by

Pemkab Bursel Buka Penerimaan CPNS 2018, Formasi Guru dan Tenaga Medis Jadi Prioritas.

-Berita, Daerah-161 views

Namrole, Lensa Maluku – Bupati Buru Selatan (Bursel), Tagop Sudarsono Soulissa mengaku dalam penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang direncanakan akan berlangsung di akhir bulan September 2018 nanti, Pemda Bursel memprioritaskan pada formasi guru dan tenaga medis.

“Kali ini, untuk penerimaan PNS, guru dan tenaga medis akan menjadi prioritas utama di Daerah,” kata Tagop kepada awak media di Kantor Bupati Bursel, Sabtu (25/8).

Tagop katakan, untuk tenaga guru PNS misalnya, hingga saat ini Kabupaten Bursel masih membutuhkan sekitar 1.400 orang lagi.

“Kita masih butuh tenaga guru kurang lebih sekitar 2.000, tapi yang baru ada itu 600 lebih. Kalau yang honor banyak, tapi guru PNS masih sangat kurang,” ujarnya.

Hal itu, dikarenakan oleh pemberlakuan moratorium penerimaan CPNS oleh pemerintah pusat beberapa tahun terakhir ini.

Sementara terkait dengan waktu pelaksanaan penerimaan CPNS, Tagop menjelaskan bahwa hingga saat ini pihaknya masih menunggu kepastian dari pihak Menpan dan RB.

“Sampai saat ini baru penyusunan kuota. Kita tunggu dari Jakarta, mungkin September akhir,” ucapnya.

Walau begitu, menurutnya, dalam penerimaan CPNS nanti, Kabupaten Bursel akan memperoleh kuota terbesar di Maluku jika dibandingkan dengan 10 kabupaten/kota lainnya.

“Kemarin yang disampaikan itu 135 orang. Cuma saya sudah bicara dengan Pa Menteri untuk dinaikkan. Jadi, penambahan menjadi 200 lebih. Itu yang paling banyak di Maluku sudah, kita yang paling banyak di Maluku,” tuturnya.

Sementara itu, berangat dari pengalaman banyaknya PNS yang tidak menjalankan tugas di tempat ia ditugaskan dengan berbagai alasan yang tak bisa dibenarkan, maka Tagop menegaskan bahwa para CPNS nantinya diwajibkan untuk menandatangani surat pernyataan.

“Nanti ada penandatangan surat pernyataan bagi PNS yang sudah diterima, terutama guru-guru dan tenaga kesehatan yang ditempatkan di daerah-daerah yang membutuhkan,” ucapnya.

Tak hanya itu, agar para guru maupun tenaga kesehatan itu betah bekerja di tempat tugasnya, maka pemerintah Kabupaten Bursel telah mengambil kebijakan untuk mulai melakukan pembangunan berbagai fasilitas penunjang, utamanya perumahan.

“Jadi nanti kita siapkan juga fasilitas bagi mereka. Perumahan dan segala macam, karena di gunung kan fasilitas kurang. Kan baru dibuka. Jadi di tahun ini sudah mulai dibangun perumahan bagi guru-guru secara bertahap, terutama di daerah terpencil, tahun depan juga kita akan bangun,” ungkapnya (LM – 01)

BACA JUGA
loading...

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *