Lensa Maluku – Kabupaten Kepulauan Tanimbar memasuki tahap akhir persiapan menjelang kunjungan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang dijadwalkan melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela.
Kunjungan tersebut dipandang sebagai momentum bersejarah yang tidak hanya menandai dimulainya pembangunan salah satu proyek energi terbesar di Indonesia, tetapi juga menjadi simbol dimulainya babak baru pembangunan kawasan timur Indonesia, khususnya Provinsi Maluku.
Untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana, Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XV/Pattimura, Mayjen TNI Dody Triwinarto, turun langsung meninjau kesiapan lokasi dan berbagai fasilitas pendukung di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Rabu (15/7/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan secara menyeluruh, mulai dari lokasi utama pelaksanaan groundbreaking, jalur pergerakan rombongan VVIP, hingga kesiapan personel pengamanan yang akan bertugas selama kunjungan Presiden berlangsung.
Pangdam ingin memastikan setiap unsur telah bekerja sesuai rencana sehingga tidak ada kendala yang dapat mengganggu agenda kenegaraan tersebut.
Dalam keterangannya, Mayjen TNI Dody Triwinarto menegaskan bahwa seluruh persiapan telah dilakukan secara maksimal melalui koordinasi lintas sektor yang melibatkan TNI, Polri, Pemerintah Daerah, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
“Persiapan kita sudah optimal. Kami siap menyambut Bapak Presiden. Semua personel bekerja sekuat tenaga dan all out, demi Maluku pung bae,” tegas Pangdam.
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan kunjungan Presiden merupakan tanggung jawab bersama. Oleh sebab itu, setiap unsur yang terlibat terus memperkuat koordinasi agar seluruh tahapan kegiatan berlangsung aman, tertib, lancar, dan sesuai standar pengamanan VVIP.
Pangdam juga menyampaikan apresiasi terhadap soliditas seluruh unsur yang selama beberapa hari terakhir bekerja tanpa mengenal waktu untuk menuntaskan berbagai kebutuhan teknis di lapangan.
Ia menilai sinergi yang terbangun antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi modal utama dalam menyukseskan agenda nasional tersebut.
“Sinergitas TNI, Polri, Pemerintah Daerah, dan seluruh Forkopimda berjalan sangat baik. Semua memiliki komitmen yang sama agar kunjungan Presiden berlangsung sukses dan memberikan kesan terbaik,” ujarnya.
Selain melakukan pengecekan terhadap kesiapan lokasi acara, Pangdam turut memastikan seluruh personel telah memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing. Berbagai simulasi dan skenario pengamanan telah disiapkan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi selama pelaksanaan kegiatan.
Ia optimistis seluruh rangkaian acara dapat berlangsung tanpa hambatan.
“Insyaallah besok semuanya berjalan lancar. Seluruh personel sudah memahami tugasnya masing-masing,” katanya.
Groundbreaking PSN Blok Masela sendiri menjadi momentum yang sangat dinantikan masyarakat Maluku.
Proyek strategis nasional tersebut diyakini akan memberikan dampak ekonomi yang luas melalui peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, pembangunan infrastruktur pendukung, hingga tumbuhnya berbagai sektor usaha yang akan mendorong percepatan pembangunan di wilayah Kepulauan Tanimbar dan Provinsi Maluku secara keseluruhan.
Kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam peletakan batu pertama proyek tersebut memiliki makna strategis sebagai bentuk komitmen pemerintah pusat terhadap percepatan pembangunan Indonesia bagian timur.
Proyek Blok Masela selama ini menjadi salah satu proyek energi nasional yang diharapkan mampu memperkuat ketahanan energi Indonesia sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah.
Bagi masyarakat Tanimbar, momentum ini bukan sekadar seremoni pembangunan. Lebih dari itu, kunjungan Presiden menjadi simbol hadirnya negara dalam membuka peluang kemajuan yang selama bertahun-tahun dinantikan masyarakat.
Dengan seluruh persiapan yang kini memasuki tahap akhir, optimisme semakin menguat bahwa pelaksanaan groundbreaking PSN Blok Masela akan berlangsung sukses, aman, dan lancar.
Semangat kebersamaan yang ditunjukkan seluruh elemen bangsa diharapkan menjadi fondasi kuat bagi percepatan pembangunan Maluku menuju masa depan yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing.
Semangat “Maluku Pung Bae” yang digaungkan Pangdam XV/Pattimura pun menjadi cerminan tekad bersama untuk menjadikan momentum bersejarah ini sebagai titik awal kebangkitan pembangunan Maluku melalui hadirnya investasi strategis yang berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.(LM-10).











Discussion about this post