by

Momen Wisata Raly Sail Buru Selatan oleh orang hebat di Bumi Bupolo.

-Berita, Daerah-187 views

Namrole, Lensa Maluku – 51 Motor hari ini ramaikan Relly Wisata Buru Selatan yang di pimpin Bupati Bursel, Tagop S Soulisa dan Sekda Bursel, Ir Sahroel Pawa bersama pimpinan SKPD, sejumlah Pegawai dan Masyarakat, Sabtu 11/08.

Bupati Bursel, Tagop S Soulisa, Ketua imi Bursel, Gersen E Selsilih, Asisten II Setda Bursel Imran Mahmud dan Anggota DPRD Bursel dari Fraksi PDIP Samy Latbual bergiliran Lepas peserta Relly Wisata yang terdiri dari beberapa regu pencinta Motor Sport.

Bupati Bursel, Tagop S Soulisa dalam arahannya mengatakan mengafresiasi Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Buru Selatan dalam melaksanakan kegiatan Relly Wisata Motor.

Soulisa mengatakan kegiatan rally wisata ini akan dijadikan agenda rutin IMI dalam mepromosikan wisata yang ada di Bursel.

“Ini menjadi agenda IMI baik ditingkat kabupaten maupun provinsi dan juga sekaligus dalam rangka promosi daerah dan wisata kita yang tentunya semakin hari semakin baik dan mendunia,” kata Bupati.

Bupati akui, memang kegiatan rally tersebut direncanakan mendadak tetapi dengan kesiapan dari IMI dan kerjasama dengan pemerintah daerah serta KONI Bursel dan juga telah berkoordinasi dengan IMI provinsi, dalam waktu satu minggu saja kegiatan rally tersebut bisa bisa dilaksanakan.

Olahraga otomotif ini menurut Tagop adalah salah satu olah raga yang perlu dikembangkan di Bursel karena memiliki potensi wilayah yang cukup besar yang dapat menjadi sarana untuk melakukan kegiatan Rally.

Kegiatan Rally wisata yang baru pertama dilaksanakan di Bursel itu selain memperebutkan total hadiah belasan juta yang disiapkan IMI, kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkenalkan apa saja wisata yang ada di Kabupaten Bursel.

“Tentunya kegiatan ini ada bonus yang akan diberikan oleh IMI Kabupaten Bursel dengan total Rp. 15.000.000, dan ini nanti berkembang mudah-mudahan tahun depan kita akan kembangkan lagi bonus-bonus sehingga semakin banyak peserta yang mengikutinya, karena dalam rally ini akan memberikan pengenalan terhadap potensi-potensi wisata yang ada di Bursel,” ucap Bupati Bursel dua periode itu.

Tagop berharap dalam rally tersebut peserta dapat tertib terhadap persyaratan-persyaratan yang telah ditentukan oleh panitia serta menyiapkan apa saja yang menjadi persyaratan dari peserta itu sendiri.

“Saya lebih berharap peserta lebih tertib nantinya. Ada persyaratan-persyaratan minimal dari peserta juga harus dipersiapkan yang berkaitan dengan keselamatan saat berkendara sepeda motor, dan mudah-mudahan semuanya sudah siap,” ujarnya.

Tagop juga menginginkan setiap peserta rally tidak mencurangi panitia maupun peserta lainya dengan tujuan memenangkan pertandingan dengan cara sampai tiba duluan di finis karena dalam rally wisata bukan kecepatan yang di nilai, namun ada bagian-bagian tersendiri yang menjadi kriteria penilaian dari panitia.

“Kita harus objektif jangan curang, biasanya ada peserta yang curang misalnya potong jalan dan sebagainya tentu panitia akan melihat hal tersebut. Ini rally wisata bukan uji kecepatan, dan ada jalan SS yang akan menjadi standar penilaian waktu tempuh, nanti masing-masing akan dilepas oleh panitian dan akan di hitung waktunya oleh panitia sebagai nilai dalam menentukan kemenangan dari peseta tersebut,” ucapnya.

Sementara itu, Kegiatan Relly Wisata Motor dengan mengambil titik start dari depan kantor Bupati Buru Selatan.

Relly Wisata Motor merupakan salah satu dari sejumlah kegiatan yang digagas dalam rangkaian kegiatan Festival Teluk Tifu yang berlangsung dari 11 hingga 13 Agutus 2018 mendatang.

Kegiatan Relly Wisata Motor ini, untuk pertama kalinya dilakukan di Kota Namrole Kabupaten Buru Selatan.

Rute yang akan dilalui peserta yakni dari Namrole, menuju desa Modan Mohe. Dari Modan Mohe peserta akan melakukan perjalan menuju desa Batu Karang.

Dari Batu Karang, peserta relly akan melanjutkan perjalanan menuju ke desa Waekatin.

Di Waekatin peserta akan mengikuti uji ketangkasan peserta Relly di desa yang menjadi pusat ibukota kecamatan Fena Fafan.

Peserta akan melanjutkan perjalanan menuju desa Tifu yang menjadi pusat kegiatan Festival Tifu.

Karena di desa inilah pusat kegiatan Festifal Teluk Tifu yang dipadukan dengan kegiatan Wonderllful Sail Indoensia II yang dihadiri para wisatawan dari sejumlah negara asing di dunia. (LM-01)

BACA JUGA
loading...

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *