by

Pemkab Bursel gelar Musrembang Kecamatan.

NAMROLE– Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapedda) dan Litbang Kabupaten Buru Selatan (Bursel) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) Tingkat Kecamatan tahun 2020.Musrembang Kecamatan yang diikuti sekitar 79 desa yang ada pada enam kecamatan, yakni Kecamatan Namrole, Kecamatan Fena -Fafan, Kecamatan Leksula, Kecamatan Ambalau dan Kecamatan Waisama dalam rangka penyalarasan program pembangunan tahun 2020.Sekretaris Bapedda dan Litbang, M. Sadly Sahadi kepada media ini diruang kerjanya Kamis 21/2/2019, menyapaikan bahwa pelaksanaan Musrembang di Enam Kecamatan dibursel yang telah berjalan sejak tanggal 11 hingga berakhir 18 kemarin di kecamatan Waisama, lebih difokuskan pada upaya sinergitas pembangunan ditingkat desa, kecamatan dan kabupaten pada umumnya.” berbagai program yang dilaksanakan tentu sesuai dengan visi dan misi Bupati Bursel, Tagop S Soulisa, yakni mewujudkan Kemandirian Bursel secara berkelanjutan sebagai Kabupaten yang rukun berbasis Argo-Marine, “Ungkap Sahady.Kata Sahadi, Pelaksanaan Musrembang pada prinsipanya lebih mengarah pada penyalarasan program pembangunan di tingkat kecamatan secara partisipatif, yang akan disinergikan dengan perencanaan sektoral di tingkat kabupaten.Menurutnya, kegiatan Musrembang tingkat kecamatan yang setiap tahun dilaksanakan lebih bersifat evaluasi terhadap pelaksanaan program perencanaan tahun sebelumnya, sehingga proses perencanaan pembagunan di daerah Bursel ini dapat selalu terorganisir dengan baik dan terkesan tidak asal – asalan.“Musrembang Kecamatan yang merupakan agenda tahunan ini dimana warga dan pemerintah desa saling bertemu untuk mendiskusikan masalah yang mereka hadapi dan memutuskan prioritas pembangunan jangka pendek sesuai dengan potensi dan kebutuhan di desa masing masing, ”ungkap Sahadi.Sementara itu Camat Kecamatan Kepala Madan Risno Tawaeri disela – Sela agenda Musrembang tersebut mengharapkan Pemerintah Desa dalam menyusun RKP Desa sebagai penjabaran RPJM Desa di tahun 2020 harus lebih fokus dalam mendorong dan mengupayakan peningkatan tingkat kesejtaraan masyarakat desa terutama lewat badan Usaha milik Desa (Bumdes).“Selain itu Pemerintah Desa, perlu adanya terobosan dan inisiatif dari desa untuk memprogramkan kegiatan yang bisa memberikan kontribusi dalam peningkatan Pendapatan Asli Desa (PAD) baik di tahun 2019 dan tahun 2020 nanti lewat BUMDES,” kata Tawery.Ia mengatakan, Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) yang belum ada harus segara didirikan dan yang sudah ada harus dioperasikan dalam peningkatan PAD Desa, dan pemberdayaan Masyarakat Desa. (BS-01)

BACA JUGA
loading...

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *