke-23, Merawat Nilai Juang, Menjaga Api Pengabdian di Maluku

Admin by Admin
August 12, 2026
in Uncategorized
HUT LVRI 2026 dan PPAD ke-23, Merawat Nilai Juang, Menjaga Api Pengabdian di Maluku

Lensa Maluku – Peringatan Hari Veteran Nasional Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Hari Ulang Tahun Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) serta Hari Ulang Tahun Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD) ke-23 di Ambon, menjadi momentum penting untuk kembali meneguhkan penghormatan terhadap jasa para pejuang sekaligus merawat nilai-nilai pengabdian kepada bangsa dan negara.

Kegiatan yang berlangsung di Halaman Upacara Makodam XV/Pattimura, Ambon, Rabu (12/8/2026), tidak sekadar menjadi agenda seremonial. Pertemuan tersebut menjadi ruang silaturahmi yang mempertemukan para veteran, purnawirawan, prajurit aktif, komunitas masyarakat, pengemudi ojek online, tukang becak, awak media serta berbagai elemen masyarakat.

RELATED POSTS

PB FORMALUT JAKARTA DESAK PT. NICO PERTAHANKAN HARGA KELAPA RP3.000 PER BUTIR, PETANI HALMAHERA UTARA JANGAN DIJADIKAN KORBAN

Wakili Daerah, Kontingen Kwarcab Buru Selatan Siap Beraksi di Jamnas XII 2026

Momentum tersebut memperlihatkan bahwa semangat perjuangan tidak berhenti ketika seorang prajurit menyelesaikan masa kedinasannya. Sebaliknya, nilai perjuangan justru diharapkan terus hidup dalam bentuk pengabdian, keteladanan, kepedulian sosial dan kontribusi bagi kehidupan masyarakat.

Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto, S.I.P., M.Han., dalam sambutannya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga silaturahmi, kebersamaan dan hubungan antara TNI dengan rakyat.

Menurut Dody, perjalanan seorang prajurit tidak berhenti ketika seragam militer dilepas. Masa purnatugas hanyalah perubahan fase dalam kehidupan pengabdian.

Ia memberikan penghormatan kepada para veteran dan purnawirawan TNI-Polri yang dinilainya telah meletakkan fondasi perjuangan bagi generasi penerus.

Secara khusus, Pangdam menyampaikan penghormatan kepada Brigadir Jenderal TNI (Purn) Karel Albert Ralahalu. Sosok tersebut disebut Dody bukan hanya sebagai senior, tetapi juga guru, komandan, orang tua dan panutan bagi banyak pihak di Maluku.

Bagi Dody, perjalanan perjuangan para pendahulu tidak boleh hanya berhenti sebagai cerita masa lalu. Pengalaman tersebut harus menjadi sumber inspirasi bagi generasi prajurit dan masyarakat untuk menjalankan pengabdian sesuai tantangan zaman.

Dalam kesempatan tersebut, Dody menyinggung kontribusi para tokoh dan pendahulu dalam perjalanan pembangunan Maluku.

Ia mencontohkan pembangunan Jembatan Merah Putih (JMP) di Ambon yang menurutnya tidak terlepas dari gagasan dan perjuangan Karel Albert Ralahalu.

“Tanpa ide dan gagasan beliau, Jembatan Merah Putih mungkin belum terbangun sampai sekarang,” ungkap Dody.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa pengabdian seorang prajurit maupun pejabat negara tidak hanya dapat dilihat dari tugas formal yang pernah dijalankan, tetapi juga dari gagasan dan karya yang meninggalkan manfaat bagi masyarakat.

Pangdam XV Pattimura Ambon mengaku terharu ketika kembali mendengar kisah perjuangan para senior yang telah menghadapi berbagai dinamika dan pertempuran sejak usia muda.

Karena itu, ia menilai generasi prajurit saat ini memiliki kewajiban moral untuk menghormati jasa para pendahulu sekaligus meneruskan nilai perjuangan tersebut.

“Wajib hukumnya kami menghormati dan kami sangat merasakan semua perjuangan Bapak-Bapak,” tegasnya.

Menurut Dody, perjalanan seorang prajurit pada akhirnya akan memasuki fase veteran. Karena itu, setiap prajurit aktif harus menyadari bahwa pengabdian tidak selamanya diukur melalui pangkat, jabatan maupun seragam.

“Cepat atau lambat itu hanya masalah waktu. Pada akhirnya saya juga akan menjadi veteran,” katanya.

Pernyataan itu menyiratkan pesan kuat bahwa setiap generasi prajurit pada akhirnya akan meninggalkan kedinasan. Namun, nilai pengabdian yang dibangun selama menjalankan tugas seharusnya tetap melekat dalam kehidupan bermasyarakat.

Sang jenderal menegaskan, kemuliaan seorang prajurit tidak semata-mata ditentukan oleh pangkat maupun jabatan.

Menurutnya, ukuran yang lebih penting adalah seberapa besar manfaat yang mampu diberikan kepada masyarakat.

“Saya selalu menyampaikan kepada prajurit saya, mulianya seorang prajurit itu hanya satu, jika dia bisa banyak bermanfaat buat orang lain,” ujarnya.

Pesan tersebut menjadi salah satu substansi penting dalam peringatan Hari Veteran Nasional 2026. Pengabdian tidak seharusnya dipahami hanya dalam konteks tugas militer, tetapi juga dalam konteks kemanusiaan dan kehidupan sosial.

Pangdam juga menegaskan bahwa hubungan TNI dan masyarakat merupakan hubungan yang tidak dapat dipisahkan.

Prajurit, katanya, merupakan bagian dari masyarakat. Karena itu, kedekatan dengan rakyat harus terus dibangun melalui komunikasi, kepedulian dan kegiatan sosial.

“Antara rakyat dengan TNI itu ibarat ikan dengan air, yang tidak bisa dipisahkan,” katanya.

Menariknya, kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan veteran, purnawirawan dan keluarga besar TNI. Pengemudi ojek online, tukang becak, komunitas masyarakat dan awak media juga dilibatkan dalam suasana silaturahmi.

Bagi Pangdam, keberadaan mereka memiliki makna tersendiri.

Masyarakat yang setiap hari keluar rumah untuk bekerja, mencari nafkah, menyekolahkan anak dan mempertahankan kehidupan keluarganya juga merupakan bagian dari perjuangan.

Ia menyebut mereka sebagai “pejuang hidup”.

Perjuangan tersebut mungkin tidak berlangsung di medan perang, tetapi dilakukan setiap hari dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Mereka bekerja keras, bertahan dalam kondisi sulit dan berusaha memberikan kehidupan yang lebih baik bagi keluarganya.

Dalam perspektif tersebut, semangat perjuangan menjadi sesuatu yang universal. Tidak lagi hanya milik mereka yang pernah mengangkat senjata, tetapi juga milik setiap warga negara yang berjuang secara jujur untuk keluarga, masyarakat dan lingkungan.

“Masyarakat dan TNI adalah bagian yang tidak terpisahkan bagaikan Air dan Ikan”. Maknanya, TNI lahir dari rakyat, berjuang bersama rakyat, dan kekuatannya bertumpu pada dukungan rakyat. Ucap Jenderal

Sementara itu, sambutan Ketua Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) yang juga Ketua LVRI Provinsi Maluku, H.B.L. Manitir, Jenderal TNI (Purn), dibacakan Karel Albert Ralahalu dalam rangkaian peringatan Hari Veteran Nasional 2026.

Dalam sambutan tersebut ditegaskan bahwa Hari Veteran Nasional bukan sekadar seremoni tahunan.

Peringatan tersebut merupakan momentum untuk membuka kembali ingatan kolektif bangsa terhadap sejarah perjuangan sekaligus meneruskan nilai-nilai yang diwariskan para pejuang.

Tanggal 10 Agustus sebagai Hari Veteran Nasional memiliki makna historis yang berkaitan dengan perjuangan bangsa Indonesia, termasuk peristiwa Pertempuran Surakarta pada Agustus 1949.

Peristiwa tersebut menjadi salah satu bagian dari rangkaian perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Putra-putra Maluku juga memiliki catatan dalam sejarah perjuangan bangsa.

Nilai perjuangan tersebut kemudian menjadi bagian dari perjalanan panjang bangsa Indonesia hingga pengakuan kedaulatan Republik Indonesia.

Karena itu, veteran tidak semestinya hanya ditempatkan sebagai pelaku sejarah yang dikenang setiap tahun.

Veteran harus dipandang sebagai penjaga nilai-nilai perjuangan yang dapat menjadi sumber pembelajaran bagi generasi penerus.

Di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi, tantangan generasi muda semakin kompleks.

Informasi dapat diperoleh dengan cepat, tetapi tidak semua informasi memberikan pemahaman yang benar mengenai sejarah bangsa.

Di sinilah peran veteran dan purnawirawan menjadi penting.

Pengalaman yang mereka miliki merupakan sumber pembelajaran langsung yang tidak dapat digantikan sepenuhnya oleh buku maupun informasi digital.

Cerita perjuangan yang disampaikan oleh mereka yang pernah mengalaminya memiliki nilai historis sekaligus moral.

Generasi muda harus memahami bahwa kemerdekaan Indonesia bukanlah hadiah.

Kemerdekaan lahir melalui proses panjang, pengorbanan, keberanian dan perjuangan yang melibatkan banyak orang.

Karena itu, mengisi kemerdekaan tidak cukup hanya dengan membangun infrastruktur dan mengejar pertumbuhan ekonomi.

Menjaga persatuan, menghormati perbedaan, menaati hukum, bekerja secara jujur, menjaga integritas, peduli terhadap sesama dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat juga merupakan bentuk perjuangan.

Memasuki usia ke-23, PPAD diharapkan semakin mampu mengambil bagian dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.

Purnawirawan Angkatan Darat memiliki pengalaman panjang dalam menjalankan tugas negara. Pengalaman tersebut merupakan modal sosial yang sangat berharga apabila terus diarahkan untuk kepentingan masyarakat.

Peran itu dapat diwujudkan melalui berbagai kegiatan sosial, pembinaan generasi muda, pendidikan wawasan kebangsaan, penguatan komunikasi antarkomponen masyarakat hingga kegiatan yang memperkokoh persatuan bangsa.

PPAD diharapkan tidak hanya menjadi wadah berkumpulnya para purnawirawan, tetapi juga menjadi ruang untuk melanjutkan pengabdian setelah menyelesaikan tugas kedinasan.

Sebab, pengabdian kepada bangsa tidak mengenal batas usia.

Peringatan HUT LVRI dan PPAD ke-23 sekaligus menjadi pengingat bahwa pengalaman para veteran dan purnawirawan masih dibutuhkan bangsa.

Di tengah berbagai tantangan sosial, derasnya perkembangan teknologi dan perubahan karakter generasi, pengalaman serta keteladanan para pendahulu dapat menjadi kompas moral.

Tema Hari Veteran Nasional 2026, “Veteran Menjaga Nilai Juang, Menginspirasi Indonesia Maju”, menjadi pesan yang relevan di tengah perjalanan bangsa saat ini.

Usia boleh bertambah, tetapi semangat perjuangan tidak mengenal batas waktu.

Veteran bukan hanya pelaku sejarah, melainkan penjaga nilai-nilai luhur perjuangan bangsa.

Patriotisme, nasionalisme, keberanian, persatuan, rela berkorban, pantang menyerah, disiplin, integritas dan kecintaan terhadap tanah air merupakan warisan moral yang harus terus ditanamkan kepada generasi berikutnya.

Bangsa yang maju bukan hanya bangsa yang memiliki pembangunan fisik dan teknologi yang berkembang.

Bangsa yang maju adalah bangsa yang mampu menjaga karakter, menghargai sejarah, menghormati jasa para pendahulu dan memastikan nilai-nilai kebangsaan tetap hidup di tengah perubahan zaman.

Karena itu, HUT LVRI 2026 dan HUT PPAD ke-23 di Ambon harus dimaknai lebih jauh dari sekadar pertambahan usia organisasi.

Momentum tersebut merupakan ajakan untuk merawat ingatan sejarah, menjaga persatuan dan meneruskan semangat pengabdian.

Perjuangan hari ini memang tidak harus dilakukan dengan senjata.

Perjuangan dapat dilakukan melalui pendidikan, pekerjaan yang jujur, pelayanan publik yang bersih, kepedulian sosial, menjaga persatuan, menaati hukum serta menolak berbagai tindakan yang dapat merusak kehidupan berbangsa dan bernegara.

Para veteran telah memberikan bagian terbaik dari hidup mereka.

Para purnawirawan telah menjalankan tugas negara dengan disiplin dan tanggung jawab.

Kini, generasi penerus memiliki kewajiban untuk menjaga apa yang telah diwariskan.

Sebab, sejarah bukan sekadar cerita masa lalu. Sejarah adalah fondasi untuk memahami siapa bangsa ini dan ke mana arah masa depannya.

Dan bangsa yang menghargai para pejuangnya adalah bangsa yang tidak mudah kehilangan arah.(LM-10)

Admin

Admin

Related Posts

PB FORMALUT JAKARTA DESAK PT. NICO PERTAHANKAN HARGA KELAPA RP3.000 PER BUTIR, PETANI HALMAHERA UTARA JANGAN DIJADIKAN KORBAN

PB FORMALUT JAKARTA DESAK PT. NICO PERTAHANKAN HARGA KELAPA RP3.000 PER BUTIR, PETANI HALMAHERA UTARA JANGAN DIJADIKAN KORBAN

by Admin
August 12, 2026
0

Jakarta, 12 Agustus 2026 – Ketua Bidang Ekonomi Kreatif Pengurus Besar Forum Mahasiswa Maluku Utara (PB FORMALUT Jakarta), Gio Rugery...

Wakili Daerah, Kontingen Kwarcab Buru Selatan Siap Beraksi di Jamnas XII 2026

Wakili Daerah, Kontingen Kwarcab Buru Selatan Siap Beraksi di Jamnas XII 2026

by Admin
August 12, 2026
0

Lensa Maluku,– Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Buru Selatan resmi tiba di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta)...

Perdik Tankar 2026 Gerakkan UMKM Buru Selatan, Ribuan Peserta Jadi Berkah bagi Pedagang Lokal

Perdik Tankar 2026 Gerakkan UMKM Buru Selatan, Ribuan Peserta Jadi Berkah bagi Pedagang Lokal

by Admin
August 11, 2026
0

Lensa Maluku, — Gelaran Perkemahan Pendidikan dan Penguatan Karakter (Perdik Tankar) 2026 tak hanya menjadi ruang pembentukan karakter bagi 13.001...

Wujud Kepedulian Nyata, Lapas Namlea Gandeng RSUD Namlea Gelar Bakti Sosial Donor Darah Jelang HUT Ke-81 RI

Wujud Kepedulian Nyata, Lapas Namlea Gandeng RSUD Namlea Gelar Bakti Sosial Donor Darah Jelang HUT Ke-81 RI

by Admin
August 11, 2026
0

Lensa Maluku, - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Namlea kembali menunjukkan wujud kepedulian sosial dengan menggelar kegiatan donor darah menjelang...

Wabup Buru Selatan Buka PERDIKTANKAR Pramuka, Perkuat Karakter Generasi Muda

Dinas Pendidikan Bursel Dorong Perdik Tankar Jadi Gerakan Peduli Pendidikan

by Admin
August 11, 2026
0

Lensa Maluku,— Pendidikan bukan hanya tentang apa yang dipelajari anak di dalam kelas. Pendidikan juga tentang bagaimana mereka belajar mandiri,...

Discussion about this post

RECOMMENDED

HUT LVRI 2026 dan PPAD ke-23, Merawat Nilai Juang, Menjaga Api Pengabdian di Maluku

HUT LVRI 2026 dan PPAD ke-23, Merawat Nilai Juang, Menjaga Api Pengabdian di Maluku

August 12, 2026
PB FORMALUT JAKARTA DESAK PT. NICO PERTAHANKAN HARGA KELAPA RP3.000 PER BUTIR, PETANI HALMAHERA UTARA JANGAN DIJADIKAN KORBAN

PB FORMALUT JAKARTA DESAK PT. NICO PERTAHANKAN HARGA KELAPA RP3.000 PER BUTIR, PETANI HALMAHERA UTARA JANGAN DIJADIKAN KORBAN

August 12, 2026

Berita Populer

  • BNRN Laksanakan Deklarasi Pembentukan Pengurus Program Makan Bergizi Di Namlea

    BNRN Laksanakan Deklarasi Pembentukan Pengurus Program Makan Bergizi Di Namlea

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPD Golkar Bursel Mengecam Keras Tindakan Pemukulan oleh ZT Kepada Korbid Kepartain Golkar Bursel, Polres di Minta Percepat Proses Hukum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Quick Count Pilkada Bursel Safitri – Hempri Unggul 36 Persen mengalahkan Dua Pesaingnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Temuan Belatung di MBG, Ketua BRNR Bursel Sudirman Buton Tegaskan Prosedur Keamanan dan Kebersihan MBG Jadi Prioritas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Oknum Tim Kampanye MANDAT Ketangkap Main Judi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Contact

© 2022 Lensamaluku.com

No Result
View All Result
  • Berita
    • Maluku
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Wisata

© 2022 Lensamaluku.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In